
Pagi hari, Angela sudah bersiap siap untuk pergi ke kampus, namun karena keadaan Angela kedua orang tua nya tidak mengijinkannya untuk berangkat ke kampus hari itu "sayang, ayah harap kau bisa mendengarkan perkataan ayah, ayah masih khawatir jika kau ke kampus hari ini" larang pak Andrey, "tapi ayah" ujar Angela, ia benar benar tidak betah di rumah karena ia merasa sangat bosan,. "tidak ada tapi tapi An, kau harus menurut sama ayah dan mama mu" tegas pak Andrey, Angela dengan sangat berat hati kembali ke dalam kamar nya, "huh, apaan sih, ayah sekarang jadi ngga asik, lagian aku kan tidak kenapa kenapa" ujar Angela sembari melempar kan tas nya ke sembarang tempat.
Ibu Angela menyusul putrinya itu kedalam kamar untuk menjelaskan pada Angela bahwa apa yang dilakukan ayah nya adalah yang terbaik, sampai Angela benar benar pulih dari trauma nya baru kedua orang tua nya akan merasa lega "sayang, ada yang ingin mama sampaikan" ujar ibu Angela. "mau sampaikan apa ma?" tanya Angela pemasaran. "nak, ayah dan mama sudah berencana untuk membawamu ke psikiater untuk penyembuhan mu" ujar mama Angela dengan sangat hati hati. "apa, tidak ma, Angela tidak mau, Angela sehat kok" jawab Angela. "nak ini demi kebaikan mu, mama dan ayah tidak mau kalau trauma mu semakin parah dan membuat kau sampai" ucapan mama Angela terhenti karena tidak ingin Angela tersinggung dengan perkataan nya. " apa ma, mama dan ayah anggap Angela gila" ujar Angela dengan rasa kecewanya. "tidak sayang, bukan begitu, kau harus nya mengerti maksud mama dan ayah mu" jelas mama Angela. "Angela kecewa dengan mama dan ayah, tinggalin Angela sendiri ma" ujar Angela, mama Angela pun langsung pergi dari sana.
"bisa bisa nya mama dan ayah mau bawa aku ke psikiater, pokoknya Angela ngga mau kalau harus ke psikiater, nanti apa kata orang orang kalau tau angela dibawa kesana, nanti mereka malah anggap Angela gila, tidak tidak, aku harus cari cara supaya aku tidak dibawa ke psikiater, mikir Angela mikir." tiba tiba suara ponsel Angela berbunyi "Bimo, ya ampun Bimo" Angela langsung mengangkat panggilan dari Bimo, hati nya langsung terasa sangat bahagia "hai sayang," ujar Bimo. "loh kenapa muka nya cemberut begitu, apa kamu sedang ada masalah?" tanya Bimo,. "iya sayang, aku punya masalah besar sekali" jawab Angela. "masalah apa sayang, apa kau mau menceritakan nya pada ku siapa tau aku bisa bantu" ujar Bimo.
Dengan tanpa berpikir panjang Angela menceritakan semua yang sudah ia alami, ia juga menceritakan tentang rencana orang tua nya yang ingin membawa nya ke psikiater dan larangan orang tua nya untuk tidak keluar rumah sementara. "sayang, dengar aku, om dan tante sudah mengambil keputusan yang tepat, dan menurutku itu sangat baik untuk mu, ya supaya kamu bisa cepat sembuh" jelas Bimo. "apa menurut mu seperti itu?" tanya Angela. "iya sayang, sekarang kamu harus nurut sama om dan tante ya, aku juga akan selalu mendukung mu, sekarang kamu harus mau ya, kamu mau sembuh kan". ujar Bimo,.mendengar penjelasan dari Bimo kini membuat Angela mengerti apa yang dilakukan oleh orang tua nya.
.
.
.
.
__ADS_1
.
.
.
Angela kini sudah sembuh dari trauma yang ia alami dengan kesungguhannya ingin sembuh dan juga berkat dukungan orang tua serta Bimo yang senantiasa mendukungnya membuatnya kini sudah benar benar lebih baik dari sebelumnya, ia juga menjalani aktivitas nya dengan baik, perkuliahan nya juga berjalan dengan lancar.
Kini tibalah saat nya Angela dan teman temannya sudah menyelesaikan pendidikan nya, mereka sudah mendapatkan gelar yang mereka perjuangkan selama ini,.
.
.
"selamat ya sayang" tiba tiba suara seseorang pria dari belakang Angela dan teman teman nya,. semua mata menoleh ke asal suara tersebut, begitu pula dengan Angela. "sayang" Angela langsung berlari ke arah pria yang memanggilnya, pria tersebut merentangkan tangan nya menerima pelukan dari Angela. "kamu kapan datang nya?" tanya Angela sembari memeluk pria itu dengan erat,. "Bimo" ujar Fika, Dania dan Aven. "sayang, kenapa kau semakin tampan saja" Angela mengelus pipi Bimo yang kini terlihat lebih tampan dan bersinar dari sebelumnya. "kamu juga semakin manis" Bimo menyentil hidung Angela dengan lembut. "ih sayang sakit tau" ujar Angela manja. "iya iya maaf sayang" ujar Bimo.
__ADS_1
"ehmm ehmm, mentang mentang baru ketemu, kita kita di lupain nih" ujar Aven. "iya nih". jawab Fika
mendengar perkataan teman temannya, kini Angela dan Bimo mendekat ke arah mereka, "ngga kok, aku tidak lupa dengan kalian teman Teman baik ku," ujar Bimo pada semua teman temannya. "hai bro apa kabar" Reyno menyapa Bimo. "kak Reyno kenal sama Bimo?" tanya Angela yang heran melihat Bimo dan Reyno akrab. "iya Angela, Bimo ini Teman ku waktu di bangku SMP, yah lebih tepat nya adik kelas ku sih, dulu papa ku dan mama nya Bimo pernah dekat eh ternyata kami anak anak nya malah satu sekolah makanya kita bisa berteman meskipun tidak satu tingkat.
.
.
.
*FLASBACK*
pagi itu Reyno diantar oleh ayah nya ke sekolah, begitu pula dengan Bimo yang sedang di antar oleh ibu nya. tiba tiba saja papa Reyno dan ibu nya Bimo tak sengaja bertemu karena saling mengantarkan anak mereka masing masing. "hey mas Lukman bukan? tanya mama nya Bimo. "hei kamu, apa kabar," tanya ayah nya Reyno. "baik mas, apa ini putra mu?" tanya mama Bimo melihat Reyno yang sedang diantar oleh Lukman, "iya ini putra ku namanya reyno, dan apakah ini putra mu juga" pertanyaan balik dari ayah Reyno,. "iya mas" jawab ibu Bimo. "Bimo, kamu dan Reyno berteman ya," ujar mama Bimo,. "yei aku punya teman baru" jawab Bimo sambil melompat karena ia senang sekali memiliki teman baru. "kenalin Bimo" Bimo menjabat tangan Reyno dan Reyno juga memperkenalkan diri nya. "yasudah kalau begitu kalian masuk kelas dulu ya" ujar papa Reyno.
"Berawal dari perkenalan itu lah aku dan Bimo berteman dan kami selalu saling menunggu ketika salah satu dari kami belum dapat jemputan sepulang sekolah, sampai suatu hari aku sudah lulus dari bangku SMP dan dari situ aku tidak tau kemana Bimo melanjutkan sekolahnya sampai ketika kita sudah kuliah, aku menemukan aku kenal dengan mu Angela dan kita juga berteman di sosmed, lalu aku melihat beberapa postingan mu ada foto Bimo, disitulah aku meminta kontak nya dengan membuka akunnya dan mengirimkan pesan. dan sejak itu aku juga tau kalau ternyata kau adalah pacarnya Bimo" jelas Reyno.
__ADS_1