Istri Untuk Om Kent

Istri Untuk Om Kent
sakit perut


__ADS_3

"auuu perut ku sakit sekali" teriak Kent dengan kencang supaya Angela mendengar nya.


Angela mendengar samar samar suara Kent dan ia tidak puas dengan itu,. ia semakin merapatkan telinganya pada pintu toilet, Kent yang sejak tadi tau bahwa Angela sedang berada di depan pintu kini menghidupkan air dengan kuat supaya Angela tidak lagi mendengar suara nya.


"cklek" pintu toilet tiba tiba aja terbuka dan angela yang sejak tadi menguping pun mendorong pintu tanpa sengaja dengan tubuh nya, ia hampir saja terjatuh namun di tangkap oleh Kent,.


"apa yang kau lakukan disini?" Angela sudah berada di dalam toilet dan Kent langsung mengunci pintu toilet, ia maju kearah Angela mendekatkan diri nya, Angela perlahan mundur karena perbuatan Kent, Kent terus saja maju sampai langkah kaki Angela terhenti karena di belakang nya sudah tembok dinding toilet. Ken meletakkan kedua tangan nya ke tembok dan mengunci Angela di sana. "kau kenapa takut begitu," Kent mendekatkan wajah nya pada Angela "apa kau berharap aku sakit perut" bisik Dave di telinga Angela membuat Angela merinding karena wajah Kent sangat dekat dengan nya.


"dari mana ia tau aku menginginkan nya sakit perut"? gumam Angela.


"kau pasti bertanya tanya kenapa aku bisa tau kau mau aku sakit perut bukan?" Kent semakin merapat kan tubuhnya ke Angela dan Angela kini sudah mentok di tembok, tubuh Angela rasa nya bergetar karena ia dan Kent kini sudah tidak berjarak.


"kau lihat ini" Kent menunjukkan isi cctv pada saat Angela memasukkan bubuk pada minumannya,.


mata Angela langsung terbelalak karena ia tak menyangka ternyata secepat itu Kent bisa mendapat kan rekaman cctv pada saat ia mengerjai minuman Kent.


Kent menatap wajah angela yang bercampur aduk , ada rasa khawatir, takut dan malu, Kent semakin gemas untuk mengerjai Angela.


"kau" Kent mengusap bibir Angela dengan jari nya dan Kent semakin mendekatkan wajah nya pada Angela seperti seseorang yang mau menerkam.


"om lepasin saya om," Angela mendorong Kent dengan sekuat tenaga sehingga kini Kent sudah sedikit berjarak pada nya.

__ADS_1


"kenapa apa kau takut" Kent kembali mendekat ke arah Angela dan posisi mereka kembali seperti semula dengan tangan Kent kini sudah berada di pinggang Angela, Kent mengeratkan tubuh nya dengan Angela.


"karena kau sudah berani mengerjai ku hari ini maka kau harus membayar nya dengan menjadi istri ku" ujar Kent.


"apa, yang benar saja, kau bahkan tidak jadi meminum bubuk itu dan kau bilang aku harus menjadi istrimu, apa kau tidak sadar kalau kau sudah om om dan usia ku bahkan sama dengan usia keponakan mu, lagian aku suka nya sama Bimo bukan sama om om kayak om Kent." ujar Angela.


mendengar Angela yang mengatakan bahwa ia menyukai Bimo, Kent merasa sangat cemburu dan kini ia semakin menarik tubuh Angela pada nya, "kau tidak boleh menyukai Bimo, kau harus melupakan nya karena kau harus jadi milik ku" Kent tipe orang yang kalau ia suka ya harus jadi milik nya meskipun harus bersaing dengan keponakan nya sendiri.


Angela yang merasa sudah sangat ketakutan karena ia tak menyangka kalau Kent bisa senekat itu, air mata Angela mengalir di pipi nya, "ayah tolong Angela" tiba tiba saja Kent tersadar dengan ucapan Angela, padahal tujuan Kent hanyalah untuk mengerjai Angela balik tapi ternyata Angela malah betulan takut dengan nya, ia melihat air mata Angela sudah mengalir, Kent malah merasa bersalah karena sudah keterlaluan mengerjai Angela.


Kent melepaskan Angela dan membuka pintu toilet, setelah pintu terbuka Angela pun langsung berlari keluar dari toilet. nafas Angela tersengal sengal sesampai nya di kursinya ia menarik nafas nya dalam dalam untuk menetralkan pernafasan dan detak jantungnya.


"om, An, kalian kenapa, kok keluar dari toilet malah tegang begitu, An kau juga m, biasanya kau banyak omong kok jadi pendiam setelah dari toilet tadi, apa perut mu belum sembuh" pertanyaan Bimo berasal dari kecurigaan nya karena ia heran Angela dan Kent sama sama ke pergi ke toilet dan kembali pun hampir bersamaan dan lebih aneh nya lagi raut wajah tegang mereka setelah dari kamar mandi juga sama sama tegang.


"tidak apa apa Bim" ujar Angela.


"ayah aku ingin pulang saja" Angela bangkit dan menarik tangan ayah nya untuk pulang.


"iya iya nak, kita akan pulang, kau tadi makan tidak sabaran dan sekarang pulang pun tidak sabaran, pak Kent ,Bimo, kami pulang duluan ya" pak Andrey permisi pada Kent dan Bimo.


Angela langsung menarik lengan ayah nya dan mereka pun keluar dari restauran tersebut meninggal kan Bimo dan Kent yang masih berada di tempat duduk nya.

__ADS_1


mata Kent menoleh kearah Angela sampai Angela Dan ayah nya sudah tidak lagi terlihat.


"om, om kenapa" Kent menoleh kearah Bimo


"oh tidak apa apa" jawab Kent. Bimo sebenar nya punya banyak pertanyaan dengan sikap Angela dan Kent di restauran tersebut tapi Bimo tak tau harus bertanya ke siapa karena Angela dan Kent seperti nya tidak mau mengatakan nya bahkan berusaha menutupi nya.


"ya sudah Bim, kita juga sudah selesai jadi kita pulang saja " ujar Kent.


"iya om, kita pulang saja"


"nak kau kenapa kok jadi diam gitu" ayah Andrey bertanya sembari fokus menyetir.


"oh itu ayah tadi Angela lihat tikus di dalam toilet, ayah kan tau kalau aku sangat takut dan jijik liat tikus, ternyata tadi toilet tersebut ada tikus makanya Angela ketakutan begini"


"haha" pak Andrey tertawa mendengar ucapan Angela karena ia tau putri nya tidak pernah takut dengan hewan hewan kecil bahkan Angela pernah meminta ijin pada nya untuk memelihara tikus hanya saja pak Andrey dan istri nya tidak pernah mengijinkan nya. "sejak kapan kau takut tikus pada cicak nak?" bertanya heran. apalagi di restauran semewah itu sangat mustahil jika ada tikus di toilet karena pemilik restauran pasti sangat menjaga kebersihan restauran nya.


"aku tidak menyangka om Kent ternyata bisa melakukan hal menjijikkan seperti itu, aku kira dia orang baik baik, dia beda sekali dengan Bimo, sekalipun Bimo gersek tapi dia tetap selalu sopan dan menjaga wanita" gumam intan. angela tak sedikit pun mendengar apa yang dikatakan oleh ayah nya, karena dia masih saja memikirkan apa yang telah dilakukan Kent pada nya di toilet.


"hah aku membencinya" teriak Intan di dalam mobil, membuat pak Andrey langsung menghentikan mobil nya, ia menatap Angela dengan sangat heran.


"kau membenci siapa nak" tanya pak Andrey, karena penasaran kenapa putri nya sampai berteriak seperti tadi. pak Andrey juga merasa sedikit khawatir karena sejak di restauran tadi sikap Angela langsung berubah aneh.

__ADS_1


__ADS_2