Istri Untuk Om Kent

Istri Untuk Om Kent
BIMO CEMBURU


__ADS_3

"uhuk uhuk," Angela dan Kent malah tersedak barengan. "ya ampun kalian berdua kenapa tersedak barengan sih" ujar Oma.


"ma Angela kesana sebentar ya" Angela pergi dari sana karena merasa terganggu dengan pembicaraan ibunya dengan opa Oma nya Bimo. "sayang, makanan nya habisin dulu" ujar mama Angela. "udah ma, Angela udah kenyang" jawab Angela sembari pergi dari sana. "kenapa Angela langsung pergi ya" gumam Kent. "apa dia benar benar tidak suka dengan ku sampai sampai dia harus pergi meninggalkan makanan nya" gumam nya lagi.


"huh bete banget deh kalo mama bicarain pengen punya menantu seperti om gila itu, ih jangan sampai, amit amit" ujar Angela.


sedangkan di meja makan Kent terus kepikiran dengan Angela, "nak Kent, kenapa makanan nya tidak dimakan lagi" tanya mama Angela yang melihat Kent malah melamun sejak kepergian Angela. "oh ngga apa apa Tante, saya seperti nya juga sudah kenyang, saya sepertinya mau ke toilet dulu, permisi om, Tante" ujar Kent, kini ia pun pergi dari meja makan tersebut,. "ya ampun kenapa Kent dan juga putri anda Angela jadi sama seperti itu ya Bu, seperti nya mereka cocok deh" ujar Oma pada mama Angela. "iya ya Bu, saya juga merasa begitu," jawab mama Angela.


"maaf Bu, kalo menurut saya kita beri kebebasan untuk anak anak kita saja, ya kalau mereka memang sama sama punya perasaan itu memang tidak salah tapi kalau untuk menjodohkan karena keinginan kita orang tua saja, saya kira saya tidak terlalu mendukung" ujar pak Andrey, sejak Angela kecil pak Andrey memang selalu memberi kebebasan untuk Angela apalagi kini Angela sudah mulai dewasa, pak Andrey yakin putrinya sudah bisa menentukan apa yang baik untuk hidupnya.


"saya setuju dengan apa yang dikatakan pak Andrey, lagian kesamaan diantara mereka belum tentu membuat mereka saling menyukai" balas opa.


Disisi lain, Angela kini sedang memandangi bintang di langit, karena saat ini ia ada di luar rumah nya. tiba tiba ponsel Angela berdering petanda ada panggilan masuk "Bimo" Angela segera mengangkat panggilan dari Bimo. "hai sayang, apa kabar? aku benar benar sangat rindu padamu" ujar Bimo dari sambungan telepon. "aku baik baik saja sayang tapi hati ku sedang tidak baik baik saja" jawab Angela. "kau kenapa sayang?" ujar Bimo. "aku kangen sejak kemaren kau tidak ada menghubungiku, ku kira kau sudah melupakanku" balas Angela. "sayang, aku minta maaf ya, aku benar benar sibuk dengan tugas kuliah, aku juga sangat merindukan mu sayang tapi aku tidak punya pilihan, ini juga demi masa depan kita sayang" balas Bimo. "iya iya, aku paham," jawab Angela dengan suara pelan. "loh kok suara nya kayak ngga senang gitu, aku jadi sedih juga ni sayang" jawab Bimo. "iya iya, aku akan berusaha sabar sayang, oh iya opa dan Oma juga ada di rumah Lo, mereka diundang oleh ayah makan malam disini" balas Angela. "oh ya, dalam rangka apa om Andrey mengundang opa dan Oma sayang?"


"mama sedang ulang tahun sayang, jadi kebetulan tadi siang ayah jumpa Oma di mall, makanya sekalian di undang makan malam"


"jadi Tante ulang tahun hari ini, kalau begitu sampein salam dari ku pada om dan tante ya, dan selamat ulang tahun untuk Tante, doa terbaik untuk Tante ya sayang" jawab Bimo.

__ADS_1


"iya sayang, nanti Angela sampaikan"


"hmm sayang, aku benar benar kangen loh pengen peluk" ujar Bimo.


"ih kangen nya cuma pengen peluk aja" jawab Angela.


"sebenarnya pengen lebih juga tapi belum boleh, hehe" jawab Bimo.


"dasar nakal" ujar Angela.


"biarin, nanti kalo kita udah sah, kau siap siap lah buat menghadapi kenakalanku" jawab Bimo.


'lah kan ngga ada yang salah sayang, hehe.. oh iya bagaimana dengan kuliah mu, apa kuliah di sana menyenangkan?" tanya Bimo.


"huh aku capek tau sayang, masak di hari pertama masuk, sudah ada kakak senior yang resek, katanya jangan genit genit ke cowok nya lah, padahal aku kan ngga genit dan ngga suka sama cowok juga, dan yang lebih parahnya lagi cowok itu ternyata bukan pacar nya, malu maluin banget" Angela sebenarnya sudah sangat ingin bercerita pada Bimo. sebelum Bimo menanyakan nya.


"tau dari mana kalau cowok itu bukan pacar nya?" tanya Bimo selidik.

__ADS_1


"jadi sayang, ternyata cowok itu adalah kakak senior dan merupakan ketua BEM di kampus, ku akui dia memang keren sih, dia juga tampan," tanpa Angela sadari ia malam memuji pria lain saat ia bercerita dengan pacarnya, Bimo yang mendengarnya sedikit cemburu, ia kini terdiam tanpa menanggapi cerita Angela. menyadari Bimo sejak tadi sudah terdiam, Angela pun menghentikan cerita nya. "sayang, kenapa kau diam," namun Bimo sama sekali tidak merespon pertanyaan dari Angela. "duh kenapa sih laki laki kalo marah atau cemburu itu suka diam" gumam Angela. "sayang, aku benar benar tidak menyukai kakak itu, kau jangan cemburu begitu" ujar Angela.


"hemmm, memangnya aku ada yah bilang kalau kau menyukai nya," balas Bimo.


"e tidak sih, maksud ku mengapa kau diam saja sayang pas aku cerita?" jawab Angela gugup.


"kau kan sedang cerita jadi ya aku dengarkan, apalagi kau sepertinya semangat sekali cerita tentang pria tampan dan keren itu" balas Bimo.


"sayang, maafin aku, kau jangan marah sayang" ujar Angela.


"iya iya, aku ngga marah kok sayang, tapi kau harus jaga hati ya, karena ternyata ada pria tampan dan keren di kampus mu, " ujar Bimo.


"sayang, sekalipun ada pria tampan di kampus, tapi di hatiku cuma ada kamu sayang" rayu Angela.


di belaik dinding ternyata sudah ada Kent yang sejak tadi menguping pembicaraan Angela dengan Bimo "heh, dasar bocah bocah lebay, dikit dikit sok ngambek, dikit dikit baikan, lebay lagi" gumam Kent.


"sayang aku masih kangen tapi aku sudah kelamaan disini, mama dan ayah juga opa dan Oma pasti nungguin aku didalam, aku tutup dulu ya. " Angela menutup telepon Lalau segera melangkah masuk kembali kedalam rumah. ketika Angela melangkah kan kaki nya beberapa langkah tiba tiba saja tangan nya di tarik oleh seseorang "aaa" teriak Angela langsung di bungkam menggunakan telapak tangan nya. "kau diam lah, tidak usah teriak nanti orang tua kita dengar".

__ADS_1


"lepain, kau siapa sih" Angela menoleh ke wajah pria itu dan betapa kaget nya dia ketika mengetahui bahwa yang menariknya adalah Kent. "om Kent, om jangan macam macam om, atau Angela akan teriak"


__ADS_2