
"An, kamu ngga usah takut, sepertinya pria itu tadi tidak mengenali mu jadi kau tetap aman An" Fika berusaha menenangkan Angela.
"iya Fik, kalau begitu kita pulang saja ya Fik" ujar Angela.
Angela dan Fika kini keluar dari dalam mall, "Angela, Fika, kalian disini juga" tiba tiba saja Angela dan Fika bertemu dengan Reyno. "kak Reyno, " ujar Fika. "ini siapa nak?" tanya seorang wanita yang ada di samping Reyno, "ma ini adik stambuk aku dikampung, kenalin An, Fik, ini mama aku,. Angela dan Fika pun berkenalan pada mama nya Reyno, "kalian cantik cantik ya, Rey, jadi kamu mau yang mana? " tanya mama Reyno, "apa, ma jangan gitu" ujar Reyno. "ngga apa apa sayang, mama suka dengan mereka berdua, sama sama cantik dan seperti nya mereka sangat baik"ujar mama Reyno. "oh iya Tante, kak Reyno, kami sebenarnya ingin pulang, kami pamit duluan dulu ya Tante, kak Reyno" ujar Fika. "oh iya sayang, kalian hati hati ya" jawab mama Reyno.
Setelah Angela dan Fika pulang, Reyno dan ibu nya pun kembali mencari ayah Reyno yang sejak tadi tidak kelihatan, "Rey papa kamu kemana sih, kebiasaan deh papa kamu itu Rey suka ngilang terus" ujar mama Reyno.
"ya udah ma, kalo gitu biar Reyno yang cari papa, mama belanja dulu aja" ujar Reyno sembari pergi mencari papa nya.
"mba saya mau beli perhiasan ini ya, " ujar seorang laki laki di sebuah toko perhiasan di mall yang sama dengan tempat Reyno dan mama nya berada.
"pak, apa benar bapak mau beli dua dengan bentuk yang sama? kalau boleh tau bapak mau beli untuk siapa nih, seperti nya spesial sekali" ujar si penjual persiasan.
"oh, ini untuk istri saya mbak, dan satu lagi untuk adik perempuan saya, saya sengaja beli sama biar mereka lebih kompak lagi" ujar sang pria.
"wah, istri dan saudara perempuan bapak sangat beruntung sekali" ujar sipenjual perhiasan.
disisi lain, mama Reyno melihat toko perhiasan di sebelah toko tempat pria tersebut berada, ia melihat lihat perhiasan di sana, "wah yang ini cantik sekali, tapi Ngga dulu deh, aku beli Minggu depan saja" ujar mama nya Reyno, ia pun memilih keluar dari toko perhiasan tersebut. ketika mama nya Reyno keluar dari toko perhiasan tersebut, ia pria yang membeli perhiasan di toko sebelah juga sedang keluar dan kedua nya kini berpapasan "papa, papa ternyata di sini" ujar mama Reyno. "mama ngapain di sini?" tanya ayah Reyno. "pa, mama tadi kan tanya papa, kenapa tanya balik?"
__ADS_1
"ma, papa tadi hanya lihat lihat saja, ternyata tidak ada yang menarik, jadi papa pergi saja" jelas papa nya Reyno.
"papa lihat lihat perhiasan mau beli buat siapa? apa papa mau beli in untuk perempuan simpanan papa" tanya mam reyno selidik karena curiga.
"ya ampun ma, sampai kapan mama menuduh papa seperti ini, papa kemariemang mau melihat lihat perhiasan tapi papa bukan mau membelikan perhiasan pada wanita simpanan atau semua yang mama tuduhkan itu" ujar papa Reyno.
"jadi papa ngapain melihat lihat perhiasan disini kalau bukan untuk membelikan buat wanita simpanan papa?" ujar mama Reyno
"ma, mama dengar dulu, papa kesini mau membelikan hadiah buat anak client papa yang mau ulang tahun, ya papa harus menarik perhatian mereka dulu biar mau menerima kerja sama dengan perusahaan kita ma" jelas papa Reyno.
"apa papa tidak bohong?"
"ma, buat apa papa bohong, tidak ada gunanya, mama harus percaya pada papa, sampai kapanpun papa tidak akan pernah punya wanita lain. papa Reyno memeluk istrinya untuk menenangkannya.
"tidak apa sayang, hanya salah paham saja" jelas mama Reyno.
"ya sudah ma, kita kayaknya pulang saja deh, soalnya ini sudah hampir sore" ujar Reyno.
Reyno dan kedua orang tua nya kini segera pulang.
__ADS_1
Di rumah nya, Angela sedang merenung di dalam kamar nya, ia teringat kembali kejadian belasan tahun silam yang Lalu ketika ia melihat dengan mata kepala nya sendiri seorang wanita sedang di perkosa oleh seorang pria yang tadi siang ia tak sengaja tabrak di mall.
*"Flasback"*
"kau kelihatan cantik sekali sayang" ujar pria itu
"mas aku mohon lepasin aku, aku sudah punya suami mas, aku juga sudah punya anak, tolong lepasin aku" mohon si wanita.
"kau tenang lah sayang, aku akan melepaskan mu tapi kita bersenang senang dulu, bukan kah dulu kau juga sangat mencintai ku" ujar pria
"mas tidak mas, aku sudah tidak lagi punya perasaan padamu, ini salah mas, aku hanya mencintai suami ku" ujar si wanita.
"apa kau bilang, kau mencintai pria itu, hahaha, kau mencintainya, kau sama saja dengan kedua orang tua mu, kau dan keluarga mu, akan merasakan semua sakit hati yang selama ini aku rasakan" ujar pria, ia memegang dagu si wanita dengan kuat.
"mas, sakit mas, mas kau salah paham, papa dan mama tidak pernah bermaksud untuk memisahkan kita, tapi kau sendiri yang berkhianat padaku, sehingga papa dan mama tidak ingin aku menikah dengan pria yang tidak cukup dengan satu wanita" ujar wanita itu.
"hah, aku tidak punya waktu untuk mendengarkan perkataan mu itu, saat nya kita bersenang senang sayang," pria itu mencium bibir wanita itu dengan paksa namun si wanita meludahi wajah pria tersebut, membuat pria itu semakin marah, ia merobek pakaian wanita tersebut dengan paksa, sesekali ia menampar ketika wanita itu melakukan perlawanan. Suara ******* bersatu dengan suara tangisan keluar dari mulut wanita tersebut, kejadian yang seharusnya tidak dilihat oleh anak se usia Angela justru ia saksi kan dengan sangat jelas,. seluruh tubuh Angela bergetar dan ia sangat pucat menyaksikan perbuatan bangsat pria tersebut,. "aahh" teriak pria tersebut karena telah menyelesaikan perbuatan bejatnya pada wanita di hadapan Angela.
Wanita yang telah mengalami perbuatan bejat oleh pria itu kini menangis dan terbaring lemah, sekujur tubuhnya sangat terasa remuk oleh perlakuan pria tersebut, ia menangis tanpa henti, memukuli tubuh nya sendiri. Angela yang berada di sana mulai mendekat ke arah wanita tersebut. tidak ada pembicaraan yang keluar dari mulut kedua, wanita itu terus menangis sedang Angela dengan tubuh dan tangan bergetar ia mengambil sebuah kain yang kebetulan terletak di dekat wanita itu, ia menutupi tubuh wanita itu dengan kain tersebut.
__ADS_1
Perlakuan bejat tersebut ia saksikan bukan hanya sekali tapi berkali kali selama wanita itu dan Angela di sekap di sana,. pria tersebut memang tidak pernah puas dan selalu memuaskan nafsu bejat nya kepada wanita tersebut. ia juga selalu melakukannya dengan kasar sampai membuat wanita itu selalu menangis kesakitan.
"aaaaaa tidak tidak, aku takut sekali, aku ngga mau juga lelaki itu," suara teriakan Angela tiba tiba dari kamar nya.