
Angela bangkit dari ranjang dan segera mengambil ponsel nya.
"Fika, ada apa Fik?" tanya Angela. ternyata yang menghubunginya adalah sahabat nya Fika,.
"An om Andrey bilang akan jemput kau ke kampus hari ini, kau harus siap siap ke kampus an, kalau tidak om Andrey bisa tau dan kau tau kan gimana kalau om Andrey marah, aku juga tidak akan bisa menolong mu lagi An,. "jawab Fika.
"tapi Fik, aku ngga punya baju, aku kesini hanya pakai baju ku yang semalam,."
"duh An, kau cari cara deh supaya kau bisa ke kampus, sumpah ini gawat banget an kali sampai om Andrey beneran datang kemari" ujar Fika
"ya udah deh Fik, aku pikirin cara nya dulu" jawab Angela sambil mematikan ponselnya.
Angela mematikan ponselnya dan kini wajah Angela sudah sangat terlihat lemas tak bersemangat, Kent pun jadi heran melihatnya " kau kenapa setelah bertelepon dengan temanmu malah jadi lemas, apa kau punya masalah?" tanya Kent penasaran.
"matilah aku hari ini om, aku pasti akan di usir dari rumah dan di coret dari kk" ujar Angela yang membuat Kent semakin bingung.
__ADS_1
"apa orang tua mu ingin mencoret mu dari KK? tapi kenapa, ,bukannya kau adalah putri satu satu nya,.?" tanya Kent penasaran
"om, ayah mau menjemput ku di kampus hari ini, dan aku tidak bisa ke kampus dengan keadaan begini, aku tidak punya pakaian sama sekali selain yang di badanku" ujar Angela.
"oh hanya masalah itu" balas Kent
"om, apa om bilang, om bilang hanya, om tidak tau saja bagaimana kalau ayahku marah, "
"aku tau kok, aku bahkan sudah pernah di pukuli, kau tenang saja, kalau urusan pakaian serahkan saja pada ku, kau mandilah dulu"
"om, om" panggil Angela.
"ada apa?" tanya Kent
"om apa aku boleh pinjam handuk?" tanya Angela.
__ADS_1
"di lemari banyak handuk, kau ambil lah" ujar Kent
"om aku sedang tidak memakai apa pun, apa om bisa membantuku mengambilkannya?" tanya Angela.
Ket segera menghampiri lemari dan memberikan handuk pada Angela, Angela mengeluarkan sedikit tangan nya dari pintu kalau menerima handuk tersebut.
Angela yang sudah selesai membersihkan diri nya perlahan keluar dari dalam kamar mandi dengan sangat hati hati, mata nya lirik kesana kemari mencari keberadaan Kent namun tidak ada, "kemana dia? oh mungkin dia keluar karena tau aku sedang mandi" Angela membuka lemari untuk mencari pakaian yang bisa ia gunakan untuk ke kampus pagi itu, "sial kenapa baju pria semua, Lalu aku harus pakai apa" Angela berjalan ke ranjang lalu duduk disana. "tok tok tok, permisi " suara ketukan pintu terdengar dari luar, Angela pun bangkit dan membukakan nya, " permisi nona, saya di suruh tuan Kent untuk memberikan ini pada nona" seorang perempuan memberikan pakaian wanita untuk Angela, "wah ini mah lengkap, semua nya ada disini, mulai dari baju dan semua peralatan" Angela sangat bahagia karena ia akhirnya bisa pergi ke kampus pagi itu, namun sebelum Angela memakai pakaian itu, ia di buat bingung oleh benda yang ia sedang pegang, sebuah b** yang ukurannya pas dengan milik Angela, "darimana dia tau ukuran ku, atau jangan jangan tadi malam dia sudah melihatnya" ujar Angela. "ah sudah lah" Angela terus memakai pakaian namun sebelum ia selesai memakai nya tiba tiba saja Kent membuka pintu kamar dan kedalam "aaaaa dasar om mesum" teriak Angela yang kaget karena saat itu ia masih memakai pakaian dalam nya, "maaf maaf" Kent segera menutup pintu dan kembali pergi. "astaga apa dia melihatnya" ujar Angela.
Di luar kamar Kent tetap menunggu dengan sabar, ia duduk di sofa dan memandangi pintu kamar, "bodi nya sangat menarik" gumam Kent, "duh Kent, kau tidak boleh begitu" ujar Kent pada dirinya sendiri. "cklek* suara pintu kamar yang dibuka oleh Angela dari dalam, Kent yang melihat Angela sudah rapi dan berdandan terlihat sangat cantik, namun bentuk tubuh yang sempurna dan b*** d*** yang cukup besar membuat kancing kemeja nya sedikit terbuka, "astaga apa aku membelinya kekecilan" gumam kent. mengetahui arah pandangan Kent, Angela langsung menutup bagian dadanya menggunakan kedua tangan nya. Kent langsung tersadar dan ia langsung mengalihkan pandangannya.
Kent pergi ke kamar dan segera membersihkan diri karena pagi itu ia juga harus kekantor sambil mengantarkan Angela ke kampus, hanya beberapa puluh menit kent sudah keluar dari dalam kamar, ia sudah memakai baju dan jas nya "om," panggil Angela, "ia An, ada apa" tanya Kent sambil tangan Ken merapikan lengan tangan bajunya. tanpa menjawab Angela hanya mendekat kearah Ken, Angela menganga kerah baju Kent "om, apa kau tidak bisa pakai dasi dan membetulkan kerah baju mu?" tanya Angela sambil terus merapikan pakaian Kent. Kent yang saat ini sangat dekat dengan Angela merasa gugup oleh perlakuan Angela. "kenapa om malah bergetar?" tanya Angela karena ia melihat tubuh Kent malah bergetar ketika ia memperbaiki dasi dan kerah kemeja Kent "om, apa om sakit, kalau sakit om istirahat saja, biar aku pergi ke kampus naik taksi saja"" ujar Angela. "tidak Angela, aku tidak sakit kok, ini coba cek" Kent mengambil tangan Angela lalu meletakkan punggung tangan Angela ke dahi nya. "kau bisa rasakan bukan kalau aku tidak sedang sakit" jelas Kent. "Lalu kenapa om gemetaran?" tanya Angela lagi Karen sangat penasaran, "Angela sudah selesai kan, kalau sudah ayo kita sarapan dulu, aku sudah membuat kan roti ketika tadi kau sedang bersiap siap" Kent dengan refleks menarik tangan Angela, Angela yang melihatnya langsung kaget dan ia berhenti melangkah sambil menatap tangan Kent, merasakan Angela tak melangkah sedikitpun, Kent sadar kalau ia sedang memegang tangan Angela. "maaf maaf, aku tidak sengaja" Kent langsung melepaskan tangan Angela dari genggamannya, kedua nya pun kini sedang menikmati sarapan dengan roti seadanya yang kebetulan masih ada di kulkas,.
"hari ini ada kegiatan apa?" tanya Kent memecahkan keheningan. "oh kami sedang ada acara pengenalan kampus bagi mahasiswa baru om" jawab Angela sambil tetap menikmati sarapan nya. "oh begitu, Lalau apa kau tidak ada hal yang harus dipersiapkan untuk dipakai dalam acara itu?" tanya Kent lagi,.
"tidak om, sebenar ada sih tapi Fika sudah menyiapkannya untuk ku, jadi aku tinggal pake aja nanti" jawab Angela.
__ADS_1