Istri Untuk Om Kent

Istri Untuk Om Kent
kemarahan Bu Reini


__ADS_3

"kau yakin" Bu Reini memegang lengan Kent memastikan bahwa putra nya sedang tidak berbohong.


"ma aku" Kent bingung harus berkata apa pada ibu nya karena ia sangat malu jika harus menceritakan nya.


"sayang, apa yang sudah kau lakukan pada gadis itu" Bu Reini memandang wajah Kent dengan penuh rasa penasaran.


" ma aku hanya becanda ma dan aku tidak bermaksud untuk menyakiti nya" Kent menatap ibu nya dan menggelengkan kepalanya.


"jadi nak kau sudah melakukan nya" Bu Reini kembali bertanya memastikan semua yang ia curigai.


"apa gadis itu Angela teman nya Bimo itu, Apa kau menyukai nya"?


""ma aku sebenarnya,."


"nak mama tidak pernah mengajari mu berbuat seperti itu pada perempuan, mama tidak habis pikir kenapa kau sampai melakukan hal itu, mama mau kau harus mempertanggung jawab kan nya, kau harus menikahi gadis itu" mam la Reini sangat kecewa dengan apa yang ia ketahui,.


"ma aku hanya bercanda, mama harus dengan penjelasan Kent" Kent berusaha menjelaskan apa yang sebenarnya terjadi.


"plakkk" Bu Reini menampar wajah putra nya karena ia sangat marah dan kecewa Kent berusaha mengelak, ini kali pertama Bu Reini menampar putra nya, air mata bunreini menetes tak terbendung menahan kesedihan bercampur rasa kecewa, saat ini hati Bu Reini sedang berkecamuk, Kent hanya diam saja dan tidak bisa berkata apa apa lagi,.

__ADS_1


"kau Kent, mama sudah tanya kau baik baik, awal nya mama berharap apa yang mama pikir kan itu salah tapi ternyata kau benar benar mengecewakan mama.


"siapa yang mengatakan ini ke mama, apa tadi gadis itu menelpon nya dan mengadu yang tidak tidak" gumam Kent.


"ma, tolong dengarkan Kent sekali lagi, Kent tidak seburuk yang mama pikirkan, Kent sama sekali tidak menyentuh Angela, Kent hanya becanda ma, apa Angela telah mengadu ke mama yang tidak tidak, ma gadis itu sangat licik ma" Kent masih berusaha menjelaskan apa yang sedang terjadi, bahkan ia mengira bahwa Angela telah memfitnahnya, Kent bisa berfikir seperti itu karena ia ingat bahwa Angela juga nekat memberinya bubuk supaya ia sakit perut dan ia benar benar yakin kalau kemarahan ibu nya kali ini juga adalah kelakuan Angela.


"mama tidak habis pikir Kent, kau sudah salah malah menyalahkan orang lain, kau bahkan terus berusaha mengelak dari kesalahan mu, ibu akan memaaf kan mu kalau kau sudah bertanggungjawab atas ini semua" ibu Reini melangkahkan kaki nya keluar dengan rasa kecewa sama air mata yang terus saja mengalir.


"ma, ma dengerin Kent dulu ma" Kent bangkit dari tempat ia duduk dan segera meraih lengan ibu nya namun Bu Reini langsung menangkis tangan Kent dan langsung pergi meninggalkan Kent.


"Angela, kau bermain main dengan orang yang salah, aku pikir kau gadis yang baik tapi ternyata dugaan ku salah" Kent tidak habis pikir kalau masalah ini akan berlanjut, Kent paling tidak sanggup kalau harus marahan dengan ibu nya, ini sangat menyiksa bagi nya karena Kent sangat dengan ibu nya sejak ia kecil.


"ma ada apa ma, kenapa mama menangis,.?" pak Vincent yang heran melihat istrinya menangis ketika keluar dari kamar putra nya, .


"ma, papa suami mama, kalau ada masalah cerita lah pada papa, tunggu, jangan bilang apa yang mama pikirkan tentang Kent putra kita" pak Vincent mulai mengerti tentang kesedihan istri nya,.


"pa" Bu Reini memeluk suami nya untuk menenangkan diri nya.


"mama tidak menyangka pa anak kita bisa melakukan hal serendah ini, mama rasanya sangat kecewa"

__ADS_1


"sudah sudah ma, bagaimana pun ini sudah terjadi, papa yakin Kent pasti akan bertanggung jawab, mama tenang saja" pak Vincent mengusap punggung Bu Reini dan menenangkan nya.


didalam sebuah kamar, Bimo sedang duduk di ranjang nya dan ia sedang memandangi foto wanita yang sangat ia cintai " kau benar benar cantik seperti bidadari, eh tidak tidak kau lebih dari bidadari" Bimo menciumi foto Angela yang ia ambil dari sebuah laci, ia sudah lama menyimpan foto foto Angela yang sengaja ia cetak, foto foto Angela ia ambil dari akun sosial media Angela dan beberapa lagi ia ambil secara diam diam.


"Angela I love U" Bimo sedang belajar untuk menyatakan perasaan nya pada Angela, "Angela kau adalah wanita yang dapat menyentuh hati ku, apa kau mau menjadi pacar ku, ah tidak tidak ini terlalu buruk"


"Angela, kau membuat hari hari ku selalu berwarna, kau ibarat air dan aku ikan nya, kali tanpa mu aku tidak akan bisa bertahan hidup, Angela mau kah kau selalu bersama ku, jadilah pacar ku Angela,. apa ini sudah bagus ya, . " Bimo memang sangat mencintai Angela tapi ia masih menunggu waktu kelulusan supaya tidak ada alasan Angela untuk menolak nya karena jika ia menyatakan perasaan saat ini maka Angela akan menolak nya karena perjanjian persahabatan mereka.


"ah dari pada aku harus pusing, mendingan aku telpon Angela saja, lagi apa ya dia?" Bimo mengambil ponsel nya dan menghubungi gadis yang ia cintai tersebut.


"halo Angela, kau sedang apa?"


"aku sedang santai saja Bim, ada apa kau menelpon Bim?"


"oh tidak tidak, aku hanya ingin memastikan kalau kau dan om sudah sampai di rumah dengan selamat"


"uluh uluh jadi cerita nya kau perhatian gitu, ueek ueek, menjijikkan sekali Bim" canda Angela. Angela mengira Bimo dlsedang bercanda dan ia juga menanggapi nya dengan becanda.


"hehe aku serius Lo Angela, aku memang ingin memastikan kalau kau dan om baik baik saja" Bimo menegaskan bahwa ia tidak sedang bercanda.

__ADS_1


"iya iya aku percaya, ya sudah aku mau istirahat dulu, kau sudah tidak ada hal yang mau dibicarakan kan?" Angela sedikit risih dengan Bimo karena ia tau kalau Bimo sebenarnya tidak sedang becanda dan ia tau kalau Bimo sangat mencintainya hanya saja ntah mengapa Angela sama sekali tidak memiliki rasa pada Bimo, meskipun ia tau Bimo adalah anak yang baik, dia juga punya wajah yang tampan sebelas dua belas dengan om nya yang mirip oppa Korea, namun itu tak lantas membuat Angela menyukai nya.


"Bim, maafin aku Bim, aku tidak ingin kau punya perasaan yang lebih pada ku, aku hanya ingin kita sahabatan saja, andai saja Bim om Kent sebaik diri mu pasti aku akan sangat menyukai nya, tapi semua sudah ia hancurkan dan sekarang aku sangat membencinya" ujar Angela.


__ADS_2