Istri Untuk Om Kent

Istri Untuk Om Kent
Sebuah gelang


__ADS_3

"opa, Oma, ada apa disana seperti ada ribut ribut?" ujar Bimo sambil mengajak opa Oma nya untuk kesana.


"om Kent, om datang kesini" panggil Bimo.


Kent menoleh kearah Bimo yang memanggilnya, "om aku, opa dan Oma disana, kenapa om disini, ayo om, Bimo menarik Kent untuk membawa nya pergi dari sana, Bimo sebenarnya tahu kalau ayah nya Angela sedang memarahi Kent karena kesalahannya, makanya Bimo sengaja menarik Kent dan membawa nya ke tempat mereka berfoto.


"ayo om, pak tolong foto kan kami ber empat ya" ujar Bimo. sang fotografer pun mengambil foto Bimo, Kent, opa dan Oma.


"Bim, kau memang anak yang sangat baik, kau layak memiliki Angela, sedangkan aku, aku pria yang sangat buruk untuk Angela, mulai saat ini aku akan mengalah demi kau," gumam Kent dalam hatinya.


Hari itu adalah hari yang menyenangkan sekaligus melelahkan bagi para siswa siswi yang menunggu pengumuman karena dari pagi semua siswa siswi harus sudah sampai di sekolah, sejak pagi hati dan jantung seluruh siswa siswi sudah dak dik duk karena mereka sedang menunggu nunggu hasil dari mereka belajar selama tiga Tahun, antara lulus atau tidak. kebahagiaan dan rasa lega terasa ketika semua siswa siswi di umumkan lulus dengan predikat nilai yang baik, Bimo sangat bahagia karena sebagai siswa terpintar di kelas nya mendapat kan nilai yang paling memuaskan, namun sahabat sahabat nya juga tak kalah bahagia karena mereka ber empat juga mendapat kan hasil yang memuaskan, ya semua berkat Bimo yang selalu setia membantu ke empat nya terlebih lagi Angela yang paling lemot, Bimo harus berusaha lebih keras lagi ketika harus mengajari Angela, pasal nya bukan hanya lemot, Angela suka cepat sekali putus asa ketika jumpa materi yang di anggap rumit oleh diri nya.


"Angela sayang, aku pasti akan merindukan mu, besok aku sudah harus berangkat ke luar negeri, aku sebenarnya tidak bisa jauh darimu tapi ini demi masa depan kita sayang, aku harus menjadi pria yang layak untuk mu dan Di mata kedua orang tua mu, kau baik baik ya disini, aku akan sering sering menghubungi mu." Bimo memeluk Angela dengan sangat hangat,.


"Sayang, apa kau akan lama disana, apa aku akan sanggup jika kau jauh" Angela memeluk Bimo dengan air mata nya yang tak berhenti mengalir.


"sayang kau pakai lah gelang ini dan jangan pernah kau lepas, selama gelang ini ada di tangan mu maka aku akan selalu berada di hati mu," Bimo memasangkan sebuah gelang di tangan Angela yang sengaja ia beli satu untuknya dan satu untuk Angela.


"terimakasih ya sayang, aku tidak akan melepaskannya sampai kapan pun, sampai kau kembali pada ku". Angela kembali memeluk Bimo.


"apa kepergian mu tidak bisa di undur lagi sayang?" tanya Angela berharap Bimo tidak akan berangkat besok.


"tidak bisa sayang, pihak universitas sudah memanggilku dan aku harus segera kesana. oh iya kau jangan lupa untuk selalu menghubungiku ya, kau jangan dekat dekat dengan laki laki lain, kalau kau keluar rumah kau harus pakai baju yang tertutup, aku tidak ingin ada orang lain yang melirik mu" Bimo menyentil kecil hidung Angela.


"sayang, justru aku yang khawatir kalau kau akan jatuh cinta pada gadis gadis disana, mereka pasti seksi seksi dan kulit mereka putih bersih"


"hei, pacarku lebih seksi dari pada wanita wanita di luar sana" ujar Bimo.


"oh jadi maksud mu mereka juga seksi" balas Angela.

__ADS_1


"mampus, salah ngomong kan" gumam Bimo.


"tidak sayang, tidak sama sekali, tidak ada wanita yang seksi di dunia ini kecuali pacar nya Bimo" Bimo memeluk Angela sambil tersenyum dan gemas melihat tingkah Angela.


"yasudah kalau begitu kau akan ku antar pulang, om dan tante sudah duluan kan?"


"iya sayang tadi aku sudah katakan kalau aku belakangan saja dan mereka pulang duluan"


"baguslah, yok" Bimo memegang tangan Angela menuju mobilnya, ia membuka kan pintu untuk Angela dan segera Angela masuk kedalam mobil.


"hei kenapa menangis, " tiba tiba saja Angela menangis dan air matanya tak berhenti mengalir.


Bimo menghentikan laju mobilnya lalu membasuh air mata Angela yang teru mengalir.


"kau kenapa sayang, kenapa kau terus menangis, sayang aku hanya pergi sebentar, lagian kita masih bisa video call an."


"aku tidak tau sayang, aku seperti akan jauh darimu dalam waktu lama, air mata sialan ini juga tidak mau berhenti".


"jadi air mata mu sialan ya, sayang tenang lah aku janji aku akan berusaha supaya aku bisa lebih cepat menyelesaikan pendidikan ku" Bimo mengacak acak rambut Angela pelan.


"apa kita sudah boleh lanjut?' tanya Bimo.


Angela menganggukkan kepalanya menjawab pertanyaan Bimo.


"sayang kau turun lah, ini sudah sampai di depan rumah mu, aku minta maaf karena hanya bisa antar sampai sini,."


"iya sayang ngga apa apa, aku turun dulu ya, i love U, cup, Angela mencium pipi Bimo lalu segera ia turun dan berlari karena malu.


"sayang," panggil Bimo, menghentikan langkah Angela. Angela menoleh menunggu apa yang ingin dikatakan Bimo pada nya.

__ADS_1


"terimakasih" ujar Bimo membuat Angela semakin malu, wajah nya kini memerah, segera ia berlari dan masuk kedalam rumah nya.


"diantar siapa nak?" tanya pak Andrey melihat putri nya yang baru pulang.


"oh itu, Bimo ayah, tadi kami masih ada acara perpisahan dengan Dania, Fika dan Aven."


"oh begitu, yasudah nak kau cepat bersihkan diri mu, lalu cepat lah turun untuk makan malam."


***


"kau besok jadi perginya?" tanya Kent pada Bimo.


"iya om, sebenarnya Bimo merasa berat untuk pergi tapi mau bagaimana lagi, Bimo juga harus memikirkan kedepan nya nanti."


"apa ini ada hubungannya dengan Angela?"


"om kok tau, apa om juga tau kalau aku dan Angela sudah jadian?" tanya Bimo, penasaran kenapa Kent bisa tahun kalau dia merasa berat untuk pergi karena Angela.


"om tau karena om lihat saat kau menyatakan perasaan pada Angela" jelas Kent


"jadi om waktu itu ada di cafe, apa om mengikuti ku" tanya Bimo selidik.


"anggap saja seperti itu, tapi kau tenang saja, aku akan mendukung mu dengan Angela, kau memang pantas mendapatkan nya."


"apa om yakin dengan ucapan om?" Bimo memastikan apakah Kent serius atau sedang becanda.


"apa kau lihat aku sedang bermain main?"


"tidak sih om, terimakasih ya om, Bimo juga berdoa supaya om Kent mendapatkan wanita terbaik dan sesuai denga apa yang om harapkan".

__ADS_1


"wanita yang kuharapkan? Bim apa kau sadar dengan ucapan mu, wanita yang kuharapkan adalah Angela, tapi aku hanya belajar mengalah demi kau dan kebahagiaan Angela" gumam Kent.


__ADS_2