Istri Untuk Om Kent

Istri Untuk Om Kent
TRAUMA MASALALU


__ADS_3

Di sisi lain, Kent dan pak Andrey sedang melakukan pertemuan, dan kini pembicaraan mereka tentang kerjasama sudah selesai, "baiklah pak Andrey kalau begitu saya permisi dulu" Kent mulai bangkit dari tempat duduk nya,. "tunggu pak Kent" pak Andrey menahan Kent yang baru saja berdiri. "ada apa om, saya panggil om saja ya karena sekarang kita hanya mengobrol biasa dan tidak ada rekan kerja lain disini" ujar Kent. "baiklah, begini Kent, saya hanya mau bertanya sesuatu" jelas pak Andrey ragu. "bertanya tentang apa om?" tanya Kent penasaran. "apa kau, maksud om, perasaan kamu pada Angela putri om" pak Andrey bingung harus bilang apa,. "oh itu, iya om, saya punya perasaan pada Angela tapi" ucapan Kent terputus "tapi apa nak?" tanya pak Andrey. "tapi itu semua tidak mungkin om, karena Angela seperti nya sudah sangat membenci saya" jawab Kent. "nak, Angela bukan lah tipe orang pendendam, bahkan om sendiri dulu juga sangat tidak menyukai mu karena beberapa kejadian namun Angela dan istriku yang mengingatkan ku, mereka berdua memang benar benar punya sifat yang sama, sama sama pemaaf dan sangat mudah memaafkan, makanya dulu om sangat tertarik pada mama nya Angela" ujar pak Andrey.


"om, tapi bukan hanya itu alasan saya om".


"lalu alasan apa nak" tanya pak Andrey penasaran.


"Angela itu pacaran dengan Bimo om" balas Kent, ucapan Kent mengejutkan pak Andrey karena putrinya yang biasanya terbuka padanya ternyata tidak jujur soal hubungannya dengan Bimo,. "apa, Bimo, Bimo keponakan mu?" tanya pak Andrey. Kent membalas dengan menganggukkan kepalanya "itu lah alasan Kent om, tidak berani mendekati Angela, ditambah lagi Angela sudah benar benar tidak menyukai saya" balas Kent. "ya sudah nak, kalau begitu om berdoa supaya kamu dapat seorang gadis yang lebih baik dari Angela" ujar pak Andrey, "terimakasih om" jawab Kent.


"halo sayang, bagaimana pembelajaran pertama mu" ujar Bimo dari sambungan telepon kepada Angela.


"hmm sepertinya aku berhenti aja deh, aku pusing banget sayang, soalnya materi nya sangat susah sekali, dan Disini tidak ada yang bisa mengajari ku" balas Angela manja.


"uluh uluh, kok gitu sih, ya udah nanti kalo kamu butuh bantuan tanya aku aja sayang biar aku bantu" balas Bimo.


"sayang aku bisa ngga sih kesana aja sama kamu" jawab Angela.


"ya ampun sayang, aku mungkin sangat senang kalau kau disini bersama ku, tapi itu ngga mungkin soalnya kalau kau disini, aku takut kuliah ku akan terhenti karena seharian sibuk mandangin kamu aja, hehe" jawab Bimo.

__ADS_1


"ya sudah kalau begitu kamu ngga usah kuliah aja sayang, kita menikah saja" ucapan Angela membuat Bimo tertawa kecil,


"mana bisa begitu sih sayang, nanti kalau aku ngga kuliah terus aku ngga punya pekerjaan, aku ngasih kamu makan apa, kan ngga bisa makan dengan cinta aja" ucap Bimo.


"iya deh sayang, tapi aku beneran pusing banget soal kuliah kuliah ini" jawab Angela.


"sayang, kamu bertahan lah, aku janji bakal bantuin kalo kamu lagi ada tugas, tapi jangan menyerah ya, sayang nya aku kok cepat banget menyerah" ucap Bimo.


"ya aku menyerah kan karena ngga ada kamu sayang" balas Angela.


"tapi kan aku udah janji bakalan bantuin kamu Lo sayang ku, cinta ku, manis ku" rayu Bimo.


"gitu dong, kan aku bangga kalau begitu" balas Bimo.


Kent yang sudah ada di kantor nya kini melanjut kan pekerjaan nya yang masih perlu diselesaikan hari itu, "sepertinya aku sudah butuh sekertaris, ini terlalu melelahkan jika semua harus aku yang kerjain tapi siapa yang cocok ya" ujar Kent.


"Dimas, kau masuk ke ruangan ku sekarang" ujar Kent melalui sambungan telepon. "tok tok" Sura ketukan pintu "iya masuk"

__ADS_1


"permisi pak bos, ada apa memanggilku" ujar Dimas, . "begini Dimas, sepertinya beberapa hari ini pekerjaan ku terlalu padat, aku bahkan sampai pusing mau menyelesaikan yang mana dulu, maksud ku, apa kau bisa mencarikan ku sekertaris, supaya bisa membantuku, setidaknya pekerjaan ku tidak sebanyak ini, aku benar benar sudah pusing, bahkan untuk makan siang pun aku kadang tidak sempat" ujar Kent.


"baik lah tuan, saya akan mencarikan nya" jawab Dimas " baguslah Dimas, saya percaya pada mu" ujar Kent.


Angela saat ini sedang menunggu supir nya untuk menjemput, namun beberapa menit Angela menunggu supir nyabtak kunjung datang "hai An, apa supir mu belum datang" ujar Fika, "belum Fik, supirku kemana ya, ditelpon juga ngga angkat" jawab Angela. "ya sudah An, kalau begitu kamu bareng aku aja, kebetulan aku sudah dijemput sama supir ku, hari ini aku tidak pulang bersama Aven tapi sebelum kita pulang, kamu temani aku belanja dulu ya" ujar Fika. "ok Fik, tidak masalah, lagian untuk pulang ke rumah ini terlalu cepat" ujar Angela.


Sesampainya di mall Angela dan Fika memilih milih barang ya g di cari oleh Fika, mereka berbelanja hal hal yang diperlukan, kedua nya asik becanda sambil menenteng belanjaan Fika. sampai tiba tiba "brukk" seorang pria menabrak Angela membuat semua barang belanjaan terjatuh "maaf maaf" ucap sang pria namun betapa kaget nya Angela ketika melihat wajah pria tersebut, "dia" gumam Angela, Angela kembali teringat dengan kejadian 8 tahun lalu, ketika ia menyaksikan pemerkosaan kepada seorang wanita dan ia juga teringat perkelahian yang terjadi sehingga ada seorang laki laki yang tertusuk benda tajam karena perkelahian tersebut, trauma Angela tiba tiba kembali, "maaf ya, saya tidak sengaja" ujar pria tersebut sambil mengambilkan belanjaan yang dibawa oleh Angela dan memberikan kembali, sedangkan Angela kini sudah terdiam dan tak mampu menjawab permintaan maaf dari pria tersebut, tubuh nya Bahkan langsung pucat dan bergetar setelah melihat pria itu. setelah meminta maaf, pria tersebut langsung pergi dari sana.


"An, kamu kenapa An?" tanya Fika yang cemas melihat Angela tiba tiba diam dan tubuhnya bergetar.


"Fik, aku kenal pria itu, " ujar Angela


"maksud kamu An, kamu kenal, memang nya dia siapa?" tanya Fika penasaran pasalnya Fika sudah mengenal semua keluarga Angela karena mereka memang sangat dekat.


"dia, dia pria bajingan itu Fik" ujar Angela yang sudah menangis ketakutan.


"ya ampun An, kamu sampai ketakutan seperti itu, ya sudah kita pulang saja ya, aku takut kamu kenapa kenapa,." Fika langsung membawa Angela ke mobil untuk dia antar pulang.

__ADS_1


"An, kamu ngga usah takut, sepertinya pria itu tadi tidak mengenali mu jadi kau tetap aman An" Fika berusaha menenangkan Angela.


__ADS_2