Istri Untuk Om Kent

Istri Untuk Om Kent
Salah paham


__ADS_3

Aira tak pernah menyangka jika kebahagiaan yang selama ini ia harapkan bahkan sampai meninggalkan Kent demi pria itu, justru berubah menjadi penderitaan yang ia sendiri tidak tahu sampai kapan ia akan menanggungnya. "sayang, kalau kau menurut aku tidak akan menyakitimu" ujar pria itu sambil mengelus rambut Aira.


.


.


.


Disisi lain Angela dan Bimo sedang dalam perjalanan menuju ke kantor Kent, sebab Bimo sudah sangat ingin berjumpa dengan om nya, "kita kemana sayang" tanya Angela. "oh kita kekantor om Kent dulu ya" jawab Bimo. Angela hanya menurut saja pada Bimo, sepanjang perjalanan mereka terus berbincang kecil dengan Bimo tetap fokus menyetir sembari mendengarkan cerita Angela, sesekali ia tertawa karena cerita Angela. sesampainya di kantor Kent mereka pun langsung segera turun lalu berjalan naik menuju ke ruangan Kent.

__ADS_1


"tok tok tok" Bimo dan Angela mengetuk pintu masuk, namun beberapa kali mereka melakukannya tapi tidak ada jawaban, karna Bimo merasa om nya tidak menjawab ia dan Angela memilih untuk langsung masuk kedalam ruangan Kent. "cklek" ketika mereka membuka pintu betapa terkejutnya Bimo dan Angela melihat Kent yang sudah tergeletak di lantai dengan keadaan ruangan yang berantakan, semua lembaran kertas dan pecahan kaca ada di sana, tangan Kent juga terluka terkena pecahan kaca "ya ampun om Kent, om kenapa om" Bimo langsung mendekat ke arah Kent, membantu nya untuk berdiri,. "om ada apa om" Bimo dan Angela mengangkat Kent ke kamar peristirahatan di dalam ruangan tersebut, "An kamu tolong ambilkan kotak P3k" ujar Bimo pada Angela. Angela langsung mengambilnya dan membawa nya kedalam ruangan peristirahatan, "sini biar aku yang obati" Angela mengambil alih dan mengobati luka di tangan Kent, wajah Kent terlihat sangat kesakitan tapi ia tahan karena hatinya jauh lebih sakit dibandingkan luka ditangan nya.


"ok sebenarnya ini ada apa om, kenapa sampai seperti ini?" pertanyaan dari Bimo sudah berulang ulang tapi tak juga di jawab oleh Kent, "Bim, kau jangan terlalu sering bertanya, tunggu sampai om Kent tenang baru kau bertanya" ujar Angela, Bimo pun menurut dengan perkataan Angela. "ya sudah An kalau begitu kau obati om Kent dulu ya, aku mau panggil petugas dulu untuk membersihkan ruangan yang berantakan" ujar Bimo sembari pergi dari sana.


Kini hanya ada Angela dan Kent didalam ruangan tersebut, Angela terus fokus mengobati luka Kent "auu" suara Kent menandakan ia sedang kesakitan. "kenapa om, apa sakit, tahan sedikit ya om ini sudah mau selesai" Angela terus melanjutkan karena ia sudah ingin menutup luka Kent dengan perban,. Kent terus memandangi wajah Angela yang begitu terlihat tulus mengobatinya sekali pun beberapa kali ia membuat Angela trauma karena sikap nya namun Angela selalu saja membantu nya bahkan bukan hanya sekali, Angela juga sudah pernah membantunya ketika ia mabuk.


"om, om tidak apa apa?" tanya Angela karena melihat Kent terdiam seperti sedang memikirkan sesuatu. "tidak Angela, terimakasih ya karena sudah membantu" jawab Kent, "tidak perlu berterimakasih om" jawab angela. "oh iya, maaf ya om, kalau boleh tau, om begini karena apa?" tanya Angela dengan penuh hati hati karena tidak ingin Kent marah,.melihat Kent yang tidak menjawab pertanyaan nya membuat Angela merasa canggung, "maaf om kalau begitu saya jumpai Bimo dulu" ujar Angela sambil bangkit dari duduk nya, namun ketika Angela bangkit dan ingin melangkah, tiba tiba saja Kent menahan lengannya, lengan Angela sedikit tertarik sehingga menyebabkan Angela jatuh di pangkuan Kent, tubuh Kent terdorong ke ranjang dan kedua nya kini sudah berbaring di ranjang dengan Angela berada di atas tubuh Kent, kedua nya kini saling pandang beberapa menit.


Didalam mobil Angela terus saja menangis "Angela, hei, apa kau baik baik saja" Kent memgang tangan Angela memastikan keadaan nya,. "om antar saya pulang om" ujar Angela. "baik lah, saya akan mengantarmu pulang tapi ketika kau sudah tenang" jawab Kent, Kent membawa Angela ke sebuah pantai yang sangat sejuk dengan pemandangan yang sangat indah. "kita ngapain kesini om" tanya Angela. Kent tak menjawab pertanyaan Angela, ia hanya membuka pintu mobil lalu meraih lengan Angela dan membawanya turun dari sana. Kent menarik Angela ke pinggiran pantai. "apa kau tau Angela, setiap kali aku punya masalah, aku akan pergi ke tempat ini dan hari ini aku merasa aku punya masalah besar yang sulit untuk aku ceritakan bahkan hatiku benar benar sangat hancur saat ini, aku biasa nya meluapkan semua masalahku disini dan ketika aku melakukan nya aku selalu merasa lebih tenang" jelas Kent.

__ADS_1


"jadi om membawa ku kesini karena om ingin meluapkan masalah om di sini?" tanya Angela.


"Angela, aku tau kau punya banyak sekali hal yang menggangu pikiran mu, apalagi tadi seperti nya Bimo benar benar marah pada kita, kau bisa meluapkan emosi mu di sini,. kau boleh teriak sesuka mu sampai emosimu mereda" ujar Kent.


"tapi aku malu om" jawab Angela.


"lihatlah Angela, hanya ada kita berdua di sini, tidak ada orang lain, kau tidak perlu malu pada ku karen aku tidak akan memberi tahu siapa pun. " ujar Kent.


Kent mencontoh kan kepada Angela tentang apa yang harus dilakukan, Kent teriak melepaskan semua bebannya. melihat apa yang dilakukan Kent, Angela pun melakukan hal yang sama.

__ADS_1


"apa kau sudah merasa lebih baik?" tanya Kent, Angela menjawab dengan anggukan.


"duduk lah" Kent yang sudah lebih dulu duduk di pasir kini mengajak Angela duduk di sana juga, "salah satu yang indah di pantai adalah sunset an, apa kau ingin melihat nya" tanya Kent, Angela hanya menganggukkan kepalanya menjawab pertanyaan dari Kent.


__ADS_2