
Riri POV.
Aku pun menerima ajakan Kak Fano untuk pulang bareng. kita kehujanan bareng karena hanya memakai mantel hujan 1 untuk berdua. saat sampai dirumah aku mengajaknya mampir tapi dia tak mau karena sudah hampir jam 5sore.Saat aku mau masuk, dia memanggilku lagi.
"Ri, boleh aku minta nomermu?" kata dia ragu-ragu.
"Boleh kak. 082xxxxxxxx."
"oke sudah kakak save. jangan lupa nanti kalau kakak chat di balas ya"
Aku hanya mengangguk sambil tersenyum. aku melihatnya berlalu sampai motornya hilang di persimpangan.
Aku masuk kamar kos. Dona tak ada dikamar, hanya ada secarik kertas di mejanya. iya, dikamar kami ada ruang tamu, kamar, dapur dan kamar mandi, cukup luas memang kos kami. kita belajar bersama diruang tamu. ada 2 meja belajar, TV dan sofa. sedangkan dikamar ada 1 kamar tidur tingkat. aku diatas, Dona dibawah, juga ada 2 lemari baju kita dan 1 meja rias. Didapur komplit ada kompor, kulkas dan peralatan lainnya. maklum saja kita sudah ngekost disitu dari kita masih SMP. bisa dibilang bukan kost tapi kontrak. karena orang tua kita membayarnya 1tahun sekaligus.
Aku membacanya perlahan surat dari Dona itu.
__ADS_1
Maaf aku pergi tanpa kirim pesan tadi. aku pulang kerumah soalnya ada acara lamaran kakakku. kemungkinan senin pagi aku langsung berangkat dari rumah ke sekolah. malming ini kita tak bisa nonton maraton drakor kaya biasanya. tapi aku harap kamu juga gak nonton lho ya. awas aja kalau nonton. gak bakalan aku bawain kamu oleh - oleh kuaci kesukaanmu. ohh iya ngomong-ngomong kuaci, itu di dapur udah aku stokin kuaci 2bungkus buat kamu habiskan malming ini nonton TV. bye.
your twins, Dona.
Setelah membaca itu, aku langsung menuju kamar mandi. selesai mandi aku langsung membuat susu hangat dan menyalakan TV, mencari saluran yang bagus. saat aku asyk menonton TV, tiba-tiba ada pesan masuk dihandphone ku.
Aku menatap layar ada notif dari nomor yang tak aku kenal. aku mengerutkan dahinya dan membuka pesan tersebut.
☑ 085xxxxxxxxx :
Aku terkejut melihat itu, Aku langsung save nomer itu. nomer Kak Fano. tak lupa aku juga membalasnya. entah kenapa hatiku merasa ada percikan yang membuat aku bahagia.
☑ Kak Fano
Alhamdulillah aku gak kenapa - kenapa kok kak, ini lagi bikin susu hangat buat hangat ini badan. kakak sendiri sampai rumah gak kenapa - kenapa kan kak? _ send
__ADS_1
☑ Kak Fano
Gak kok cantik. sakitku hilang saat aku tadi melihat senyummu.
Deg.
Tubuhku seperti ke setrum listrik aliran rendah. aku bingung dengan apa yang aku rasakan ini. akankah aku menyukainya? jujur saja, aku merasakan bahwa Kak Fano ternyata orangnya asyk. tanpa terasa malam mingguku, kuhabiskan dengan chating dengan Kak Fano. tanpa sadar sudh jam 10 malam. aku berpamitan dengan kak Fano untuk tidur. duh.. aku bakalan tak bisa tidur. dan nyata benar. aku sampai jam 01.00 gak bisa tidur. hanya guling-gulingan dikasur sambil memeluk boneka kesayangan ku.
ada apa denganku ini, tiap aku terpejam, yang ada hanya bayangan senyumnya di kepalaku. apa aku sudah gila ya. aaarrrggghh...
Saking frustasi aku tak tau jam berapa aku mulai tertidur. untung besoknya hari minggu jadi aku tak kawatir akan bangun kesiangan.
Maaf kalo ada typo. jangan lupa like dan komennya ya☺**
__ADS_1