Ini Kisahku

Ini Kisahku
Salah Sangka


__ADS_3

Author POV.


Setelah menunggu sekitar 30menit, orang tua Riri datang menjemput. mereka memasang muka kawatir akan keadaan anak gadisnya. namun setelah Fano menjelaskan bagaimana keadaan Riri, orang tuanya sudah bisa bernafas lega. dan sebagai ucapan Terima kasih, orang tua Riri mengajak Fano untuk makan direstoran. meskipun bukan restoran mewah. setelah dipaksa akhirnya Fano mengikuti. tidak enak jika ingin menolak terhadap orang tua Riri.


"jadi nak Fano ini pacar kamu, yang tempo hari kamu ceritain itu ya?" kata ibu Riri.


"emm.. "


"udah kamu ngaku aja sayang. gak usah malu."


"e.. bukan tante, saya bukan pacar Riri." kata Fano mengelak.


"ahh kalian malu-malu ya. udah kalian gak usah malu. kami merestui kalian. asal.. kalian jangan berlebihan dalam pacaran dan tetep mesti rajin belajarnya." kata Ayah Riri.

__ADS_1


Riri dan Fano hanya bisa saling pandang dan menganggukkan kepala saja. agar pembahasan ini segera diselesaikan. namun apa yang terjadi tak sesuai dengan apa yang mereka pikirkan. orang tua Riri masih sibuk membahas masalah hubungan asmara mereka.


"gimana sih ceritanya kalian bisa pacaran?" tanya ibu Riri kepo.


"emmm... " Riri tak bisa menjawab, dia hanya bisa memandang Fano dengan arti meminta tolong. Fano yang mengerti itu langsung menjawab.


"Ceritanya panjang tante. tante sama om yakin mau dengar?" Fano


"yakin seyakin yakinnya. karena apa, kamu pacar pertama Riri." Ayah Riri


"iya bu, dan tiba-tiba kak Fano nembak Riri didepan semua siswa yang ada di kantin. so sweet kan? makanya Riri terima."


Setelah mendengar apa yang Riri katakan, Fano telah sadar bahwa apa yang tadi dia katakan itu bukan tentang Edy melainkan tentang dirinya sendiri yang jatuh cinta dengan Fano. akhirnya dia hanya bisa terdiam mendengar celotehan Riri dan kedua orang tuanya. dia takut akan salah bicara lagi. karena ini menyangkut perasaan.

__ADS_1


Setelah selesai makan, orang tua Riri memberi amanat untuk mengantar Riri pulang ke kostnya. dengan berat hati dia mengiyakan. karena dia takut kalau Riri tau apa yang dimaksud itu.


Sesampainya mereka di kost, Riri turun dari motor.


"maaf ya tadi ayah sama ibu Riri nyebut kakak sebagai pacar Riri."


"iya gak papa kok Ri. daripada nanti kamu malah dimarahin karena sedang jalan bareng dengan orang lain selain pacar kamu."


"ya udah kalau gitu Riri masuk ya kak. kakak hati-hati!"


"iya, kamu juga buruan istirahat jangan melakukan hal berat dulu sama jangan lupa di minum obatnya ya." kata Fano terakhir, setelah itu dia langsung melajukan motornya dengan kencang.


__ADS_1


Maaf ya guys kalo ceritanya lama upnya. sama alurnya kurang jelas. jujur aja ini cerita asli, cuma tokohnya aja yang aku ganti namanya. jadi saya mesti mengingat lagi lebih lama agar ceritanya bisa runtut diotak. karena tiap mau nulis anaknya malah rewel, kalau gak dipikir matang-matang malah nantinya bisa acak jadul ini ceritanya.


Jangan lupa mampir di novel sebelah punya saya. Hei you, I love you. tokohnya juga keren-keren.**


__ADS_2