
"bagaimana menurut mu, apa kau masih ingin melawanku" bisik Kent membuat Angela semakin kesal dan sekaligus kecewa karena ia tidak mampu membelikan hadiah ulang tahun dan merupakan tas impian mama nya, karena Angela pernah melihat mama nya melihat lihat gambar tas tersebut dari ponselnya,. "maafin Angela ma, Angela tidak berhasil mendapatkan tas impian mama" gumam Angela. "om, asal om tau, Angela sangat benci pada om, Angela kira om itu orang baik rupanya om sangat licik" ujar Angela kesal. "tunggu Angela, aku bisa jelaskan semua" Kent memanggil Angela karena ia merasa bersalah sebab telah merebut tas tersebut dari Angela, namun ia juga tidak ingin mengecewakan mama nya yang sangat ingin tas tersebut.
DI SISI Lain pak Andrey yang sudah keluar dari toilet tiba tiba berpapasan dengan Oma, "hei bukankah Anda Oma nya Bimo" ujar pak Andrey, "iya benar, saya Oma nya Bimo, bapak ayah nya Angela ya?" tanya Oma memastikan, "iya saya ayah nya Angela, lalu anda dengan siapa kemari?" tanya pak Andrey. "oh saya kesini bersama putra ku pak, bapak masih ingat Kent kan, saya disini bersamanya, " jelas Oma. "oh begitu Bu, Lalu kemana pak Kent sekarang" tanya pak Andrey lagi."dia disana pak, tadi sedang di toko tas, " balas Oma. "oh kebetulan Angela juga disana Bu, kalau begitu kita kesana saja," kedua nya kini menuju toko tas,."kalau boleh tau siapa yang ingin membeli tas pak? apa itu untuk putrimu" tanya Oma, "oh tidak Bu, kami kesini mau membeli hadiah ulang tahun untuk istriku, kata Angela istriku sangat ingin membeli sebuah tas, nah sekarang ini Angela sedang membeli tas tersebut" jelas pak Andrey, "oh berarti sama dong pak, saya kesini juga ingin membeli tas yang sudah lama saya idam idamkan, kebetulan Kent ingin membelikannya untuk ku" ujar Oma. "kalau begitu, ibu dan istriku sama sama menyukai tas dong, hehe, kalau begitu, saya undang ibu dan keluarga untuk makan malam di rumah untuk perayaan ulang tahun istriku, ya meskipun hanya makan malam biasa sih soalnya kami tidak melakukan perayaan besar" jelas pak Andrey. "dengan senang hati pak, kami sangat senang bisa di undang makan malam di rumah bapak, kami pasti akan datang" ujar om, kedua nya kini sudah sampai didepan toko tas, namun sebelum pak Andrey dan Oma masuk ke toko, Angela tiba tiba keluar dari toko dengan wajah yang sangat kesal "ayah, Oma" Angela kaget melihat ayah nya malah berbarengan datang dengan Oma nya Bimo. "nak kamu kenapa kesal begitu" tanya pak Andrey heran. "ayah, Angela tidak mendapatkan tas itu, soalnya pria licik itu malah membayar dua kali lipat dan pemilik tokonya memberikan tas itu pada nya, kesal banget padahal Angela duluan yang ambil tas itu tapi dia terus memaksa dan mengambilnya dari angela" jelas Angela, "ya ampun kenapa ada orang selicik itu ya sayang" ujar Oma yang tidak tau siapa pria yang Angela maksud,. "kalau begitu, Oma masuk dulu ya, Oma juga mau tau apakah Kent dapat tas yang ingin aku beli" ujar Oma sembari masuk kedalam toko. "pa maafin Angela ya" ujar Angela yang merasa bersalah karena tidak bisa mendapatkan tas tersebut. "tidak apa sayang, kita bisa beli Yang lainnya, kau sangat kenal mama mu kan, dia tidak akan memaksa kita membeli barang yang ia suka, hadiah sesederhana apa pun pasti akan di terima dengan senang hati" pak Andrey menenangkan Angela yang sedang kesal.
"ya sudah ayah, kita beli yang lain saja, rasa nya Angela pengen cakar cakar pria sombong dan licik itu" kesal Angela lagi, "sudah sudah, kau ini seorang gadis Lo, jangan kasar kasar" ujar pak Andry sembari mengacak acak rambut putrinya tersebut, ia sangat gemas sekali ketika melihat Angela sangat kesal dan marah marah seperti itu.
Disisi lain, Kent sudah menyelesaikan pembayaran tas yang ingin ia beli, dan segera ingin keluar dari dalam toko "nak, apa kamu mendapatkan tas nya" tanya Oma. "tentu saja ma, meskipun tadi tas ini ingin dibeli oleh seseorang tapi dia tidak bisa melawan Kent akhirnya tas ini jatuh ke tangan Kent" ujar Kent, oma jadi teringat dengan perkataan Angela tadi, katanya ia sedang berebutan membeli sebuah tas namun tas tersebut malah jatuh ke tangan orang lain. "wah tas disini ternyata banyak sekali peminat nya ya, tadi Angela juga cerita kalau ia sedang rebutan tas dengan seorang pria tapi tas tersebut jatuh ke tangan pria tersebut, makanya tadi Angela kelihatan sangat kesal, dan lebih parahnya lagi, kata Angela pria itu bermain licin dengan membayar tas itu dua kali lipat" ujar Oma. "apa, jadi Angela bilang begitu ke Oma" tanya Kent. "Angela tidak bilang ke Oma sih, tapi dia bilang ke ayah nya" jelas Oma lagi. "apa, jadi Angela kesini bersama ayah nya, apa Angela memberitahu siapa yang rebutan tas dengannya?" tanya Kent lagi. "tidak nak, dia tidak memberitahu tapi kelihatannya dia sangat kesal dan kecewa soalnya tas itu katanya ingin ia kasih untuk hadiah ulang tahun ibunya" jelas oma lagi,.
__ADS_1
"tunggu deh, kau bertanya seperti itu seperti nya kau tau siapa yang berebut tas dengan Angela, apa jangan jangan" tanya Oma sedilik.
"iya ma, aku yang berebut tas dengan Angela, karena aku tau mama sangat ingin membeli tas ini jadi aku terpaksa membelinya dengan harga dua kali lipat, soalnya Angela sama sekali tidak mau ngalah ma" jelas Kent.
"astaga nak, ternyata yang dibilang pria licik itu kamu, nak kau dengar mama, kau tidak boleh seperti itu, kalau memang tadi tas ini Angela duluan yang ambil, kau tidak boleh merebutnya, kalau begitu kau harus minta maaf pada nya" jelas Oma.
"tidak ada tapi tapi, kebetulan nanti malam pak Andrey mengundang kita untuk makan malam sekalian merayakan ulang tahun istrinya, kau harus ikut dan minta maaf pada Angela" ujar Oma.
__ADS_1
"apaan sih, aku kan membelikan nya untuk mama karena mama sangat ingin tas ini, artinya semua ini demi mama dong, kok malah Kent kena marah sih" gumam Kent.
"Kent apa kau dengar mama?" Oma menepuk kecil pundak Kent yang melamun. menyadarkan Kent dari lamunan nya.
""oh iya ma, Kent dengar kok, tapi apa Kent harus ikut kesana?" tanya Kent lagi, Kent sangat malas untuk ikut apalagi harus minta maaf pada Angela.
"oh apa kau mau melawan mama sekarang?" tanya Oma.
__ADS_1
"tidak mas Kent nurut kok, kita makan malam di rumah Angela dan Kent harus minta maaf," jelas Ken sambil merangkul ibunya keluar dari toko.