
"iya ayah, Angela setuju dengan mama, karena dulu om Kent itu sangat baik pada Angela".
"tidak ma, An, kali ini ayah tidak setuju dengan kalian. pokoknya ayah tetap tidak ingin kau dekat dekat lagi dengan nya, mulai hari ini kau harus menjaga jarak dengan nya titik".
Angela hanya menunduk saja mendengar ucapan ayah nya.
"ya sudah kalau begitu ayah pergi dulu, ingat jangan kerumah itu lagi"
"baik ayah," Angela dan ibunya Salim pada ayah nya.
beberapa menit kemudian setelah pak Andrey pergi "Ting nong, Ting nong" suara bel rumah berbunyi. "ya ampun ayah ada apa lagi sih" Angela membuka pintu, Angela kaget melihat siapa yang di depan nya.
"bunga, dari siapa ya? apa ini dari Bimo, tapi kenapa dia meminta maaf atau jangan jangan ini dari om Kent, ih apaan sih Angela, kau tidak boleh menerima nya, ayah sudah melarang mu" Angela mengambil bunga tersebut dan langsung membuangnya kedalam tong sampah, "kenapa di Buang" seorang pria didalam mobil diseberang jalan sedang memperhatikan apa yang dilakukan Angela terhadap bunga yang ia kirimkan.
namun beberapa saat kemudian seorang kurir pengantar bunga kembali datang, "permisi mba, ada paketan bunga dari seseorang" ujar kurir
"maap pak, bunga nya bapak bawa saja lagi, saya tidak mau menerima nya" jawab Angela.
"tidak mbak, mba harus menerimanya dulu, "
"ya sudah, ini dari siapa pak?"
"dari seseorang yang berinisial B mba"
"apa inisial B, apa itu Bimo?" gumam Angela
Angela mengambil bunga tersebut lalu ia baca isi surat yang ada di dalam nya, "ya ampun Bim kau lucu sekali, "Angela mencium aroma bunga yang begitu sangat harum"
"siapa yang mengirim bunga itu, kenapa Angela malah menerima nya dan membuang milik ku, apa ada seseorang yang mencoba mendekati Angela, tidak tidak aku harus cari cara lain". ujar Kent.
Angela membawa bunga tersebut masuk kedalam rumah nya sambil wajahnya tersenyum bahagia, "wah wah seperti nya bahagia sekali, itu bunga dari siapa nak" tanya ibu yang melihat Angela begitu bahagia membawa sebuah ikatan bunga.
"ini dari Bimo ma" ujar Angela sambil langsung masuk ke dalam kamar nya.
__ADS_1
sesampainya dikamar, Angela melihat sebuah pesan masuk kedalam ponselnya "kenapa bunga nya di buang?" betapa kaget nya Angela melihat siapa yang mengirim kan pesan tersebut, "astaga kenapa dia bisa tau kalau aku membuang bunga nya, apa dia mengintai ku" Angela melihat keluar dari kaca kamar nya dan benar saja, ia melihat mobil Kent yang sedang parkir di seberang jalan rumah nya, "om Kent".
Kent pun segera pergi dari sana. namun tiba tiba satu pesan kembali masuk kepada Angela. "ada apa lagi sih om Kent ini" sebuah pesan masuk dari Dania, "An kita boleh ketemu di cafe tidak, aku dan teman teman sudah mau berangkat nih" pesan Dania.
"oke Dania, aku akan segera bersiap siap dan kesana."
*ma Angela keluar sebentar ya,"
"mau kemana nak,?"
"Angela mau ke cafe bertemu teman teman"
"oh begitu, nak kau hati hati ya, ingat kalau kau jumpa dengan Kent kau langsung lah pulang atau hubungi ayah supaya ayah menjemputmu"
"baik ma," Angela Salim dan segera pergi
****
"hai Bim, kalian sudah lama disini"
"belum An, kami juga baru datang, An kau pesan lah makanan mu, kami sudah memesan makanan"
"baik lah, Angela memesan makanan.
"halo guys kali ini kita akan melihat seseorang yang ingin menyatakan cinta nya pada seorang gadis yang sangat ia cintai namun sebelum nya kita dengarkan dulu sebuah lagu yang dipersembahkan khusus pada gadis tersebut dan kita panggilkan gadis tersebut adalah Angela"
"apa, kenapa aku" Angela sangat kaget karena tiba tiba saja nama nya dipanggil.
"kepada Angela kami persilahkan maju kedepan" Angela pun maju kedepan.
sebuah lagu yang sangat romantis di nyanyikan dan seseorang datang menghampiri Angela membawa setangkai bunga "An, aku tau ini aneh tapi aku tidak bisa menahan perasaan ku An, An aku sudah lama sangat mencintai mu, aku tidak ingin kita hanya sahabatan saja tapi aku mau kita lebih daripada itu, jika kau menerima perasaan ku ma ambil lah bunga ini tapi jika kau menolak nya kau boleh turun dari disini dan aku janji apa pun keputusan mu, aku akan terima."
Angela yang masih kaget, terus memandangi Bimo, ia bingung dengan apa yang ia rasakan, namun tiba tiba tangannya mengambil bunga yang ada di tangan Bimo, "An kau, kau menerima ku An" Angela menganggukkan kepalanya dan Bimo pun langsung memeluk nya diatas panggung cafe. seluruh pengunjung cafe bersorak dan bertepuk tangan menyaksikan mereka berdua namun seseorang yang duduk di sebuah meja dan paling ujung malah mengepal kan tangannya.
__ADS_1
"Bimo kau,.. tunggu, apa aku cemburu, ah tidak tidak, aku hanya ingin meminta maaf pada Angela jadi aku tidak boleh menyerah" ujar Kent. Kent pun pergi dari sana namun tiba tiba Angela melihat ke arah nya. "om Kent" ujar Angela.
"apa an, om Kent?" tanya Bimo.
"oh tidak Bim, aku tidak mengatakan apapun, " Bimo kembali memeluk Angela dan membawa nya turun dari panggung cafe.
"wah ini terlalu membahagiakan ya guys, ternyata pernyataan cinta langsung diterima, jadi iri deh" ujar MC penyanyi cafe. lagu romantis pun kembali di putar dan Bimo menyuapi Angela dengan makanan yang mereka sudah pesan "ya ampun Bim, mentang mentang sudah pacaran kita di lupain " ujar Aven.
"iya nih, awas ya kalau gara gara ini persahabatan kita bubar kami akan membunuh kalian" ujar Dania.
"tenang guys dengan begini persahabatan kita akan semakin dekat, Karena aku dan Angela suatu saat akan menikah dan kalian akan punya keponakan dari kami" ujar Bimo. semua teman teman nya pun tertawa bahagia sambil menikmati makanan.
lama mereka di cafe, tibalah saat nya mereka untuk pulang " sayang aku yang mengantar kau pulang ya" ujar Bimo pada Angela.
"cie elah udah manggil sayang aja nih" ujar Fika. semua teman mereka tertawa dan Angela hanya tersenyum saja sambil menganggukkan kepalanya.
"ya sudah lah guys kita duluan ya, ujar Bimo" ia membuka kan pintu mobil pada Angela dan segera mengantarkan Angela ke rumah nya.
"An apa kau tau, aku sangat bahagia An, " ujar Bimo. Angela hanya senyum tersipu malu.
"An tapi aku sedih, opa dan Oma menyuruh ku untuk melanjutkan pendidikan di luar negeri dan aku tidak bisa menolaknya, kemungkinan kita akan berpisah beberapa tahun tapi kau tenang saja An, aku akan menyelesaikan pendidikan ku dengan baik dan setelah itu aku akan kembali dan kita akan menikah.
"menikah," ujar Angela
"iya an, jadi menurutmu kita pacaran untuk apa, tentu saja untuk menikah, aku sudah membayangkan kita akan memiliki anak 10, eh tidak tidak itu kurang 12 saja biar bisa membentuk cukup bola dan ada satu cadangannya,. "ya ampun Bim kau pikir aku mesin pembuat anak, lagian 12 anak, kau kuat sekali membuatnya" ujar Angela.
"An sepertinya kalau aku menikah dengan mu nanti, kau harus mengumpulkan energi yang banyak karena setiap hari aku akan menggempur mu" ujar bimo. "haa Bim, .setiap malam, apa kau tidak kasihan pada ku," Angela malah ngeri mendengar ucapan Bimo.
Bimo tiba tiba menghentikan mobil nya dengan pelan. "An , kau tenang saja, aku hanya becanda, mana mungkin aku menyiksa mu dan menggempur mu setiap malam, aku tidak akan melakukan nya kecuali",
"kecuali apa Bim"
"kecuali kalau kau yang menginginkan nya" Bimo membisikkan nya ke telinga Angela sehingga membuat Angela geli.
__ADS_1