Istri Untuk Om Kent

Istri Untuk Om Kent
Kampus


__ADS_3

HARI INI Adalah hari pertama Angela mulai perkuliahan setelah selesai masa orientasi mahasiswa baru,. seperti biasa ia pergi ke kampus di antar oleh supir pribadinya,.


Angela bersama teman temannya kini sudah berada di kampus, perkuliahan dimulai dengan baik, "An, apa kita boleh makan siang bersama, saya tunggu di kantin ya, jangan lupa ajak Dania dan Fika" isi pesan yang Angela terima. pada saat break tiba Angela segera menemui Fika dan Dania untuk ia ajak pergi ke kantin kampus, "An, sebenarnya yang ajak kita makan siang siapa sih?" tanya Dania dan Fika, sebab mereka adalah mahasiswa baru di kampus tersebut, dan mereka belum terlalu mengenali kakak senior dan teman teman mahasiswa baru di sana, tapi sudah ada yang mengajak mereka makan siang. "kalian pasti tau nanti, kita kesana aja deh" jawab Angela. Angela sendiri juga bingung kenapa dia dan teman temannya di ajak makan siang oleh seseorang yang mengiriminya pesan.

__ADS_1


"hai" panggil Reyno sambil melambaikan tangannya dari sebuah meja ke arah Angela dan teman temannya. "ya ampun, itu kk Reyno, apa dia menyapa kita, astaga An, dia tampan sekali hari ini" ujar Fika. "iya Fik, dia melambaikan tangan untuk kita karena kak Reyno lah yang mengajak kita makan siang, " jawab Angela santai. "apa" Fika dan Dania kaget dengan apa yang Angela katakan. "ya ampun kalian kenapa sih" tanya Angela, "An Lo kok bisa santai aja diajak kak Reyno makan siang" ujar Fika, yang kini sudah mulai salah tingkah karena ia begitu mengagumi Reyno, "hai kak, nih Dania dan Fika sudah aku bawa" ujar Angela pada Reyno. "silahkan kalian duduk saja" jawab Reyno. "oh iya an, bagaimana dengan pembelajaran pertama mu tadi? tanya Reyno pada Angela, "ya lumayan lah kak, lumayan bikin pusing, hehe" canda Angela, "hehe memang kalau pertama ya begitu tapi nanti setelah kita jalani kita akan terbiasa, terbiasa pusing" canda Reyno lagi,. namun Reyno tiba tiba melihat Dania dan Fika yang hanya diam saja memperhatikan percakapan Reyno dengan Angela. "kalian berdua kenapa diam saja, kalian pesan lah makanan, kalian pasti sudah lapar kan karena di serang oleh mata kuliah yang bikin pusing" ujar Reyno pada kedua nya,. "kak Rey, Fika tuh salting kalo didekat kak Reyno" canda Angela. "ih an apaan sih," ujar Fika sambil menyiku Angela menggunakan siku tangannya, "ngga kak Rey, Angela kebanyakan becanda deh, hehe" ujar Fika dengan nada sedikit gugup, " beneran juga ngga apa apa kok" ujar Reyno. seketika Fika menjadi malu karena perkataan Reyno " duh ini gara gara Angela nih, kan jadi ketahuan" gumam Fika.


"Rey, apa kau sudah bertemu dengannya" isi chat di ponsel Reyno, "sudah, aku sedang bersama nya dan teman teman nya" balas Reyno.

__ADS_1


"luar biasa, ternyata biar begitu dia bukan wanita lemah" ujar Reyno yang menyaksikan apa yang dilakukan Fika kepada Anjani. "Lo ngga apa apa An" Fika dan Dania menenangkan Angela. "kalian kenapa?" Angela kenapa?" tanya Reyno pura pura tidak tau apa yang sudah terjadi, "aku ngga apa apa kok kak, soalnya tadi ada Fika yang nolongin" jawab Angela. "kak Rey, kak Rey bisa ngga sih tolong bilangin ke pacar kak Reyno biar ngga gangguin Angela lagi, Angela punya trauma kak soal berantem gitu jadi dia ngga akan berani melawan, untung tadi kita dan Dania masih ada disini" ujar Fika yang malah marah marah pada Reyno. "Fik, ini bukan salah kak Reyno Lo, kenapa malah marah marah sama kak reyno" ujar Angela. "memang bukan salah kak Reyno tapi sumber masalahnya tetap kak Reyno karena cewek gatal itu suka sama kak reyno makanya dia suka gangguin kamu An" ujar Fika. "Ya udah nanti aku bakal ingatin Anjani deh" ujar reyno, ia juga merasa bahwa semua yang dikatakan Fika itu benar. "baguslah" ujar Fika kesal.


"ya sudah ya sudah kita makan dulu deh" ujar Dania, "ide bagus" jawab Angela. ke empatnya pun kini makan bersama di kantin. "hei" suara seseorang tiba tiba mengagetkan ke empat nya, "astaga Aven, Lo bisa ngga sih kalo ngga ngagetin" ujar Dania yang kesal karena hampir tersedak dikagetkan oleh Aven. "guys kok bisa ya kalian makan tanpa ajak aku, oh udah ada teman baru rupanya, pantas saja kalian lupain aku" ujar Aven. "bukan begitu Ven, kak reyno ngajak kita makan siang jadi kita ngga mungkin ngajak kamu kan ngga enak sama kak reyno nya" jawab Dania "banyak alasan" ujar Reyno. "udah udah, kamu makan bareng kita aja ven, kamu ambil tuh kursi dari sana, tari kemari" jawab Fika. "ih Fika, kamu memang manis sekali" Aven mencubit kecil pipi Fika. "ih tangan mu kotor ven, nanti aku jerawatan " ujar Fika sambil membersihkan wajahnya dengan tisu "jerawatan juga pasti tetap cantik kok" ujar Reyno tiba tiba, "ehem" Angela berdehem mendengar perkataan Reyno. sedangkan Fika sudah salting brutal mendengar perkataan Reyno, "wah wajah Fika memerah gitu" ujar Angela. "ih apaan sih an, mana ada" balas Fika yang sudah malu sendiri.

__ADS_1


"Dan sepertinya aku malas nih pesan makanan, Lo siapin gue dong Dan" ujar Aven pada Dania, "ih Aven kebiasaan deh, perasaan setiap makan malas mesan makanan" jawab Dania. "ngga pa pa dong Daniiii kan lebih enak di suapi sama kamu" ujar aven. "ngga mau ven, kamu pesan aja makanan mu, aku lapar banget ni, ngga mau berbagi" balas Angela. "ya ampun Dan, kamu tega biarin aku kelaparan begini" ujar Aven. "ya sudah ini, tapi cuma di suapan aja ya" Dania terpaksa menyuapi Aven yang malas memesan makanan, "thank you Dania manis" ujar Aven sembari menerima suapan makanan dari Dania.


__ADS_2