
Hari ini Jarel menghubungi Clark setelah beberapa Minggu ini dia libur dan menyerahkan pekerjaannya pada pria itu.
"Bersenang-senang?" ucap Clark menatap datar ke arah Jarel. Dia masih kesal dengan pria itu pasalnya semua pekerjaan ditimpakan padanya bahkan sampai membuat kepalanya sakit dan waktu untuk Vega sangat terbatas.
"Tentu saja," balas Jarel santai.
"CK, apalagi sekarang, aku tak mau menerima Mengerjakan pekerjaan mu lagi," dengus Clark sambil menghisap nikotin yang berada di sela-sela jarinya. Clark mengharuskan asap rokoknya hingga mengenai Jarel.
"Kau merokok lagi! **** menjauh dariku. Bau sekali," umpat Jarel. Jarel memang bukan perokok dia sangat membenci bau nikotin tersebut.
Clark menekan rokoknya di meja hingga kini rokok tersebut mati.
"Kau ada masalah?" heran Jarel, karena sudah sejak lama dia melihat Clark merokok dan kini sahabatnya itu kembali merokok membuat Jarel bertanya-tanya.
"Ya, kau masalahnya," desis Clark.
"CK, katakan ada apa! aku ingin datang ke acara Vega, gadisku akan segera melaunching kan brand lipstik miliknya," jelas Clark.
"Wow, itu sangat bagus. Baiklah karena aku bos dan sahabat yang pengertian aku akan memberimu keringanan hari ini. Tapi sebelum itu aku ingin mengerjakan sesuatu."
"Apa?" tanya Clark.
"Ini, selidiki pria ini aku ingin segera, sebelum kau mendapatkan informasi tentangnya jangan harap bisa menemui kekasih mu. Aku pergi, aku tunggu hari ini," ucap Jarel menyerahkan sebuah dokumen lalu pergi dan menepuk pundak Clark.
Clark menerimanya tentu saja karena itu pekerjaan-nya. Clark akhirnya segera mengerjakan pekerjaannya agar bisa datang ke acara Vega jika tidak gadisnya itu pasti akan marah.
__ADS_1
***
Ha.."
"Vega aku sedang sibuk sekarang jangan menghubungi ku dulu,"
Senyum lebar yang menghiasi wajah Vega tadi kini sirna mendengar ucapan dari Clark bahkan dia belum mengatakan sepatah katapun.
"Tapi Clark, jangan lupakan lipstik yang akan launching,"
"Itu tidak penting Vega, aku ada urusan dan itu sangat tidak penting sekarang. Maaf, aku akan menghubungi mu nanti,"
Dan panggilan terputus begitu saja.
"Itu sangat tidak penting sekarang."
"Sangat tidak penting,"
Perkataan Clark berputar-putar dalam pikirannya. Clark bahkan sangat tau Vega sangat menantikan hari ini dia tau seantusias apa Vega tapi apa kata pria itu tadi. Sangat tidak penting? sialan.
Brak
Ponsel mahal yang tadi Vega pegang kini sudah terlempar keras menabrak meja riasnya. Tidak ada yang kata yang nanti akan dikatakan nya pada Clark.
Akhirnya Vega memutuskan untuk menghubungi Vaela agar sahabatnya itu ada pada acaranya jika Vaela juga tak datang entahlah besok sangat menyebalkan bagi dirinya.
__ADS_1
***
Setelah beberapa lama berkutat dengan pekerjaannya Clark akhirnya menyerahkan penyelidikannya pada Jarel.
Lantas setelah itu kembali menghubungi gadisnya. Dia tau dia salah saat mengabaikan Vega tadi tapi dia melakukan itu agar fokus dan agar mempercepat pekerjaan-nya dengan begitu dia bisa ke acara gadisnya.
Clark meremas ponselnya keras karena lagi dan lagi Vega tidak mengangkat teleponnya dan tak menjawab atau bahkan membalas pesannya padahal gadis itu sedang online sekarang.
Vega akan membayar semuanya nanti.
Dengan cepat Clark menghubungi orang tua gadisnya, mencari kontak tersebut di ponselnya.
"Halo Clark, ada apa ? kau baik-baik saja?"
Dan suara lembut Novita langsung terdengar di telinganya sedikit mengurangi rasa khawatirnya entah kenapa. dari wanita tersebut lah Clark merasakan kasih sayang seorang ibu yang tak pernah dia dapatkan dari orang tua kandungnya yang tak memperdulikan dirinya.
"Ya, mom. Apa Vega ada dirumah mom?" tanya Clark langsung.
"Vega? Vega siapa?"
"Mom! ayolah jangan bercanda sekarang," ucap Clark sedikit kesal.
"Kau baik-baik saja son?" tanya Novita mengabaikan perkataan Clark barusan. Suara Clark terdengar sangat tidak sabaran dan lelah dalam waktu yang bersamaan.
"Jawab saja mom, dimana Vega?" tanya Clark yang semakin tidak sabaran. Sejak tadi menghubungi Novita dia sudah berjalan kemana kemari di ruangannya.
__ADS_1
"Dia sedang bersama mommy sayang, kamu ingin berbicara dengannya?"
"Ya aku ingin berbicara dengannya, tolong berikan padanya mom," ucap Clark menunggu suara Vega berbicara padanya tapi yang terdengar justru suara percakapan antara Novita dan Vega.