
❤️ Happy Reading ❤️
''Terimakasih sayang...atas kado terindah yang telah engkau berikan untuk keluarga kecil kita...semoga sehat dan semuanya berjalan dengan lancar hingga tiba waktunya nanti...love you ❤️"
Unggah Mr. LC di media sosialnya pagi tadi yang dimana sudah ada akun media sosial milik Selin yang telah ia tandai.
Mungkin ini yang di namakan terkena virus cinta...seorang Lazuardi Cakrabuana yang tak pernah bermain medsos...hanya sekedar punya saja, tiba-tiba jadi hobi menanggapi serta mengepost sesuatu di sana yang berawal dari Selin yang selalu menandainya setiap mengunggah sesuatu.
''Jadi tadi pagi dia mengungah ini...'' gumam Selin saat membuka akun media sosialnya dan memang saat ini dia hanya sendirian di kamar, karena sang suami sudah berangkat ke perusahaan.
''Banyak banget yang komen dan ngucapin selamat.'' gumamnya dengan jari yang terus menskrol layar ponselnya.
Sedangkan di perusahan setelah tadi pagi heboh karena tiba-tiba bonus turun...siang ini kembali heboh saat jam istirahat beberapa karyawan yang memang berteman dengan akun media sosial milik Selin...melihat postingan sang Presdir.
__ADS_1
''Kayaknya ini nih yang bikin kita dapat bonus.'' celetuk salah satu dari mereka. ''Mungkin gak sih...?'' tanyanya pada rekan yang lain saat memperlihatkan apa yang di tampilkan di layar ponselnya.
''Kayaknya iya deh.'' sahut yang lain. ''Gak mungkinkan untuk merayakan kejadian mengenaskan yang menimpa istri Presdir beberapa waktu lalu.'' sambungnya.
''Ck, aku yakin kalau Presdir pasti tak akan melepaskan Mona cs dengan mudah.'' timpal yang lainnya. ''Bikin masalah dengan istri Presdir saja kayaknya sudah kesalahan fatal...apalagi ini hampir mencelakai istri Presdir yang sedang mengandung keturunan Cakrabuana.'' sambungnya.
''Biar tau rasa mereka bertiga...lagian biasa-bisanya bikin ulah di sini.'' sahut yang lain. ''Apalagi sudah tau istri Presdir...eh malah berani-beraninya.'' ujarnya.
''Wah kalau tau karena istri presdir hamil kita bakal dapat bonus gede...minta aja istri Presdir buat hamil tiap tahun.'' celetuk salah satu karyawan.
''Emang di kira istri Presdir kucing apa...'' sahut yang lain.
''Boleh duduk sini...'' kata Boby menghampiri Nanda yang sedang duduk sendirian menikmati makan siangnya di kantin.
''Oh tentu saja.'' sahut Nanda yang langsung mendongakkan kepalanya serta menghentikan makannya saat ada seseorang yang berbicara padanya.
__ADS_1
Yah mereka berdua...Boby dan Nanda memang terlihat lebih dekat sejak Selin hampir setiap hari makan siang bersama Ardi sehingga meminta Boby untuk menemani sang sahabat setiap jam makan siang.
''Bagaimana keadaan Selin?'' tanya Nanda.
''Sudah jauh lebih baik dan kemarin juga sudah di perbolehkan untuk pulang ke rumah.'' jawab Boby.
''Apa Selin sudah tak bekerja di sini lagi?'' tanyanya lagi.
''Enggak...kejadian kemarin cukup membuat Presdir trauma, sehingga langsung mengirimkan surat resign nyonya dan tak boleh bekerja lagi atau pergi tanpa pengawasan.'' jawab Boby apa adanya.
''Huh...aku jadi gak bakal ada temen lagi.'' lirih Nanda.
''Kan ada aku.'' sahut Boby. ''O iya apa kamu gak mau menjenguk nyonya?'' tanyanya.
''Memang boleh?'' tanya Nanda.
__ADS_1
''Tentu saja.'' sahut Boby dengan yakin. ''Kalau kamu mau...nanti malam aku jemput buat kesana.'' sambungnya.
''Benarkah.'' katanya dengan menatap pada Boby dan Boby pun menganggukan kepalanya sebagai jawaban. ''Baiklah kalau begitu...terimakasih.'' ucapnya.