Ini Kisahku

Ini Kisahku
Pindah.


__ADS_3

Diatas gedung, terlihat Steven dan Rendy sedang melihat kebawah kearah para siswa yang ditangkap. Muka Steven benar-benar marah. dia berjanji pada dirinya sendiri akan menghancurkan polisi itu. dia tahu bahwa yang menyelamatkan Riri adalah polisi itu.


Dia semakin yakin bahwa polisi itu menyukai Riri karena banyak anak buahnya yang menjaga Riri sekarang. jadi mau tak mau Steven bersembunyi dulu sampai pada saatnya dia aman untuk keluar melaksanakan rencana B.


Belum pulang sekolah telah berbunyi. didepan gerbang sudah ada El yang menunggu Dona dan Riri. melihat El ada disana Dona memekik kegirangan karena gak harus menunggu angkut.


"kak El nunggu kita?" kata Dona.


"iya, mulai hari ini kak El akan jadi pengawal kalian berdua." kata El.


"lah apa kak El gak tugas?" kini gantian Riri yang bertanya dari jok belakang.


"kak El emang udah gak cuti, tapi setelah kakak laporkan perihal Steven, kakak ditugaskan lapangan untuk jaga kamu karena pasti kamu yang jadi sasaran. juga rumah orang tua kamu, anak buah kakak sudah berjaga-jaga disana." kata El.


"makasih ya kak." kata Riri menahan haru.


"tapi mulai malam ini kakak nginep dikontrakan kalian ya.. gak papa kan?" kata El lagi.

__ADS_1


"tapi kita gak punya kamar kosong lagi kak?" kata Dona.


"alah kakak tidur diruang tamu gak papa."


"gak usah kak, kakak tidur dikamar Riri aja, biar Riri jadi satu kamar sama Dona. ya don, gak papa kan? ini juga buat kebaikan kita. toh kak El statusnya sepupu kamu, dan gak akan ada yang curiga, terlebih selama ini tetangga kita tahunya aku sama kamu sodaraan karena kita sedikit mirip." kata Riri.


"iya mirip, idungnya doang" kata Dona mencibir.


"hahahaha... tapi cantikan Riri" kata El.


"ihh apaan sih kak El, kenapa belain Riri coba." kata Dona kesal.


"udah kamu tenang aja, kakak udah belanja banyak banget tadi. jadi kamu gak usah takut selama kakak tinggal sama kalian semua kebutuhan dapur kakak yang tanggung." kata El.


"uluh... kakakku baik deh. makin cinta aku" kata Dona.


"idih.. iya kamu cinta sama kak El karena kak El orangnya baik, ganteng pula. coba kalau orangnya kaya dion, mau kamu dibaikin juga gak bakal kamu kaya gini. hahaha" kata Riri membuat Dona kembali cemberut.

__ADS_1


Tanpa terasa mereka sudah sampai dikontrakan. mereka langsung masuk kesana. betapa takjub nya mereka setelah kontrakannya dirombak oleh El. di dapur juga tersedia banyak makanan dikulkas. bahkan full. camilan juga ada dirak. bahkan ada karpet yang bisa dipakai untuk tidur didepan TV.


"kakak udah beli karpet segala? kakak jadi tidur disini? gak dikamar Riri aja kak?" kata Riri.


"gak usah Riri, kakak tidur didepan TV aja gak papa. udah kakak bikin senyaman mungkin. kakak gak mau ganggu privasi kalian." kata El.


"tapi kalau mandi kakak mesti masuk kamar Riri atau kamarku, soalnya didapur cuma ada wc doang. gak ada shower nya. tapi kalau kamar mandi didalam bisa buat mandi." kata Dona.


Mereka pun akhirnya membersihkan badan mereka. El memilih masuk ke kamar Riri untuk mandi, karena Dona pasti masih setengah jam lagi mandinya. saat El masuk kekamar mandi, Riri menuju dapur untuk memasak cumi-cumi, ayam goreng dan sup.


Saat El selesai mandi, dia melihat-lihat sebentar kamar Riri. dia menemukan sebuah lukisan yang dipajang diatas meja belajar Riri. disitu terdapat nama Fano. dan hati El sedikit teriris saat tahu bahwa orang yang dia cinta telah menyukai orang lain yang meskipun orang itu sudah berkeluarga.


Dia langsung sadar dan kembali keluar ketika panggilan dari Riri saat masakan mereka telah matang.


"wah enak banget kamu pinter banget masaknya." kata El.


"iyalah kak, tahu gak kak, Riri itu gak cuma cantik, dia sholehah, pinter masak pinter ngaji, disekolah juga sering ranking. kurang apa lagi coba kak, dia istri idaman pokoknya." kata Dona.

__ADS_1


"iya idaman, itu bagi kamu don, nyatanya juga aku disakitin berkali-kali." kata Riri sambil tersenyum miris.


Seketika Dona terdiam dan El pun hanya melihat dengan iba. sungguh disayangkan gadis sebaik dan secantik Riri sering disakitin.


__ADS_2