
"sudahlah, penjelasan nya terlalu panjang" Bimo memotong pembicaraan antara Reyno dan Angela.
"kau cemburu aku berbicara dengan Angela?" tanya Reyno.
"sedikit" ucap Bimo sambil menarik Angela dan merangkulnya.
.
.
__ADS_1
.
sementara itu, Kent sedang berada di perjalanan menuju kantor nya. tiba tiba seorang wanita lewat dan Kent hampir saja menabraknya. Kent menghentikan mobilnya dan ia pun langsung turun melihat keadaan wanita tersebut "kau tidak apa apa?" tanya kent. "tidak apa apa kok" jawab wanita itu sambil memegangi tangannya yang sedikit sakit karena terkena bagian depan mobil Kent, . wanita itu pun menoleh ke arah Kent, dan betapa terkejutnya wanita itu melihat siapa yang ada di hadapannya. begitu pula dengan Kent, mata nya kini kaget bercampur amarah mwlihat wajah wanita yang tak sengaja ia tabrak.
Kent bangkit dan ingin segera pergi dari sana "Kent, Kent tunggu," wanita itu memegang lengan Kent menahan nya untuk tidak pergi,. "apa lagi, apa tidak cukup untuk mu menyakitiku" ujar Kent tanpa melihat wajah wanita itu,. "maafin aku Kent, aku menyesal," wanita itu menangis mengingat apa yang telah ia perbuat pada Kent. "tidak ada gunanya kau minta maaf, aku juga tidak butuh permintaan maaf mu karena itu tidak akan menyembuhkan sakit hati ku" ujar Kent.
Sesampainya dikantor Kent langsung masuk ke ruangannya ia benar benar sangat dipenuhi amarah, seluruh benda Yanga da diatas meja nya ia lemparkan "Aira kau sudah menghancurkan hatiku, dan sekarang kau kenapa muncul kembali" Kent benar benar hancur, ia kini terjatuh dan berlutut di lantai karena kaki nya sudah tak mampu rasa nya berdiri lagi. "aku sangat mencintai mu Aira, tapi sekarang aku sangat membencimu karena kau sudah menghianati ku, kau menghancurkan semua nya Aira, aku benci kau Aira" teriak Kent, beruntung ruangan Kent kedap suara jadi tidak ada satupun karyawan yang mendengar nya berteriak di dalam.
.
__ADS_1
.
"dari mana saja kau?" tanya seorang pria berusia 50 tahun kepada Aira yang baru saja pulang,. dengan bibir bergetar dan gugup Aira mendekat ke arah pria tersebut, "aku dari minimarket mas belanja keperluan di rumah ini" jawab Aira . "dari minimarket atau habis ketemu mantan mu" lelaki itu mengelus rambut Aira dengan lembut namun hal tersebut membuat Aira geli dan merinding, ia ketakutan karena kekasihnya itu selalu saja kasar pada nya. "aku hanya ke minimarket mas, aku ke dapur dulu mau masak" Aira mencoba pergi ke dapur mu lengannya ditahan oleh pria itu, "mau kemana hah, apa kau pikir aku sebodoh itu, apa kau ingin menggatal pada nya supaya ia kembali padamu" lengan Aira di tekan kuat oleh pria tersebut, "aku sakit mas" ujar Aira, Aira benar benar kesakitan karena kekasaran pria tersebut.
"mas biarkan aku masak dulu mas" mohon Aira namun pria itu tak membiarkan Aira begitu saja,. "kau tidak perlu masak sayang, kau harus melayaniku sekarang juga" pria itu menarik Aira lalu me****** b***rnya dengan paksa, "lepasin mas, mas tidak boleh melakukan nya" tolak Aira dengan menepis dan menjauh kan wajahnya dari pria itu,. "kenapa sayang, bukan kah kau sangat menginginkan ku, aku menginginkanmu sekarang" pria itu menarik Aira kedalam kamar, perlawanan Aira tidak ada gunanya, kekuatannya terlalu kecil dibanding dengan pria itu, . didalam kamar pria itu memaksa Aira untuk melayani nya dan ia memperlakukannya dengan sangat kasar, tangisan Aira benar benar menjelaskan bahwa kelakuan pria itu sangat lah kasar padanya.
Awalnya Aira mengira pria itu adalah pria yang sangat mencintainya di tambah ia juga adalah seorang pengusaha sukses, perbedaan usia tidak menjadi masalah bagi Aira, sehingga Aira rela meninggalkan Kent pada saat hari pernikahannya. pada hari pernikahan Kent dan keluarga sudah menunggu kedatangan Aira, semua tamu undangan sudah datang namun mempelai wanita tak kunjung datang juga, Kent dan seluruh keluarga nya sudah sangat cemas karena Aira tak juga datang, sampai semua tamu undangan dan penghulu sudah pada pulang, Aira tak kunjung datang juga sampai Kent tiba tiba mendapat kan sebuah pesan dari Aira, pesan itu berisi foto dan video Aira yang sedang bermesraan dengan pria lain, dan didalam pesan itu Aira menulis "tidak perlu menungguku, aku sudah menemukan yang lebih baik dari mu" membaca pesan dari Aira Kent langsung menangis dan ia tak habis pikir dengan apa yang dilakukan Aira pada nya. hari itu tidak ada pernikahan antara Kent dan Aira tapi yang ada hanya lah kekecewaan. sejak saat itu Kent sangat membenci wanita namun ketika Kent sudah menemukan sesosok yang ia harapkan ternyata wanita itu juga sudah menjadi milik orang lain yaitu sepupunya sendiri.
"terimakasih sayang" ujar pria 50 tahun itu kepada Aira namun Aira hanya menangis saja karena sekujur tubuh nya terasa sakit oleh permainan kasar pria itu. "kenapa kau menangis, bukan kah itu sangat nikmat sekali?" tanya pria itu, ambil menangis Aira memberanikan diri untuk bertanya "mas, kenapa mas tidak mau menikahiku, bukan kah dulu mas berjanji mau menikahiku sehingga aku meninggalkan Kent untuk mu mas?" ujar Aira. "hah menikah, aku hanya membutuhkan mu untuk memuaskan nafsu ku bukan untuk menjadi istriku, aku tidak mau keluarga ku hancur karena aku menikahimu, aku sudah punya anak dan aku tidak ingin mereka sampai tau kalau aku punya simpanan sepertimu, kau jangan sekali sekali mencoba mengatakan pada siapapun kalau kau ingin selamat, kau mengerti" ujar pria itu, ia kini menjambak rambut Aira sampai Aira tak mampu lagi berkata kata karena rasa sakit yang ia rasakan di tubuhnya juga rasa sakit didalam hatinya. "mas aku tidak masalah jika kau ingin membunuhku, tapi kau ingat satu hal, aku akan memberitahu Kent tentang kau yang telah memeperkosa kakak nya dan kau juga yang sudah membunuh kakak iparnya, dan kau pasti akan di penjara mas" ujar wanita itu, namun pria itu tak tinggal diam, ia semakin menarik rambut Aira dengan kasar, "kau dengar, jika kau berani berani mengatakannya pada siapapun, kau lihat foto ini" pria itu menunjukkan sebuah foto keluarga kepada Aira di ponselnya. "pria dan wanita yang di sampingmu akan aku bunuh jika kau berani macam macam padaku" ujar pria itu membuat Aira terdiam dan tak lagi melawan.
__ADS_1