
❤️ Happy Reading ❤️
Malam ini Selin akan ikut bersama dengan suaminya untuk dinner bersama koleganya.
Selin tak hanya ingin menjadi ibu yang baik untuk kedua anaknya, tapi dia juga ingin menjadi istri yang sempurna untuk sang suami, apalagi dengan paras serta kedudukan dan kekayaan yang suaminya miliki...pasti di luaran sana banyak para wanita yang ingin menggantikan posisi atau bahkan dengan suka rela naik ke ranjang seorang Lazuardi Cakrabuana walau tanpa status yang jelas.
''Cantiknya istriku...'' puji Ardi yang saat ini sudah melingkarkan kedua tangannya di perut sang istri dari belakang.
''Suamiku juga terlihat sangat tampan.'' kata Selin yang melihat pantulan mereka dari cermin meja rias yang ada di depannya.
''Hem kalau gini rasanya aku jadi gak rela mau bawa kamu keluar.'' kata Ardi. ''Apa kita gak usah jadi pergi saja dan memadu cinta di kamar ini? atau kita pergi ke hotel untuk mencari suana baru?'' kata Ardi lagi.
''His jangan aneh-aneh deh...'' sahut Selin.
''Habis gimana lagi dong, kalau kayak gini rasanya aku semakin ingin segera memakanmu sayang.'' kata Ardi yang saat ini sudah mulai mengendus-endus leher jenjang sang isteri.
''Ya gak bisa gitu dong...gak enak sama relasi bisnis kamu.'' kata Selin.
''Heum baiklah, ayo sekarang kita berangkat...semakin cepat semakin baik karena kita juga bisa semakin cepat pulang dan aku ingin segera memangsamu.'' kata Ardi dan mulai melepaskan belitan tangannya.
__ADS_1
❤️❤️❤️❤️❤️
''Selamat datang tuan Lazuardi Cakrabuana...'' sambut tuan Riza. ''Terimakasih karena telah menerima undangan makan malam dari saya...'' sambungnya. ''Ini...'' tanyanya dengan sedikit melirik ke arah Selin.
''Nyonya Selin Cakrabuana.'' sahut Ardi. ''Istri saya.'' sambungannya.
''Oh senang bisa berjumpa dengan anda nyonya...'' katanya pada Selin, Selin pun tersenyum dengan sedikit menundukkan kepalanya sebagai tanda hormat.
''Tamunya sudah datang rupanya...'' kata seseorang yang baru saja keluar dari salah satu ruangan.
''Sini sayang...'' panggil Riza. ''Perkenalkan ini Indah istri saya...sayang kenalkan ini tuan Lazuardi rekan bisnisku dan juga istrinya.
Karena tuan Riza dan sang istri di sini lebih dari satu bulan makanya mereka memilih untuk menyewa apartemen di mana mereka sedang menikmati makan malam saat ini.
Setelahnya mereka berempat mengobrol bersama di ruang tamu hingga beberapa saat.
Dan karena waktu sudah menunjukan cukup larut, Selin dan Ardi pun berpamitan dengan alasan mereka tak bisa tellu lama meninggalkan anak-anak, apalagi si kecil...takutnya di rewel dan membuat repot Oma serta opanya.
Tapi begitu sampai rumah...anggapan mereka berdua terpatahkan.
__ADS_1
Rumah sudah dalam keadaan sepi yang menandakan sebagian penghuninya telah menyelam ke alam mimpi.
''Aku ke kamar mama dulu...'' kata Selin seusai membersihkan tubuh serta mengganti pakaiannya.
''He'em.'' jawab Ardi yang hendak gantian masuk ke dalam kamar mandi.
❤️❤️❤️❤️❤️
Cklek
''Loh kok kamu sendiri...mana Lana?'' tanya Ardi saat melihat Selin masuk kedalam kamar seorang diri.
''Dia ada di kamar mama mas, kata mama biarin tidur di sana...kasihan kalau di pindah-pindah.'' jawab Selin. ''Dan kalau Langit saat ini sudah tidur di kamarnya.'' katanya lagi memberi tahu.
Bruk
Ardi lalu meraih tangan Selin lalu menariknya sehingga Selin terhuyung dan duduk di pangkuan Ardi.
''Kalau gitu bagaimana kalau kita membuatkan adik untuk Lana dan Langit.'' kata Ardi dengan satu tangan melingkar di pinggang ramping Selin sedangkan tangan satunya sudah merayap kemana-mana.
__ADS_1
Maka jadilah malam ini mereka berdua membuat adonan agar the next Lazuardi Cakrabuana kembali hadir di tengah-tengah keluarga bahagia mereka.