
"tidak om, sebenar ada sih tapi Fika sudah menyiapkannya untuk ku, jadi aku tinggal pake aja nanti" jawab Angela. Kedua nya kini sudah menyelasai kan sarapannya, Kent dan Angela pun sudah berangkat, Kent mengantar Angela ke kampus, sesampainya disana Angela langsung turun dan langsung melangkah masuk kedalam kampus, namun langkah Angela tiba tiba terhenti dan ia kembali menoleh kearah Kent, Angela pun semakin mendekat dan berjalan kearah Kaca mobil dimana Kent duduk "om, terimakasih banyak ya" ujar Angela, Kent hanya membalas dengan senyuman saja, namun ia tiba tiba menatap Angela yang seperti nya sedang kebingungan. "ada apa" tanya Kent. "om, sebelumnya maaf, Angela mau tanya" ujar Angela yang bingung harus tanya bagaimana. "ya sudah tanya saja" ujar Kent "om Angela hanya bingung, darimana om tau ukuran bra nya Angela?" pertanyaan dari Angela malah membuat Kent tertawa kecil, "om, kenapa om tertawa?" tanya Angela. "kau tenang saja, aku tidak mungkin mengukur milik mu terlebih dahulu" jawab Kent, "lalu kalau om tidak pegang lalu bagaimana om tau ukurannya?" tanya Angela lagi karena sangat penasaran darimana Kent bisa tau ukuran bra nya, "aku hanya mengira ngira berat badanmu lalu aku suruh pelayan tadi yang memilihkan nomor yang kira kira pas untuk mu" jelas Kent. "oh baik lah om, kalau begitu Angela masuk dulu, om hati hati" ujar Angela sambil berlari masuk ke dalam kampus.
"Angela, kau sudah datang" ujar Fika yang sudah lebih dulu datang ke kampus, Angela memutar mutar tubuh Angela, memperhatikan setiap inci, "Kau tidak di apa apain Kan an sama om mesum itu," tanya Fika, "tidak Fik, dia tidak ngapa ngapain kok,"jawab Angela. "bagus deh, kalau begitu ayo kita kesana, acara sudah mau di mulai"
Angela dan Fika melangkah ke tempat dimana para mahasiswa baru berkumpul.
__ADS_1
"baik lah adik adik mahasiswa, sekarang kita akan memulai acara pengenalan kampus nya, namun saya berharap kalian nanti bisa mengikuti semua langkah langkah dan menuruti peraturan yang akan dibuat oleh Kaka senior kalian.
"wah ini kesempatan untuk mengerjai mahasiswa baru yang sok cantik itu, " gumam Anjani. "heh rasakan kau Angela, siapa suruh kau ke gatelan ke Reyno" gumamnya.
"eh itu bukannya Angela ya, kenapa dia bisa sama kak Reyno" ujar Dania pada Fika dan Aven, "iya Fik itu beneran Angela "ujar Aven, ketiga nya pun mulai mendekat ke arah Angela dan Reyno "ya ampun An, kau kenapa lagi" tanya Dania yang langsung panik melihat siku tangan Angela yang terluka " tidak apa apa, aku hanya jatuh saja karena tidak hati hati" ujar Angela. "ya ampun An, kau memang kebiasaan kalau jalan bukannya pake mata malah pake hidung" jawab Aven. "hehe maaf ya guys, apa kalian cemas pada ku?" tanya Angela. "ya jelas dong An, kita kan Bertie jadi tidak mungkin kami tidak cemas pada mu kalau kau terluka seperti ini" ujar Fika, "uluh uluh, sini peluk" Angela merentangkan tangannya supaya teman temannya memeluknya,. "kenapa Angela tidak jujur saja ya, dia memang gadis yang sangat baik dan seperti nya ia tidak ingin teman temannya khawatir pada nya" gumam Reyno. "tapi kenapa ya Anjani sangat tidak suka pada Angela, apa jangan jangan, huh dasar wanita itu, sudah di tolak berkali kali masih aja mau ngejar ngejar aku, sampai sampai ia juga mau mencelakai orang lain" gumam Reyno.
__ADS_1
"auuuu" Angela teriak karena luka nya tak sengaja tersentuh tangan teman teman nya, "kenapa An" ujar Fika. "kau menyentuh luka di tangan ku" ujar Angela, "maaf maaf an" ujar Fika. "oh iya kak kamu sangat berterimakasih ya karena Kakak sudah membantu teman kami," ujar Fika. "oh tidak apa apa, ini sudah menjadi tanggung jawab saya sebagai kakak senior" ujar Reyno.
"An luka di tangan mu lucu juga ya, coba deh perhatikan, bentuk nya kayak bentuk hati gitu" seketika semua menatap luka ditangan Angela karena ucapan dari Dania. "duh dan, ini bukan bentuk hati tapi bentuk huruf B, apa artinya Bimo" ujar Aven. "ya ampun guys, tolong deh, aku sedang terluka dan kalian malah becanda" balas Angela, "hehe sorry an, habisnya kita udah lama ngga becanda" ujar Aven.
"kalau begitu saya ke sana dulu ya," seketika Angela, Fika, Dania dan Aven melihat ke arah Reyno , "baik kak, terimakasih ya, maaf sudah merepotkan" ujar Angela. "iya ngga apa apa" ujar Reyno.
__ADS_1