Istri Untuk Om Kent

Istri Untuk Om Kent
Keberangkatan Bimo


__ADS_3

"wanita yang kuharapkan? Bim apa kau sadar dengan ucapan mu, wanita yang kuharapkan adalah Angela, tapi aku hanya belajar mengalah demi kau dan kebahagiaan Angela" gumam Kent.


"oh iya Bim, semoga saja" ujar Kent


"om Kent apa malam ini aku boleh tidur dikamar mu, karena aku sama sekali belum pernah masuk kesana om, justru Angela malah sudah pernah".


"terserah kau saja tapi kau tidur di sofa ya"


"om Kent kenapa sangat kejam, aku kan besok mau berangkat, om Kent tega besok pagi seluruh badanku sakit semua?"


"haha, kalau kau tidak mau, kau tidak usah tidur disana".


"ya sudah aku tidak akan tidur di sana tapi aku boleh kan masuk kesana, aku sangat penasaran apa isi kamar om itu sampai sampai aku tidak pernah di ijinkan masuk"


"tidak tidak, kau sana saja, om tidak ijinkan"


***


"gelang nya cantik sekali" Angela memandangi gelang yang di berikan oleh Bimo.


"baru ketemu kenapa sudah rindu saja ya, apa aku telpon saja, ah tapi malu ah nanti dikira aku bucin"


"Angela sedang apa ya? Bimo yang juga sedang memikirkan Angela tidak bisa memejamkan mata nya.


"apa aku telpon saja, ah tapi apa nanti dia mau mengangkat nya, ah tapi ngga apa deh, aku coba saja.


Angela yang sedang memegang ponsel nya tiba tiba mendapat panggilan dari Bimo, namun baru saja ponselnya berdering, jari tangan Angela malah tak sengaja merijek panggilan tersebut.


"yah yah yah, kenapa dimatiin sih, dasar bodoh" ujar angela.


"kok ngga diangkat, apa Angela sibuk ya, kalau begitu aku chat saja deh.


"hai Angela sayang, kau lagi apa, aku tidak bisa tidur nih, apa kita boleh video call?" pesan dari Bimo.


"ya ampun ini bagaimana, ini tidak bisa, aku harus memakai make up dulu" Angela memakai. make up tipis di wajahnya lalu mengangkat panggilan video dari Bimo.


"hai sayang"


"kau cantik sekali sayang, lagi apa? kok belum tidur sih cantiknya aku".

__ADS_1


"Belum bisa tidur sayang, kalo kamu kenapa belum tidur, bukan nya besok mau berangkat pagi ya."


"iya sayang aku kepikiran kamu terus, kamu kan ga bisa apa apa, nanti kalau kau butuh bantuan ku gimana dong"


"sayang, kau tenang lah, aku, Angela mulai sekarang akan belajar mandiri"


"wah bagus sayang tapi nanti kalo aku udah kembali lagi, aku janji akan terus membantumu bahkan setiap hari, setiap saat"


"setiap saat? emang kau setiap hari bersama ku"


"iya dong, karena nanti kalau aku sudah menyelesaikan pendidikan ku, aku mau segera melamar mu, biar kita ngga usah jauh jauh lagi, dan setiap malam aku bisa memelukmu sebelum tidur"


"oh jadi cuma dipeluk aja,?"


"MMM apa lagi ya" Bimo pura pura mikir


"udah udah sayang, kau tidur lah, besok kau harus bangun cepat"


"iya sayang tapi Videocall nya jangan dimatiin ya"


"iya sayang"


Air mata Bimo menetes di pipi nya


"hei apa apaan seorang laki laki menangis" ujar Kent


"ya wajar om, Bimo kan mau pergi jauh," jawab Bimo.


"kau baik baik lah di sana, awas kalo sampai macam macam" ancam Kent becanda.


"om Kent" Bimo menatap Kent


"iya ada apa Bim?"


"om jagain opa dan Oma ya selama aku tidak ada"


"pasti Bim, "


"satu lagi om"

__ADS_1


"iya" tanya Kent penasaran


"jagain Angela juga" seketika Kent terdiam.


"ya sudah kalau begitu aku berangkat ya," Bimo melangkah kan kaki nya menuju pesawat yang akan membawanya.


***


"ya ampun sudah jam berapa ini" Angela terbangun dari tidur nya, ia melihat ponselnya sudah mati, dilihatnya jam dinding ternyata sudah pukul 10.00.


"Bimo pasti sudah berangkat, kenapa aku harus bangun kesiangan sih". Angela mengacak rambut nya.


"nak, kau sudah bangun, sarapan lah dulu, mam sudah menyiapkan sarapan untuk mu" ibu nya Angela tiba tiba masuk ke kamar,


"ma, maaf ya Angela bangun nya kesiangan"


"ngga apa apa nak, mungkin kau terlalu lelah karena semalam" ibu mengusap kepala putrinyan itu.


"oh iya, ayah kemana ma?" tanya Angela yang tak melihat kehadiran ayah nya.


"ayah sudah ke kantor nak, tadi ayah pergi pagi pagi sekali katanya sedang ada pertemuan dengan client besar.


***


Sementara itu pak Andrey sudah berada di ruangan menunggu client yang akan datang untuk memulai kerjasama dengan perusahaan nya. pintu ruangan pun terbuka, pak Andrey langsung menoleh segera berdiri untuk menyambut client nya. namun mata pak Andrey tiba tiba kaget melihat siapa yang datang kesana. "Kent, eh maksud ku tuan Kent, selamat datang pak, kami sangat senang menyambut kedatangan bapak" pak Andry tetap bersikap profesional walaupun ia sangat membenci Kent. beberapa lama berlangsung, Kent menerima kerjasama dengan perusahaan pak Andrey.


setelah berjabat tangan tanda kerja sama sudah di setujui, Kent memilih untuk segera pergi dari sana. "pak Kent tunggu" Kent menghentikan langkah nya. "ada apa pak Andrey" tanya Kent dengan tetap bersikap biasa. "apa kita boleh bicara berdua?" tanya pak Andrey. "maaf pak Andrey, kalau yang bapak bicarakan tidak ada hubungannya dengan perusahaan saya terpaksa pergi sekarang karena saya masih banyak urusan" ujar Kent.


"baik lah pak Kent" wajah pak Andrey kecewa ntah apa yang ingin ia bicara kan.


"kalau begitu saya permisi dulu pak" Kent pun pergi dari sana meninggalkan pak Andrey


"untunglah putri ku tidak mau dengan mu Kent, ternyata kau terlalu angkuh" ujar pak Andrey ketika ia sudah tidak melihat Kent disana.


sedangkan didalam mobilnya Kent sebenarnya kepikiran tentang apa yang ingin dibicarakan oleh pak Andrey, " apa yang mau ditanya kan om Andrey, duh Kent, kenapa tadi kau bersikap sok tegas begitu" gumam Kent.


Malam hari, Angela sibuk memandangi ponselnya menunggu panggilan telepon dari Bimo namun sudah sampai pukul 10 malam ia tak juga mendapat kabar dari Bimo.


Angela memilih tidur karena ia merasa percuma kalau ia menunggu panggilan Bimo. namun ketika Angela ingin memejamkan matanya, tiba tiba saja ponsel nya berbunyi, ia pun langsung bangkit dan mengambil ponsel nya.

__ADS_1


"sayang, aku sudah sampai, maaf aku tidak sempat menghubungi mu, karena banyak hal yang harus aku selesai kan dulu, aku harap kau baik baik saja di sana, aku mencintai mu" isi pesan Bimo.


__ADS_2