Istri Untuk Om Kent

Istri Untuk Om Kent
45


__ADS_3

Ketika selesai acara di kampus, semua mahasiswa baru sudah diperbolehkan pulang namun Angela memilih pergi ke taman kampus, ia duduk di sebuah kursi panjang, "Bimo, kenapa sih tidak pernah lagi menghubungi aku" gumam Angela. ia menatap sepasang kupu-kupu yang sedang bermain di atas bunga "bahkan kupu-kupu saja jauh lebih beruntung daripada aku".


"Angela, Angela" suara panggilan dari Dania kepada Angela, namun Angela sama sekali tidak mendengar suara teriakan tersebut, "hei kamu ngapain disini An" Dania menepuk pundak Angela membuat Angela tiba tiba tersadar dari lamunan nya,. "wah kamu kenapa menangis An? hei kamu ada masalah cerita ke aku An, aku dengar, semalam kau menginap di apartemen nya om Kent, apa dia berbuat macam macam padamu? " Dania duduk di samping Angela sambil menenangkannya. "aku tidak ada masalah Kok dania, o iya kamu kesini ngapain" ujar Angela sembari menghapus air mata nya,.


"oh ini an, om Andrey sudah menunggumu di sana, makanya aku datang kemari untuk memanggilmu. pak Andrey semenjak semalam sudah tidak tenang karena belum melihat putri nya, ia hanya diberitahukan oleh Fika bahwa Angela sedang menginap di rumahnya karena ada tugas yang harus dikerjakan, bahkan ia tidak tahu apakah benar Angela menginap disana atau tidak, pak Andrey memang tidak pernah menyelidiki apakah putrinya sedang berbohong atau jujur, pak Andrey memilih mempercayai Angela karena selama ini Angela memang tidak pernah membohongi nya bahkan Angela sangat terbuka tentang semua masalah dan kesehariannya pada ayah nya.


pak Andrey memilih keluar dari dalam mobilnya dan menunggu Angela di luar. "ayah" panggil Angela dari kejauhan, pak Andrey pun merentangkan tangannya menyambut pelukan sang putri, "ayah" Angela memeluk dengan sangat erat seperti kerinduan yang sudah sangat lama dipendam. "kau jangan suka tidur di luar ya, ayah susah sekali untuk tenang ketika kau di luar nak" ujar sang ayah, "hmm" Angela menjawab dengan senyuman.


Angela dan pak Andrey kini sudah melaju menuju rumah kediaman nya.


Dikantornya, Kent seharian sibuk dengan meeting dan pertemuan dengan client, ia kini duduk di ruangan kerja nya sambil memijat mijat dahi nya, "tok tok tok" Suara ketikan pintu dari luar, "ya silahkan masuk" seseorang masuk kedalam ruangan Kent, "hai nak, ini mama bawakan makan siang untuk mu, mama tau kau hari ini sangat sibuk, pasti tidak sempat untuk makan siang di luar" ternyata yang datang adalah Oma (ibu nya Kent). "mama, kenapa mama harus repot repot, Kent bisa pesan makanan kok ma" ujar Kent. "tidak sayang, mama tidak repot kok, mama justru senang bisa membawa kan makan siang untuk putra mama yang tampan ini" Oma memgang pipi putra nya seperti anak kecil, lalu Oma menyiapkan bekal tersebut untuk Kent makan. "terimakasih ya ma, Kent memang beberapa hari ini sangat sibuk dan kadang tidak sempat untuk makan siang" jelas Kent sambil mengambil makanan yang sudah disiapkan ibu nya lalu memakan nya dengan lahap, Kent saat itu memang sedang sangat lapar, namun kepala nya yang sudah pusing membuatnya malas untuk keluar kantor mencari makanan, beruntung Kent punya seorang ibu yang ternyata tau kesibukan putra nya sehingga ia membawa makan siang kepada Kent, Oma memang sering mengantar kan Kent makan siang ketika ia tau putra nya itu sedang banyak kesibukan dan Oma juga sudah tau bagaimana Kent tidak akan keluar ketika ia sudah sangat lelah dengan kesibukannya bahkan tak jarang Kent melupakan makan siang nya,.

__ADS_1


"ma, masakan mama masih se enak biasanya, ma apa semua perempuan bisa memasak makanan se enak masakan mama" tanya Kent pada ibunya.


"nak, terimakasih sudah memuji masakan mama, tidak semua perempuan bisa masak nak, karena beberapa perempuan sibuk dengan karirnya dan itu tidaklah salah toh dia bisa membayar ART di rumahnya" jelas mama.


"ma Kent nanti bakal cari istri yang bisa masak, soalnya kalo dia bisa masak, nanti Kent akan sering di bawain makan siang seperti ini" ujar Kent.


"mama dengar semalam kau tidur di apartemen dengan seorang wanita, apa itu benar nak" tiba tiba saja ibu nya Kent melemparkan pertanyaan yang membuat Kent langsung tersedak ketika ia sedang ingin menelan makanan nya "uhuk uhuk, maksud mama?"


"ma, itu tidak benar ma, lagian mama tau dari mana aku tidur di apartemen dengan seorang wanita?" tanya Kent penasaran siapa yang menceritakan ke ibunya.


"apa Angela memberitahu ibu? eh tapi kenapa ibu masih bertanya siapa wanita itu, berarti bukan Angela yang beritahu" gumam Kent.

__ADS_1


"nak, mama cuma berharap kau secepatnya menikah, karena mama tidak akan selamanya bisa mengurus mu, nanti kalau kau ada istri maka dia pasti akan mengurus mu dengan baik, dia bisa membawakan mu makn siang, membantumu memakainya dasi, kau kan tidak bisa pakai dasi dengan rapi, eh tapi tunggu dulu, kenapa dasi mu rapi sekali hari ini, biasanya kan mama yang membantumu merapikan, apa gadis itu yang merapikannya" Oma tiba tiba fokus ke dasi Kent yang rapi, pasalnya Kent tidak pernah bisa merapikan dasinya sendiri dan Oma lah yang selalu melakukannya.


Kent tiba tiba saja tersenyum salah tingkah, pipi nya memerah seperti menahan rasa malu, "astaga nak, pipi mu sangat merah berarti benar dong ini ulah gadis itu" Kent hanya tersenyum saja, ia mengingat kembali bagaiman Angela menrapikan pakaian dan dasi nya seperti seorang istri yang sedang merapikan pakaian suami nya.


"hmmm, putra mama diam diam ternyata sudah punya pilihan untuk calon istrinya" ujar mama.


"ma, dia bukan calon istriku ma, sayangnya dia sudah punya kekasih dan ia sangat mencintai kekasih nya" ujar Kent, wajahnya yang tadi ceria kini kusut kembali.


"hei nak, tidak masalah, kau bisa membuatbsesuatu yang pcarnya tidak bisa lakukan, supaya kau bisa mencuri hati nya, ini nama nya persaingan nak, asal kau jangan berbuat curang, sebelum cincin pernikahan melingkar di jarinya maka dia masih berhak memilih siapa yang terbaik untuk nya" ujar mama.


"tapi mas ini sangat tidak mungkin," jawab Kent.

__ADS_1


__ADS_2