
"ehmm ehmmm" suara deheman Bu guru.
Bu guru membawa lembar soal dan kertas ujian serta absensi ujian.
"Bu guru Bu guru" semua siswa berlari menuju tempat duduk masing masing, menyiapkan semua peralatan yang dibutuhkan pada saat ujian.
"baik lah anak anak, kita akan memulai ujian hari ini, ibu harap kalian semua bisa menjawab dengan baik dan jujur" melirik ke kiri kanan, Bu guru memastikan bahwa semua mengikuti aturan yang berlaku saat ujian.
Ibu guru membagikan lembar soal dan lembar jawaban Ujian. semua siswa menerima dan segera mengisi nama dan semua yang di perintahkan pada lembar jawaban.
"baik lah anak - anak, sebelum kalian menjawab soal, saya persilahkan untuk membaca sebentar dan jika ada soal yang kurang jelas ibu beri waktu untuk bertanya" sambil melirik ke kiri dan ke kanan, membuka sedikit kacamata nya, tidak ada yang mengangkat tangan berarti semua soal aman dan jelas.
"kalau tidak ada pertanyaan seputar soal maka ujian kita mulai dan waktu kalian sebanyak 90 menit" ibu guru mulai berjalan berkeliling untuk memantau siswa apabila ada yang berlaku curang.
semua siswa pun serius menjawab soal sampai tanpa mereka sadar wantu sudah berjalan 80 menit.
"waktu kalian tinggal 10 menit, Bu guru menatap jam tangan nya.
"waktu selesai" semua siswa siswi maju kedepan mengumpulkan lembar ujian.
"baik lah anak anak, ujian kita hari ini sudah selesai, ibu senang kalian menjawab soal dengan tepat waktu, tertib dan jujur,." ibu guru melangkah keluar dari ruang ujian dan di ikuti oleh seluruh siswa yang juga mau keluar karena sudah selesai ujian.
Dikantornya Kent yang sibuk dengan pekerjaan nya tiba tiba saja kepikiran Angela.
Ia mengingat ingat pada saat pertama kali Angela masuk ke kamar nya dengan dia yang baru selesai mandi dan masih memakai handuk, Kent teringat lagi ketika ia berdansa dengan Angela apalagi saat ia dan Angela jatuh dan lampu langsung menyala, bahkan terakhir kejadian hari ini yang membuat nya memohon agar Angela mau ikut dengan nya ke sekolah.
"tok tok tok" permisi tuan, ini ada berkas yang harus tuan tanda tangani" karyawan meletakkan berkas di hadapan Kent.
""baik lah, kau letak kan saja di situ nanti saya periksa dulu dan saya tanda tangani" tangan Dave meraih berkas yang di serahkan karyawan nya.
"bagaimana ya kalo aku ternyata suka pada Angela, tapi apa nanti Bimo marah ya, apa Angela mau sama om om seperti aku, sepertinya Angela tidak suka pria yang lebih tua" gumam Kent.
"oke semua berkas sudah aku tanda tangani, setelah ini kemana ya? Apa aku ajak Bimo dan Angela untuk makan bareng lagi, ah tapi Bimo nanti jadi pengacau pasti, ya udah aku ajak Angela saja deh," Kent mengangkat telunjuknya karena ide nya.
__ADS_1
Kent bergegas dan berangkat untuk mengajak Angela makan.
"An an, tunggu An" Bimo berteriak dari kejauhan memanggil manggil Angela.
"wih ada pacar om om nih," Kesi kembali mendekati Angela dan terus berusaha mencari masalah karena kebenciannya pada Angela.
"Kesi kau apa apaan sih, " ujar Bimo, Bimo mendekati Angela dan berjalan di sampingnya.
"An kau tidak apa apa kan" Bimo menatap Angela memastikan bahwa Angela baik baik saja.
"aku tidak apa apa Bim" Angela menggelengkan kepala.
"An kalau begitu pulang lah dengan ku, aku mau ajak kau makan" Bimo meraih tangan Angela dan membawa nya masuk kedalam mobil.
"bukan nya itu Bimo dan Angela?" Kent menatap dari dalam mobil nya. Kent mengikuti mobil Bimo.
"pak kita ke cafe dulu ya pak, aku mau ajak Angela makan dulu" perintah Bimo.
"kemana bocah bocah ini, arah ini kan bukan arah menuju rumah, tunggu tunggu, cafe" Kent menatap heran, namun mobil nya tetap mengikuti arah mobil Bimo.
"okey bocah bocah ternyata sedang ingin makan siang di cafe" Kent menghentikan mobil dan segera turun, ia berjalan pelan pelan karena ia tak ingin ketahuan dengan Bimo dan Angela.
"tuan" panggil supir Bimo dari belakang Kent. Kent menoleh ke asal suara.
"Tuan, tuan ke sini juga? tuan Bimo baru saja masuk kedalam karena tuan Bimo ingin makan siang dengan teman nya" sang supir berusaha menjelaskan.
"oh jadi Bimo kesini pak?" Kent pura pura bertanya supaya tidak ketahuan.
"iya tuan, tuan silahkan masuk" sang supir mengarahkan tangan nya ke pintu cafe.
Kent langsung masuk dengan bersikap biasa saja seperti tak tahu apa apa. Ia duduk di meja dekat meja tempat dimana Bimo dan Angela duduk.
"An kamu mau makan apa an, aku jadi bingung pilih makanan yang mana" Bimo dan Angela sedang memilih milih menu di daftar menu,. jarak mereka terlihat sangat dekat dan akrab.
__ADS_1
"permisi tuan, mau pesan apa? " pelayan menyerahkan daftar menu kepada Kent.
"mbak saya pesan ini ini dan ini ya, mbak minum nya janga lupa yang ini" Suara Kent sengaja dibuat nyaring dengan pandangannya ke arah Bimo dan Angela dengan harapan Bimo dan Angela mendengar suara nya.
Manun Angela dan Bimo masih saja sibuk memilih milih menu yang mau di pesan,
"cepetan An sebelum kita diusir" Bimo melirik Angela sambil tertawa. kedua nya sama sekali tidak sadar dengan keberadaan Kent di samping meja tempat mereka duduk.
"Bim aku seperti nya mau yang ini deh" Angela menunjuk salah satu makanan pada daftar menu.
"mba" panggil Bimo pada pelayan di cafe sambil mengangkat tangannya.
"iya tuan" seorang pelayan datang menghampiri Bimo dan Angela.
"mba kami pesan yang ini ya dan minum nya yang ini, GPL ya mba kami sudah lapar"
"dasar bocah alay," gumam Kent.
Kent pura pura menjatuhkan sesuatu dari meja nyansupaya menarik perhatian Angela dan Bimo.
"tring tring" suara benda jatuh dari meja Kent.
Angela dan bimo langsung menoleh ke arah meja tersebut. sedangkan Kent pura pura tidak melihat, ia hanya mengambil barang yang jatuh Tanpa melihat ke kiri dan ke kanan.
Angela dan Bimo saling menatap satu sama lain.
"Bim bukan nya itu om Kent?" Angela bertanya heran,. ia juga memastikan bahwa apa yang ia lihat benar benar Kent.
"Iya an, seperti nya itu om Kent, tapi om Kent ngapain makan di sini, ini kan bukan tempat makan tipe om Kent," tidak hanya Angela bahkan Bimo juga heran melihat om nya ada di cafe kecil.
"apa kita samperin saja Bim, ga enak sama orang tua kalo kita ga sapa duluan" ucapan Angela malah membuat Bimo cekikikan.
"kamu kenapa tertawa Bim, " Angela bertanya heran dengan Bimo yang tiba tiba tertawa.
__ADS_1