
"om Kent," Bimo melambaikan tangan nya pada Kent supaya Kent melihat nya.
Kent Dangan gaya cool nya datang menghampiri Bimo, melangkahkan kaki nya ke arah Bimo.
"eh pak Kent, silahkan duduk pak, tadi Bimo tiba tiba saja masuk dan kami mengajaknya duduk bareng dengan kami, kalau pak Kent tidak keberatan bapak boleh duduk disini juga bareng kami, kami akan sangat bahagia bisa makan bareng dengan pak Kent" pak Andrey tidak mau melewatkan kesempatan untuk makan bareng Kent dan sekalian ia ingin lebih dekat dengan Kent agar suatu saat ia bisa bekerja sama dengan perusahaan pak Kent.
"oh iya pak, kalau Bimo sudah terlanjur duduk disini ya sudah kita duduk satu meja saja" Kent duduk di kursi yang masih kosong, mata nya melirik kearah Angela yang sibuk memainkan ponsel nya.
"ada baik nya kalau sedang makan itu kita tidak sibuk dengan ponsel kita apalagi ada orang lain di samping kita" ucapan Kent tak lantas membuat Angela sadar, ia masih tetap fokus memainkan ponselnya.
"nak, kau jangan main hp, ada pak Kent disini, kita harus menghargai nya" pak Andrey menyenggol Angela dengan siku tangan nya sehingga membuat Angela terganggu karena ia sedang bermain game.
"yah yah yah, kalah ih ayah" angela menghentakkan kaki nya karena kesal.
"nak jangan marah, ayah hanya mau kau menghargai orang di sekitar mu" ayah Andrey mengusap rambut Angela.
"iya deh ayah" Angela menghentikan aktivitas nya dengan ponsel nya dan langsung memasukkan ponsel nya kedalam tas nya.
Angela melirik ke arah Kent, ia sangat kesal karena gara gara ucapan Kent ia malah kena marah oleh ayah nya.
"awas saja kau om Kent aku akan balas dendam dengan perbuatan mu ini" gumam Angela, Angela sudah merencanakan sesuatu untuk mengerjai Kent.
Angela memang sosok anak yang random, dan sifat nya juga selalu berbeda dengan orang yang berbeda, ketika Angela kesal dengan seseorang ia sering sekali punya ide gila untuk membalaskan kekesalan nya.
"ayah, Angela ke toilet dulu ya" Angela bangkit dan ia tidak benar benar ke toilet tetapi ia menghampiri pelayan yang sedang menyiapkan makanan dan minuman untuk Kent dan Bimo.
__ADS_1
"permisi mba, makanan untuk tuan Kent sudah siap atau belum ya soalnya om Kent sudah menyuruh saya untuk menjemput nya karena om Kent sudah sangat haus dan lapar"
"oh iya mba, ini sudah kami persiapkan dan akan segera kami antar" ujar pelayan sambil menyiapkan semua pesanan Kent.
"mba apa ini minuman untuk om Kent?" Angela menunjuk minuman yang ada di atas meja tempat pelayan menyiapkan makan.
"iya mba itu minumannya, makanan nya belum siap makanya kami belum mengantarkan nya" ujar pelayan pada Angela.
"hp ohh ini minuman nya ya," Angela memasukkan sesuatu kedalam minuman lalu ia larutkan menggunakan jari telunjuk nya.
"rasakan om Kent, siapa suruh tidak bisa jaga mulut, lagian kau siapa melarang larang ku bermain ponsel" Angela terus melarutkan sesuatu yang ia masukkan kedalam minuman Kent.
"mba, mba sedang apa" pelayan bertanya karena ia melihat gerak gerik Angela yang mencurigakan tapi pelayan tak sempat melihat apa yang di lakukan Angela pada minuman Kent.
"mba masih lama ya, cepat sedikit dong mba soal nya mereka sudah sangat lapar, " Angela terus memaksa karena ia sudah tidak sabar melihat Kent meminum minuman nya yang sudah Angela masuk kan bubuk dan ntah apa tujuan Angela memasukkan nya.
"nak, kau lama sekali di toilet, kau tidak kenapa Napa kan?"
"oh tidak ayah aku hanya sedikit sakit perut, iya sakit perut" jawab Angela dengan terbata bata, ia malah keceplosan menyebut sakit perut.
Kent menatap Angela curiga, karena gerak gerik Angela seperti sedang menyembunyikan sesuatu.
"apa kau sakit perut karena makanan di restauran ini" pertanyaan Kent mengagetkan Angela, Kent menatap Angela membuat Angela semakin gugup.
"oh sepertinya tidak deh, aku sakit perut karena mungkin tadi aku sudah terlalu lapar jadi ya lambung ku sudah ngambek" ujar Angela asal.
__ADS_1
Ayah Andrey malah tertawa mendengar apa yang dikatakan putri nya.
"nak apa kau pikir lambung itu sama seperti diri mu yang suka ngambek sama ayah" ayah Andrey menggelengkan kepala nya tak percaya dengan random nya jawaban putri nya tersebut pada Kent.
"ayah ih, jangan bilang begitu" Angela merasa malu karena Bimo dan Kent jadi tau kalau dia sering ngambek pada ayah nya, karena Angela selalu di manjakan oleh ayah nya, itu lah yang membuat Angela sedikit sedikit selalu ngambek pada ayah nya, namun ayah Andrey tidak mempermasalahkan hal tersebut karena ia memang sangat menyayangi putri nya itu.
"ya sudah, mari kita lanjut makan, makanan pak Kent itu sudah di bawa oleh pelayan" pak Andrey menunjuk kearah pelayan yang membawakan pesanan.
"permisi tuan, ini pesanan nya" Angela menatap pelayan yang meletakkan minuman di hadapan Kent, Kent yang sudah sangat lapar dan haus kini langsung memakan makanan yang ada di hadapan nya, sangkin lahap nya Kent menikmati makanan, ia sampai tersedak "uhuk uhuk" pak Kent tersedak oleh makanan.
"om Kent om minum lah" Angela langsung memberikan minuman yang ada di hadapan Kent, segera Kent mengambil minuman tersebut dan meminumnya.
"sudah om, sudah lega kan, lalu apa om merasakan sesuatu?" Angela terus bertanya karena ia sangat menunggu reaksi serbuk yang ia masukkan ke minuman Kent.
Bimo dan pak Andrey hanya melihat lihat apa yang terjadi pada Kent dan Angela memberikan minuman pada nya.
"aduh" Kent tiba tiba memegang perut nya, "aduh perut ku" Kent memegang perutnya dan segera berlari ke toilet. Kent masuk kedalam toilet dan segera mengunci pintunya.
Angela yang melihat Kent pergi ke toilet merasa sangat puas karena ia berhasil mengerjai Kent,.
"pa, Bimo, aku ke toilet lagi ya, aku seperti nya masih sakit perut"Angela segera dengan cepat melangkahkan kaki nya menyusul Kent yang ada di toilet.
"dia di sebelah mana ya" Angela mencari cari keberadaan Kent "apa disini ya, eh tapi kayak nya bukan deh" Angela terus berjalan mencari keberadaan Kent.
"auuuu kenapa perutku sakit seperti ini ya, apa aku salah makan" Dave teriak dari dalam kamar mandi ia sengaja supaya Angela mendengar nya, karena ia tau bahwa Angela pasti akan datang memastikan bahwa ia sedang sakit perut.
__ADS_1
"oh dia di sini ternyata, haha mampus kau om Kent, makanya jangan main main sama Angela." Angela merapatkan telinga nya pada pintu toilet,. "kok ngga kedengaran apa apa ya" ujar Angela.
"auuu perut ku sakit sekali" teriak Kent dengan kencang supaya Angela mendengar nya.