Jarel Wants Me

Jarel Wants Me
part 25


__ADS_3

"Kau mau kemana pagi-pagi begini?" tanya Vega saat melihat Clark yang sudah siap dengan baju kasualnya.


"Aku ingin keluar sebentar, jangan keluar rumah hukuman mu masih belum selesai," balas Clark mulai merapikan bajunya.


"Kamu tidak kekantor bukan? lantas kemana kamu pergi Clark ini bahkan baru jam 7," sahut Vega.


"CK, kau sangat cerewet, aku tak akan hilang Vega aku hanya ada urusan sebentar," tegas Clark.


"Apa aku boleh ikut? aku bosan dirumah terus," mohon Vega.


"Tidak sekarang sayang, hukuman mu belum selesai bukan, nah kalau sudah aku akan mengajakmu kemanapun kau mau ," bujuk Clark.


"Huh! tapi tak ada yang ingin kulakukan Clark sekarang kau mau pergi aku sendiri disini," gerutu Vega .


Clark menghela napas ." Baiklah kau ikut denganku, tapi awas saja nanti kamu merengek minta pulang karena aku yakin kau tak menyukai tempat yang akan kunjungan kali ini," jelas Clark.


"Tidak akan," geleng Vega.


"Baiklah, bersiap-siaplah aku akan menunggu. Ingat jangan memakai pakaian yang pendek!! peringat Clark yang diangguki oleh Vega.


Lagipula bagiamana dia mau memakai baju berlengan pendek ataupun celana pendek bahkan ia tak punya karena Clark tak mengijinkan nya dan saat dia membelinya Clark akan langsung membuangnya.


"Ayo sayang cepatlah, kau sedang apa kenapa lama sekali," teriak Clark keras.


"Sebentar lagi," Vega membalas teriakan Clark lebih keras.


"Astaga kenapa lama sekali," dengus Clark lalu menghampiri Vega keatas.


Clark melotot tak percaya saat sudah sampai dikamar gadisnya. Kamar yang tadi sudah rapi sekarang terlihat sangat berantakan. Bantal berada dilantai serta selimut yang tak tentu tempatnya dan juga barang milik Vega yang sudah berhempasan tak beraturan.


"Apa yang kau lakukan Vega!" ucap Clark sedikit kesal melihat kelakuan gadisnya, karena jujur saja dia sangat tidak suka melihat rumahnya berantakan untung saja Vega yang melakukannya jika orang lain pasti akan diberi pelajaran olehnya.


Vega menyengir seperti orang tidak bersalah. "Apa kau melihat kaca milikku? tanya Vega.


"Jadi hanya karena kaca! Astaga aku bisa gila," ucap Clark frustasi.


"Hanya kau bilang! itu barang berharga tau," dengus Vega.


"Aish sudahlah, akan kubelikan yang baru nanti," ucap Clark.


"Bi, bibi!"

__ADS_1


"Ya tuan, " ucap bibi Ayuma salah satu pelayan dirumah Clark.


"Tolong bereskan kekacauan ini," perintah Clark. Setelahnya Clark menoleh ke arah Vega .


"Ayo," ajak Clark namun langkah terhenti saat tangan Vega menggenggam tangannya.


"Biarkan aku mencari kacaku dulu Clark," pinta Vega.


"Kau akan belikan yang baru, tenanglah tak usah pusing gaya karena kaca itu,"


"Tidak aku harus mendapatkannya," ucap Vega kekeh dan tetap melanjutkan mencari kacanya


"CK, aku pergi duluan saja,aku akan menunggu di mobil10 menit jika lama aku akan meninggalkan mu," Clark mulai jengah.


"Tolong bantu Carikan," Vega mulai terisak.


Clark memejamkan matanya, dia tak suka saat Vega menangis didepannya rasanya sangat menyesakkan.


"Huft! sayang itu hanya kaca aku bisa belikan beribu kaca untukmu ," ucap Clark .


"Tidak Clark, aku tak mau aku hanya mau kaca itu. Kaca yang kau berikan saat itu aku tak mau kehilangan benda itu Clark, kaca itu sangat berharga bagiku," jelas Vega.


Saat itu Clark yang merupakan anak baru di SMA Panoramic tak sengaja melihat Vega yang menangis segugukan di belakang taman sekolah.


Flashback on


Di SMA Panoramic terdapat berita hangat karena akan ada murid baru yang pindah ke SMA mereka.


Para kaum hawa terlihat histeris saat Clark datang dengan motornya. Clark membuka helemnya dan mengacak-acak rambutnya yang membuat perempuan semakin menjerit.


Clark tak memperdulikan itu dia sudah sering mendengar hal tersebut apalagi kata-kata godaan dari wanita jadi Clark sama sekali tak tertarik.


Saat hendak berjalan menuju ruang kepala sekolah mata Clark tak sengaja melihat seorang perempuan yang nampak acuh tak acuh sambil memegang sebuah kaca ditangannya.


Clark tersenyum tipis saat melihatnya, hanya sekali lihat saja dia tertarik inikah cinta pada pandangan pertama, batin Clark.


Clark mengalihkan pandangannya dan mulai menuju ke ruang kepala sekolah untuk menanyakan kelasnya dan kebetulan Clark sekelas dengan gadis yang dilihat tadi. Gadis itu adalah Vega.


Saat itulah Clark mulai mendekati Vega, dia mengikuti Vega saat pergi kekantin, ke perpustakaan dan tempat yang sering dikunjungi Vega saat istirahat.


"Apa yang kau lakukan, kenapa selalu mengikuti ku," sinis Vega.

__ADS_1


Clark hanya tersenyum saja, sudah berulang kali dia mendapat penolakan dari Vega tapi dia tak pernah berniat menjauh dari Vega dan malah semakin menempeli Vega.


Hal itulah yang membuat banyak orang menjauhi Vega karena berasumsi telah merebut Clark dari mereka bahkan teman Vega juga ikut-ikutan membencinya karena kedekatannya dengan Clark yang saat itu sedang Famous.


Vega selalu mecoba untuk menjauh dari Clark karena tak ingin menjadi bahan perbincangan di sekolah. Vega merasa risih dia tak suka menjadi pusat perhatian banyak orang.


Hingga suatu saat Clark yang sedang ikutan ekskul basket harus latihan dan tak bisa bersama dengan Vega.


Vega ditarik oleh teman-temannya ke arah gudang sekolah dan membuli Vega disana bahkan mereka memecahkan kaca kesayangan Vega padahal mereka tau jika Vega selalu membawanya kemanapun dia pergi.


Vega disirami dengan air pel yang sudah kotor dan melakukan beberapa jambakan di rambut Vega serta pukulan ditubuhnya.


Vega yang sudah tak berdaya karena dia sendiri tak mampu melawan mereka hanya pasrah saja. Saat mereka meninggalkan Vega sendiri Vega meraih kacanya hingga tangganya terluka. Vega tak memperdulikan itu dan berjalan dengan tertatih ke taman dan duduk di bawah pohon sambil mengusap segugukan.


Clark yang tak sengaja ke arah taman melihat gadis yang sangat familiar dimatanya. Dengan langkah cepat Clark menghampiri Vega yang masih mengais dan menggenggam pecahan kaca miliknya.


Clark mendekt, hatinya merasa pedih melihat keadaan Vega yang tak berdaya saat itu.


Clark mengusap lembut kepala Vega hingga membuat gadis itu mendongkak dan melihat Clark yang sedang tersenyum ke arahnya.


Tangan Clark terulur untuk menghapus air mata Vega dan mengambil kaca di tangan Vega.


"Kenapa memegangnya, tanganmu terluka," ucap Clark.


"Ini," Clark mengambil sebuah kaca di sakunya dan memberi pada Vega.


Kaca yang cantik, batin Vega. Vega menyukainya bahkan ini lebih bagus dari miliknya bahan hanya sekali lihat Vega dapat melihat jika harga kaca itu mahal tak seperti miliknya.


"Untukku," lirih Vega yang diangguki oleh Clark.


Clark membawa Vega ke UKS dan merawat gadis itu sampai sembuh dan mengumumkan bahwa Vega adalah miliknya dan juga kekasihnya. Vega saat itu sangat terkejut tapi Clark tak perduli. Hingga beriring nya waktu Vega mulai menerima Clark karena Clark begitu perhatian padanya.


Clark bahkan saat kejadian itu tak pernah membiarkan Vega jauh darinya. Dan Clark mengurus orang-orang yang telah membully Vega, mereka semua dikeluarkan.


Tentu saja Sekolah digegerkan oleh hal itu, siapa Clark sebenarnya dan kenapa dia memiliki kuasa untuk mengeluarkan mereka dari sekolah.


Flashback Off


TBC


Sampai ketemu besok๐Ÿ˜š๐Ÿ˜‰

__ADS_1


__ADS_2