Istri Untuk Om Kent

Istri Untuk Om Kent
Bimo Nembak Angela


__ADS_3

"Bim, maafin aku Bim, aku tidak ingin kau punya perasaan yang lebih pada ku, aku hanya ingin kita sahabatan saja, andai saja Bim om Kent sebaik diri mu pasti aku akan sangat menyukai nya, tapi semua sudah ia hancurkan dan sekarang aku sangat membencinya" ujar Angela.


"Angela, apa kau sengaja menghindar dari ku?" Bimo mulai galau dengan sikap Angela.


"tidak apa apa Angela, aku akan menunggu mu sampai kau benar benar menyukai ku, kau gadis yang berbeda dari yang lain Angela" Bimo meletakkan ponsel nya lalu menarik selimut nya dan segera tidur.


***


"Angela aku menyukai mu, mau kah kau menjadi pacar ku" Bimo berlutut di hadapan angela dan memberikan sebuah bunga mawar merah kepada Angela.


Angela menutup mulut nya yang kaget dengan menggunakan telapak tangan nya, ia juga tak kuasa menahan rasa bahagia nya karena orang yang selama ini ia sukai ternyata juga menyukai nya dan saat ini sedang menyatakan perasaan padanya.


Angela meraih bunga yang di pegang Bimo "iya aku mau Bim" ucapan Angela membuat Bimo merasa sangat bahagia, ia bangkit dan segera memeluk Angela dengan erat


"An aku sangat bahagia An," Bimo terus memeluk Angela, suara tepuk tangan dari semua teman teman yang menyaksikan nya mereka terdengar sangat meriah.


"aku juga sangat bahagia Bim", Angela menatap wajah Bimo dan Bimo juga menatap wajah Angela.

__ADS_1


Angela mendekatkan wajah nya pada Bimo dan hendak mencium b**** Bimo, begitu pula dengan Bimo yang mengetahui apa yang akan dilakukan Angela pada nya kini menutup mata dan memanyunkan bibir nya hendak menc**** bibir ranum angel".


"cup" Bimo terjatuh dari tempat tidur nya dan ia sekarang sudah berada di lantai,. "auuuu sakit sekali" Bimo memegang jidat nya yang terkena lantai karena jatuh dari tempat tidur nya,. "ya ampun ternyata hanya mimpi" Bimo kembali bangkit dan segera naik kembali ke ranjang nya.


***


"Angela, heh kau memang sangat cantik dan aku sempat jatuh hati pada mu tapi lama lama kau mengesalkan juga ya, seharusnya tadi siang aku tidak hanya bermain main saja padamu tapi harus nya aku benar benar melakukan apa yang kau tuduh kan padaku" Kent memandangi foto Angela pada ponselnya yang ia lihat dari akun sosial media Angela.


"Angela, apa kau tau, aku sebelumnya tidak pernah seperti ini dengan ibu ku dan sekarang kau mau menghancurkan hubungan ku dengan Ibu ku, kita lihat saja siapa yang akan menang, kau atau aku, hahhhh," tiba tiba saja Kent melempar sebuah gelas yang berada di atas meja ke tembok kamar sampai pecah karena rasa kesal nya semakin besar ketika melihat foto Angela.


***


Angela berjalan ke arah balkon rumah nya, ia menatap bintang bintang yang begitu indah, namun entah kenapa air mata Angela malah menetes di pipi nya, perasaan Angela kini sangat berkecamuk, ia rasanya sangat kesal dengan apa yang diperbuat Kent pada nya tapi jauh di lubuk hati nya paling dalam ia juga tidak bisa membenci Kent sepenuh nya, ntah pesaraan apa yang di rasakan Angela sekarang dan dia juga bingung harus bagaimana bersikap pada Kent jika ia jumpa dengan Kent suatu saat.


"aaaaaaaaaaaaa" terikat Angela di atasa balkon rumah nya, Angela merentangkan tangannya menikmati angin sambil berteriak melepas rasa kesal nya, suara Angela terdengar samar samar dari kamar ayah ibu nya. kedua nya pun kini segera melangkah dan naik ke asal suara.


"nak ada apa nak, kau sedang apa disini" tanya pak Andrey. pak Andrey dan istrinya kaget melihat Angela berada di sana tengah malam apalagi ketika mereka mendengar teriakan Angela dan air mata Angela terlihat jelas di pipi nya. ibu Angela memeluk putri nya karena ia tidak sanggup melihat putrinya seperti nya punya banyak masalah.

__ADS_1


"nak, kalau kau punya masalah ceritakan lah pada ayah dan mama mu, kau jangan sekali kali melakukan hal ini lagi nak, ayah dan aman mu tidak akan sanggup kehilangan kamu" ayah Andrey ikut memeluk Angela.


Angela yang bingung dengan ucapan ayah nya hanya terdiam melihat kedua orang tua nya.


"nak kita masuk saja ya," mama dan ayah nya Angela menuntun Angela untuk masuk kembali ke dalam rumah dan mengantarkan nya ke kamar nya.


"kau tidur lah nak, mama akan menunggu mu sampai kau tertidur" mama nya intan sangat khawatir kalau Angela akan melakukan hal nekat seperti yang ia lihat barusan, ia tidak mau kehilangan Angela untuk kedua kali nya karena sewaktu Angela masih di sekolah dasar ia pernah hilang di culik dan penculikan itu membuat Angela mengalami trauma yang sangat besar, sejak penculikan itu juga Angela selalu ketakutan ketika melihat orang berkelahi, ntah apa yang dialami Angela pada saat penculikan itu, Angela juga tidak pernah menceritakan nya pada ke dua orang tua nya karena ketika ia menceritakan nya rasa nya trauma nya juga ikut kembali. ayah dan ibu nya Angela juga tidak mau membahas nya lagi sebab mereka lebih mementingkan kondisi Angela dari pada harus tau cerita tentang penculikan itu.


Angela kini sudah tertidur pulas, ia sangat merasa nyaman tertidur sambil rambut nya di elus elus oleh ibu nya,.


"kau tidak boleh melakukan hal aneh nak, mama dan ayah sangat menyayangi mu, kamu adalah alasan mama dan ayah untuk tetap bertahan hidup, kau juga adalah anugerah terbesar mama dan ayah ketika dulu kami sulit sekali memiliki keturunan dan kami hampir di pisahkan oleh opa Oma mu tapi kau menyelamatkan pernikahan papa dan mama karena kehadiran mu di rahim mama. apa kau tau nak, pada saat mama tau kau ternyata sudah berada di rahim mama, mama dan papa sangat bahagia dan saat itu papa dan aman berjanji akan menjaga mu dan melindungi mu sampai kapan pun" ibu Angela mengusap air mata nya yang menetes di pipi nya.


"selamat tidur ya nak" mama Angela mencium pucuk kepala Angela, memakai kan Angela selimut, ia juga mematikan lampu dan menghidupkan lampu tidur Angela lalu segera pergi dari sana untuk kembali kedalam kamar nya.


Angela yang sejak tadi hanya berpura pura tidur kini menatap kepergian ibu nya "maafin Angela ma, Angela sudah membuat mama dan ayah khawatir pada Angela" Angela tak menyangka ayah dan ibu nya mendengar teriakan nya di balkon padahal Angela tidak sedang ingin bunuh diri tetapi ia hanya ingin menenangkan pikiran nya, tapi ternyata ayah dan mama nya malah berfikiran lain dengan keberadaan nya di balkon.


"semua ini gara gara om Kent sialan itu, kau lihat saja nanti pembalasan ku" gumam Angela sambil menarik selimut nya dan segera tidur.

__ADS_1


__ADS_2