Jangan Hina Aku

Jangan Hina Aku
Pindah Rumah


__ADS_3

Hari ini, Salsa dan Reza pun mempersiapkan segala keperluan mereka untuk pindah ke rumah yang baru.


Barang-barang di rumah kontrakan lama Reza sudah diangkut ke dalam mobil pick up. Begitu juga dengan barang-barang yang baru saja mereka beli. Ada beberapa barang yang merupakan kado dari teman-teman Salsa dan Reza yang ikut dibawa untuk menambah perkakas.


"Sudah semua, Sa?" tanya Dewi pada sang anak.


"Udah, Buk. Sekarang tinggal berangkat aja," ujar Salsa sambil melihat tiga mobil pick up yang sudah memuat seluruh perkakas mereka.


"Kak Anisa akan datang menyusul karena Adit ada meeting penting pagi ini," jelas Dewi. Anisa memang telah meneleponnya pagi tadi untuk memberitahukan bahwa dia tidak bisa ikut sama-sama mengantar Salsa ke rumah kontrakan barunya. Dia dan suami serta anaknya akan menyusul nanti.


"Iya, Buk, tadi Kak Anisa juga udah bilang kok sama aku."


"Sa, kamu kok mau pindah sih? Kamu masih marah ya sama Ibu?" tanya Bu Asih sambil menangis memeluk Salsa. Dia sudah menganggap Salsa seperti anaknya sendiri. Wajar jika mendengar kabar bahwa Salsa akan pindah, dia menangis seperti itu.


"Enggak, Bu, aku pindah bukan karena siapa-siapa. Aku hanya ingin memulai hidup yang baru dia tempat baru." Salsa mencoba memberi pengertian pada Bu Asih agar tak menyalahkan dirinya sendiri.

__ADS_1


"Atau karena Ibu-ibu di daerah ini yang sering ghibahin kamu? Nanti biar Ibu bilangin ke mereka, Sa. Kamu jangan pindah, dong."


"Maafin aku, Bu. Tapi ini udah menjadi keputusan aku. Memang berat, tapi, kalau aku main ke sini, aku bakalan mampir ke rumah ibu."


"Bener? Janji, ya?" Bu Asih menatap Salsa dengan tatapan penuh kesedihan.


"Iya, aku janji, Bu. Kalau gitu, aku pergi dulu, ya." Salsa pun memeluk Bu Asih dan pergi bersama keluarganya menaiki mobil sang ibu. Sedangkan sepeda motor Reza sudah dinaikkan ke atas mobil pick up.


Bu Asih pun melepas kepergian mereka dengan tangisan haru. Beberapa ibu-ibu yang melihat mereka pergi langsung berbisik dengan berbagai pendapat.


"Atau kalau nggak, pasti pindah karena nggak sanggup dengan biaya hidup di sini. Mungkin aja mereka pulang ke kampung halaman Reza."


"Bisa jadi mereka pindah karena Reza dapat kerjaan bagus. Jangan suudzhon dulu, lho."


"Halah, nggak mungkin. Orang dia cuma tamat SMA. Palingan kerjaan yang ada itu cuma cleaning servis."

__ADS_1


"Iya, bener. Liat aja entar, palingan bakalan balik ke sini kalau nggak punya uang."


Berbagai pendapat yang kebanyakan adalah cibiran pun mulai mengisi telinga mereka. Bahkan kabar pindahnya Salsa dan Reza dikarenakan tak sanggup hidup di sini dan malu mulai menjadi opini publik. Mereka bahkan beranggapan seperti itu sebelum mendengarkan alasan dari Dewi sekeluarga.


*****


Salsa dan keluarganya aku sudah sampai di rumah kontrakan baru di daerah yang jaraknya 1 jam dari kota orang tuanya.


Terlihat sebuah rumah kontrakan yang sederhana dan begitu asri. Namun, rumah itu terlihat sangat mencolok ukuran paling kecil diantara rumah yang lain. Bahkan, di sebelah rumah itu, ada sebuah rumah yang sangat besar. Di depannya ada rumah bertingkat dan rata-rata semua rumah yang di sana memiliki gerbang. Tak seperti rumah yang ditempati mereka.


Reza telah membayar sewa rumah itu selama setahun penuh dengan uang tabungannya selama menjadi tukang ojek. Karena tampangnya yang ganteng, tentu saja banyak sekali yang menyukainya dan mengidolakannya.


Apalagi, Reza sering membuat konten di aplikasi t*ktik sebagai tukang ojek agar banyak yang mengenalinya dan memakai jasanya.


Akun yang sudah memiliki followers puluhan ribu itu menjadi tempat dirinya membuat konten seputar dunia ojek. Tak pernah berjoget, apalagi live meminta gift. Dia memang tak pernah mau melakukannya karena menurutnya dirinya masih sanggup bekerja hingga tak perlu dinafkahi netizen.

__ADS_1


Mereka pun langsung memasukkan semua barang-barang ke dalam rumah dan mulai menatanya. Anisa dan Adit yang datang terlambat sudah membawa bala bantuan agar adik dan ibunya tak perlu capek-capek menyusun semua perkakas ke dalam rumah.


__ADS_2