Istri Untuk Om Kent

Istri Untuk Om Kent
Ada apa dengan Angela


__ADS_3

"kau membenci siapa nak" tanya pak Andrey, karena penasaran kenapa putri nya sampai berteriak seperti tadi. pak Andrey juga merasa sedikit khawatir karena sejak di restauran tadi sikap Angela langsung berubah aneh.


"ayah" Angela tiba tiba saja memeluk ayah nya dengan erat, ia menuangkan rasa takut nya dengan memeluk tubuh laki laki yang selalu menenangkan nya yaitu ayah Andrey, tubuh Angela sedikit bergetar karena ia benar benar sangat ketakutan, ia juga tidak mau berkata jujur karena ia takut ayah nya akan marah pada Kent, apalagi Kent adalah orang terpandang, bisa jadi ia akan nekat pada pak Andrey, itu lah yang dipikirkan Angela pada saat ini.


"nak apa ada yang menyakitimu, katakan pada ayah nak" pak Andrey memgang pipi Angela lembut dengan kedua telapak tangannya. ia bisa merasakan tubuh putri nya bergetar ketakutan namun sangat disayang kan Angela tidak mau berterus terang pada ayah nya. Angela hanya menggelengkan kepala nya menjawab pertanyaan dari pak Andrey, ia hanya ingin dipeluk oleh pak Andrey supaya ia bisa lebih tenang.


"ya sudah kalau tidak mau cerita, peluk ayah lagi" pak Andrey memeluk Angela dengan lembut dan mengusap usap kepala Angela.


***


Kent sejak pulang dari restauran hanya diam saja sambil fokus menyetir mobil nya, ia tak berbicara sedikitpun karena ia sedang memikirkan kebodohan nya sendiri, ia bahkan tak menyangka bahwa ide gila nya malah membuat gadis yang ia sukai malah menangis ketakutan sampai sampai tidak mau lagi menatap wajah nya saat di restauran tadi.


seorang pengendara motor keluar dari persimpangan tiba tiba ingin di serempet oleh mobil yang di kendarai Kent, Kent menghentikan mobil nya secara tiba tiba dan Bimo hampir ter campak ke depan mobil.


"om hati hati om, om seperti nya kurang fokus sejak keluar dari restauran" Bimo memang memperhatikan sikap Kent sejak ia keluar dari toilet di restauran, Kent menjadi diam seperti sedang menyembunyikan sesuatu, Kent yang biasa nya membalas candaan Bimo dan suka menghina Bimo dalam candaan nya tersebut kini berubah menjadi diam.

__ADS_1


"hei pak anda bisa nyetir atau tidak" suara teriakan dari luar menyadarkan Kent, ia segera turun menghampiri lelaki berusia 50 tahun yang tak sengaja hampir ia tabrak. Kent mengeluarkan kartu nama dan cek kepada lelaki itu,


"pak kau butuh berapa, kau isi saja, kalau kau butuh sesuatu ini ada kartu nama saya,. Kent memang suka menyelesaikan semua masalah nya dengan uang, ia menganggap uang bisa membantu nya apa pun masalah nya.


"pak apa kau pikir uang mu bisa menyelesaikan semua masalah, jangan karena banyak uang kau menganggap orang orang kecil rendah" pemilik motor tak terima dengan apa yang dilakukan oleh Kent, Bimo pun segera turun dari dalam mobil menghampiri Kent dan pemilik motor yang sedang marah marah pada Kent.


"pak maafin om saya pak, dia tidak sengaja, saya mohon bapak bisa me maaf kan nya, dan om saya juga tidak bermaksud merendahkan bapak dengan uang nya pak, hanya saja kami sedang buru buru maka nya om Kent kira akan lebih cepat jika bapak pergi ke rumah sakit sendiri, maaf ya pak, nanti anak buah om Kent yang akan mengurus bapak" Bimo berusaha menenangkan pemilik motor agar sedikit tenang.


"om om minta maaf lah, biar ini cepat selesai, kan om juga yang salah". ucapan Bimo tidak di indahkan oleh Kent, ia tetap tidak mau meminta maaf pada pemilik motor karena ia merasa bahwa dia sama sekali tidak bersalah.


"pak maaf kan saya" Kent meminta maaf tapi tidak mau melihat ke arah pemilik motor, Bimo yang melihatnya sedikit kesal pada om nya itu. "om kau bisa lebih tulus tidak?" Bimo memperingati Kent kembali.


Kent mau tidak mau terpaksa melakukan apa yang di perintah kan oleh Bimo, Kent mengulurkan tangannya untuk berjabat tangan dengan pemilik motor,


"pak saya minta maaf dan saya akan bertanggung jawab dengan apa yang sudah terjadi" ujar Kent. pemilik motor menerima jabatan tangan dari Kent, " lain kali hati hati pak dan jangan pernah menganggap orang lain rendah hanya karena uang bapak" ujar pemilik motor sambil kembali ke motor nya dan pergi dari sana.

__ADS_1


"om, om sebenarnya kenapa, kenapa bisa sampai hampir nabrak orang, om fokuslah menyetir" ujar Bimo, kedua nya pun kembali melanjutkan perjalanan pulang nya.


Bimo dan Kent memang memiliki sifat yang jauh berbeda pasal nya Bimo tumbuh dewasa tanpa kedua orang tua nya, ia di didik oleh opa Oma nya, sifat Bimo turun dari sifat ibu nya yang lemah lembut dan penuh kasih sayang, meskipun kedua orang tua nya sudah tidak ada tapi Bimo selalu mengingat nasihat kedua orang tua nya sejak ia kecil, sedangkan Kent, ia tumbuh dengan selalu dimanjakan oleh kedua orang tua nya, apapun yang ia minta selalu di berikan oleh orang tua nya sehingga membuat Kent terkadang angkuh pada orang lain, Kent bukan tidak pernah di nasehati tapi ia memang memiliki sifat yang keras kepala seperti ayah nya sehingga sulit sekali untuk mengubah sifat nya.


***


"ma kami pulang" suara pak Andrey terdengar dari luar oleh istri nya yang sedang sibuk bersih bersih di dalam rumah.


"kok pulang nya lama mas" ibu nya Angela menyambut kepulangan suami dan anak nya dari sekolah.


"iya ma jadi tadi Angela tu cacingnya sudah memberontak jadi papa bawa deh ke restauran sebentar, ini kami juga bawa kan untuk mama," pak Andrey memberikan makanan yang dibawa nya khusus untuk istri tercinta nya.


Pak Andrey memang selalu mengingat istri nya di mana pun dia berada sehingga setiap kali ia dan putrinya makan di luar, pak Andrey tak pernah lupa untuk membungkus kan juga pada istri nya.


Ibu Angela sangat bahagia karena kedua orang yang ia cintai juga sangat mencintai nya.

__ADS_1


"terimakasih ya mas, nak, mama sangat beruntung memiliki suami dan putri seperti kalian berdua, aku harap kita bisa selalu bersama sama.


__ADS_2