Ini Kisahku

Ini Kisahku
Meninggalkan


__ADS_3

Riri membuka matanya, dia merasa asing dengan sekelilingnya yang ada hanya ruangan putih. ditubuhnya ada begitu banyak alat dan dia merasakan hidungnya ada selang oksigen. dia mengedarkan sekeliling ruangan ada orang yang tengah tertidur di sofa rumah sakit.


"Don.. don.." kata Riri lirih.


Mendengar seperti orang memanggilnya, Dona membuka matanya. dia begitu bahagia melihat Riri sudah bangun. dia segera menghampiri kesamping ranjang pasien.


"Ri, kamu sudah sadar? sebentar ya aku panggilkan dokter." kata Dona sambil berkaca-kaca.


Setelah dokter datang dia mengecek semua perkembangan kesehatan Riri. saat semuanya sudah terlihat ada kemajuan, dokter tersebut meninggalkan ruangan.


Dona mendekat ke ranjang Riri, dia perlahan tersenyum mendekat. Dona begitu bahagia saat Riri sudah sadar.


"Dona, aku berapa lama tertidur?" kata Riri.


"kamu sudah sebulan koma Ri, makanya aku seneng banget saat kamu bangun." kata Dona yang kini sudah ada kedua orang tuanya juga.


"apa? sebulan? kalau aku koma selama sebulan, lalu Kak El bagaimana Don? kenapa gak disini? kemana Kak El?" kata Riri mulai panik karena tiba-tiba teringat akan mobil yang meledak.


Sejenak mereka berpandangan, bahkan Ibu Dona memalingkan muka, tak tega bila menceritakan yang sebenarnya terjadi. Dona bahkan sudah meneteskan air mata. akhirnya bapak Dona yang menceritakan dengan pelan.


"kalau bapak cerita yang sebenarnya apa kamu bisa menerimanya nak?" kata Bapak.


"ada apa pak? apa yang sebenarnya terjadi?" kata Riri mulai tak sabar.


#flashback#


"Pak, kak El kecelakaan pak. aku dapat telfon dari anak buahnya pak." kata Dona berteriak dengan panik kepada orang tuanya.

__ADS_1


Mendengar itu mereka langsung keluar menuju mobil dan langsung meluncur ke TKP. sampai disana banyak warga yang berkerumun.


"pak, itu Riri pak yang mau dimasukkan ke ambulan." kata Ibu.


Namun justru bapak fokus melihat jasad yang ada didalam mobil mewah yang hangus terbakar. dia mendekati polisi dan menanyakan yang sebenernya siapa dia. Dona dan Ibu mengikutinya.


"pak polisi, dimana ponakanku El?" tanya bapak dengan nada bergetar.


"maaf pak, saya harus menceritakan kenyataan ini. jasad yang ada di mobil yang hangus terbakar itu sudah dipastikan itu jasad komandan El, karena sopir truk itu sudah dievakuasi dan juga saudari Riri juga sudah dievakuasi. jadi bisa dipastikan itu adalah jasad komandan El pak." kata polisi itu.


#flashback off#


"gak, gak mungkin pak. kak El gak mungkin meninggal. kak El janji mau nikahin aku. kalian pasti bohong. kalian semua bohong. kak El masih hidup. kak El masih hiduuuuppp..." teriakan yang terdengar begitu pilu membuat hati semua yang ada diruangan itu bergetar. begitu sakit sekali.


Akhirnya dokter terpaksa menyuntikkan obat agar Riri bisa tenang. akhirnya Riri tertidur dalam linangan air matanya.


Kini Riri sedang bersimpuh di makam calon suaminya. Dia menangis sesenggukan. dia meratapi nasibnya yang begitu pilu. kenapa setiap orang yang disayanginya pergi meninggalkannya. mulai dari kak Fano, anggota keluarganya kini calon suaminya. Setelah sekian lama dia bersimpuh, akhirnya dia beranjak untuk pulang kerumah dan berkemas meninggalkan semua kehidupan yang ada di sini. dia akan pergi meninggalkan sejuta kenangan juga keluarga dona.


"kamu yakin mau pergi Ri?" kata Dona dengan raut muka sedih. "terus kamu mau kemana?" lanjutnya.


"maafin aku Don. mungkin jika aku pergi dari kalian, kalian gak akan bernasib sama seperti kak El dan keluargaku. aku gak mau orang yang aku sayang harus pergi selamanya. kalian seharusnya seperti kak Fano yang sedia meninggalkan aku. karena dengan dia pergi, akhirnya dia selamat tak mendapatkan bahaya. jadi mungkin jika aku pergi kamu dan keluarga tak akan kena musibah Don." kata Riri yang terdengar putus asa.


\=================================


Hello guys, penggambaran tokoh ya guys.. Kira-kira tokohnya kaya gini.


__ADS_1


Kak Fano and baby (nanti episode selanjutnya akan ada baby Fano Jr. muncul)





Riri





Dona





Kak El


__ADS_1



__ADS_2