
"duarrr,. " suara pecahan balon. "happy birthday mam, happy birthday mama, happy birthday happy birthday, happy birthday mama. lampu pun menyala setelah Angela selesai menyanyikan lagu.
Ibu Angela kini sudah meneteskan air mata bahagia nya karena ia sama sekali tidak menyangka kalau suami dan anak nya akan mempersiapkan kejutan untuknya. apalagi ia juga tidak ingat sama sekali kalau hari itu adalah hari ulang tahunnya,. "selamat ulang tahun ma" ujar Angela sambil memeluk mama nya, " sekarang tiup lilinnya dulu ma" ujar Angela. mama Angela langsung berdoa dan kemudian meniup lilin ulang tahunnya.
"yeii"" teriak Angela kegirangan, "selamat ulang tahun ya sayang" ujar pak Andrey sembari memeluk dan mencium istrinya, kebahagiaan sangat terlihat di sorot mata ketiganya, "Ting Nung, Ting Nung" suara bel rumah terdengar, "ayah, ma, Angela buka pintu dulu ya, " Angela langsung berlari untuk membukakan pintu karena ada yang datang kerumahnya.
__ADS_1
"opa, Oma, ternyata kalian yang datang" Angela langsung mencium kedua tangan opa dan Oma, namun mata Angela kini terfokus ke sosok pria yang berdiri dibelakang opa dan Oma,. pria tersebut adalah pria yang tadi siang bertengkar dengan nya gara gara sebuah tas, "opa dan Oma silahkan masuk Ayah dan mam sudah nungguin di dalam" ujar Angela tak mau membuat opa dan Oma menunggu lama untuk masuk, namun Angela tak mempersilahkan Kent untuk masuk ke dalam rumah, namun ia membiarkan pintu tetap terbuka supaya Kent bisa masuk kedalam. Angela melangkah masuk mengikuti langkah opa dan Oma namun kent masih berdiri di sana karena tidak dipersilahkan masuk oleh Angela. "wah opa dan Oma nya Bimo sudah datang," ujar pak Andrey, "wah selamat datang Bu," sapa ibu Angela, "selamat ulang tahun ya Bu, kami kesini karena di undang pak Andrey katanya ibu hari ini ulang tahun" ujar Oma. "ya ampun merepotkan saja datang kemari, ibu dan bapak silahkan duduk", ibu Angela segera mempersilahkan opa dan Oma Bimo untuk duduk di meja makan. Angela yang juga masuk segera mempersiapkan makanan untuk opa dan Oma begitu juga untuk mama dan ayah nya. "pa, Kent kemana pa?" tanya Oma yang tak melihat kedatangan putra nya,. "ngga tau ma, perasaan tadi dia dibelakang kita" ujar opa. "oh nak Kent datang juga Bu?" tanya ibu Angela. "iya Bu, tapi dia belum masuk juga, aku akan memanggilnya dulu" Oma ingin berdiri dari tempat duduk nya untuk memanggilkan Kent, namun ditahan oleh ibu Angela, "tidak usah Bu, Angela tolong panggilkan nak Kent dulu ya sayang, suruh masuk kemari" dengan sangat malas Angela pun keluar untuk memanggilkan Kent, rasa kesalnya masih sangat besar pada Kent karena kejadian tadi siang di mall.
,"om, apa om tidak mau masuk, kalau tidak mau masuk pulang saja" suara Angela tiba tiba mengejutkan Kent, yang sejak tadi hanya berdiri dengan pandangannya mengarah ke jalan. "oh kamu sedang berbicara dengan ku?" tanya Kent sambil menunjuk diri nya. "tidak om, saya sedang bicara sama pagar yang disana" ujar Angela sambil menunjukkan pagar, "oh begitu" jawab Kent singkat. "om kan manusia ya, dan disini hanya ada om manusia disini selain saya jadi sudah jelas dong saya bicara sama om, gimana sih" Angela bicara kelihatan sangat kesal, ia juga buang muka saat bicara pada Kent. "hei nona kalau kau tidak mengijinkan ku masuk ya terus terang saja, jangan malah kasih kode kode yang ngga jelas" ujar Kent,.
"sayang, kenapa lama sekali, cepat suruh nak Kent masuk biar kita mulai makan malam nya" panggil mama Angela dari dalam. "iya ma, aku sudah ajak om Kent masuk tapi katanya om Kent sedang tidak lapar dan om Kent mau berdiri saja disini" teriak Angela dari luar,. Kent langsung menatap Angela karena ia malah bicara mengada ada. Angela masuk kedalam rumahnya dan tetap meninggalkan Kent disana,. "astaga gadis ini benar benar menyebalkan, aku tidak mungkin bisa minta maaf pada nya kalau dia selalu se menyebalkan ini" ujar Kent,,. "duh tapi perutku sudah lapar, karena kan dari tadi aku belum makan " ujar Kent lagi sambil masuk kedalam rumah.
__ADS_1
"ya sudah nak Kent silahkan duduk," ujar pak Andrey. "Angela kamu siapkan dulu makanan Kent sayang" ujar pak Andrey lagi, Angela pun menyiapkan makanan Kent dengan sangat kesal "ini om Kent, makanan nya" Angela sambil tersenyum palsu pada Kent. "baiklah, terimakasih, kau baik sekali" ujar Kent memanas manasi Angela yang sedang kesal pada nya.
Mereka pun memulai makan malam sambil berbincang bincang sedikit "oh iya, nak Kent usia nya sudah berapa sekarang?" tanya mama, "35 ma sudah tua sekali kan" jawab Angela memanas manasi Kent. "eh Angela mama nanya sama nak Kent, lagipula ngga kelihatan kok kalau nak Kent usianya sudah segitu, soalnya wajahnya masih terlihat seperti 25 tahun" jawab mama. "terimakasih Tante, orang orang kantor saya juga sering bilang begitu" ujar Kent dengan bangga. "sok ganteng banget sih" ujar Angela pelan namun masih di dengar oleh orang orang disana "hus Angela ngga boleh seperti itu nak" ujar mama.
"hehe, ngga apa apa Bu, mereka kan masih anak muda jadi suka becanda seperti itu, lagian ini Kent juga sok merasa masih muda padahal saya sudah sangat lelah terus terusan menyuruhnya mencari istri" ujar Oma.
__ADS_1
"memangnya nak Kent belum punya pacar?" tanya mama. "belum Tante" jawab Kent. "ya ampun padahal nak Kent ini sangat tampan Lo, nak Kent juga pengusaha sukses, pemilik perusahaan lagi, Tante juga mau kalo punya mantu seperti nak Kent" ujar mama.
"uhuk uhuk," Angela dan Kent malah tersedak barengan. "ya ampun kalian berdua kenapa tersedak barengan sih" ujar Oma.