Jerat Sang Dosen

Jerat Sang Dosen
Chapter 36 - Kabar Mengejutkan


__ADS_3

Acara yang berlangsung selama beberapa jam terlihat sangat lancar, sampai ketika puncak acara dimana launching-nya produk yang dinamakan YNC oleh Miller Group itu di mulai.


Arthan berdiri di atas panggung bersama Ziko dan beberapa karyawan lainnya yang turut memperkenalkan produk baru itu. Semua lensa media terus menyorot kearah pemilik perusahaan besar itu. Bahkan pihak panitia acara mempersilahkan sesi tanya dari semua media kepada Arthan selaku pemilik perusahaan tersebut.


''Tuan Arthan, siapa kali ini model ambassador dari produk baru yang Anda luncurkan?'' tanya sala seorang dari media.


''Beberapa yang terkait meminta agar model terkenal untuk menjadi modelnya.''


''Apa benar kalau Sivia Hazard lah yang Anda pilih? lalu dimana dia?''


''Aku disini!'' seru Sivia ya g berjalan dengan anggun menaiki tiga anak tangga untuk bisa berada di atas panggung.


Arthan bersikap profesional, ia tidak menunjukkan ketidaksukaannya pada Sivia, berbeda dengan Ziko yang memasang raut wajah masam saat wanita 25 tahun itu berjalan melewatinya dan berdiri disamping Arthan.


''Untuk kawan-kawan semua, Pak Arthan tidak harus menjawabnya, kalian bisa tanyakan langsung padanya,'' ucap Ziko yang melirik kesal pada Sivia.


Sivia yang dilirik begitu sinis pada Ziko, justru


tersenyum kepadanya, membuat pria 30 tahun itu mendengus kesal.


''Selamat siang, aku Sivia Hazard. Benar apa yang kalian duga itu, aku yang akan mewakili di YNC.'' Alis Ziko mengernyit meledek, ia tersenyum remeh pada Sivia yang dengan percaya dirinya memperkenalkan dirinya itu.


''Cih! dia sendiri yang memperkenalkan diri, tidak tahu malu!'' gumam Ziko ditempatnya.


''Waah! selamat Nona Sivia!'' seru para media. Sivia tersenyum begitu manis, lensa terus bersinar mengambil gambar Sivia yang berdiri begitu anggunnya di samping Arthan.


Beberapa gaya anggun Sivia peragakan agar pihak media dapat mengambil gambarnya dengan baik. Dan tiba-tiba tangan Sivia menyelusup ke lengan Arthan yang semakin membuat media gencar mengambil gambarnya.

__ADS_1


''Wah! mereka sangat serasi!''


''Ya benar!''


Ucapan para wartawan didengar begitu jelas ketelinga Arthan, Sivia dan Ziko. Dan mungkin saja terdengar juga oleh Yoona yang duduk di kursi VVIP tamu undangan.


Sampai ketika ada yang berceletuk, yang tiba-tiba membuat suasana disana terasa hening.


''Tuan Arthan, bukankah Nona Sivia adalah mantan kekasih Anda? apakah ini juga salasatu alasan Anda untuk kembali pada model cantik ini?''


Raut wajah Arthan sudah berubah, sejak tadi ia berusaha bersikap profesional tapi pertanyaan kali ini membuat nya benar-benar tidak nyaman.


Sivia semakin merekatkan gandengan tangannya, tapi dengan sedikit kasar Arthan melepaskan lengannya dari tangan Sivia.


Melihat warna wajah Arthan berubah, membuat Ziko mengambil alih sesi tanya itu. Yang tentunya membuat sang model berdecak kesal padanya.


Ziko mengambil jeda ucapan nya. Ia mencari keberadaan Yoona yang saat ini tengah duduk dengan raut wajah yang murung. Kemudian matanya beradu pandang dengan Arthan yang memberikan sebuah anggukan.


''Dan sebenarnya acara launching produk ini bukanlah satu-satunya tujuan acara ini terselenggara. Ada berita lain yang juga ada kaitannya dengan produk baru kami ini!''


''Apa itu Tuan Ziko?! bisa berbagi pada kami?!'' seru seorang wartawan yang memegang kamera besarnya.


''Ya kami akan membaginya pada kalian. YNC! bukan hanya sekedar merk produk, tapi YNC itu sebuah nama orang yang membuat pemilik perusahaan besar ini menyerah dengan status lajangnya!''


Sivia di tempatnya mendelik kesal, ia berusaha memanggil Ziko dengan berbisik namun Ziko tidak sama sekali mau meladeninya.


''Siapa pemilik nama itu Tuan Ziko! melepas status lajang? itu berarti Tuan Miller sudah menikah, apa itu benar?!''

__ADS_1


Ziko terdiam sejenak dan kembali menoleh ke arah Arthan yang menggedikkan kepalanya samar. Ziko mengangguk yang kemudian berlalu begitu saja menuruni panggung.


Semua wartawan terdiam heran, sorot kamera terus mengikuti kemana langkah Ziko berjalan. Dan tiba-tiba semua orang berbisik karena Ziko meraih tangan seorang gadis yang begitu cantik lalu dibawanya keatas panggung.


Tanpa segan Ziko menggeser posisi Sivia lalu menggantikannya dengan Yoona yang ia bawa untuk berdiri disamping Arthan.


''Mas?'' panggil Yoona dengan gugup juga berbisik.


''Angkat kepala mu, jangan pernah tundukkan kepala didepan semua orang kecuali didepan Ayah mu dan aku!'' balas Arthan dengan tegas.


''Terima kasih Tuan Ziko!'' seru Arthan dan Ziko pun kembali keposisi semula.


''Dia lah dibalik nama produk baru saya. YNC, yang artinya Yoona Collection!'' semua bersorak kagum.


''Dan saya juga akan memberikan kabar bahagia ini, dia bukan hanya pemilik nama produk baru ini, tapi dia juga adalah istri saya!''


Semua ternganga lebar, tidak menyangka dengan pengakuan Arthan. Terlebih lagi Sivia yang sudah menahan amarahnya sampai berlinangan air mata.


''Wah kejutan macam apa ini!'' seru sala seorang juru warta.


''Ya saya tahu, kalian pasti terkejut. Tapi inilah kenyataannya, dia adalah istri saya, istri saya yang sah! Dan dengan hormat saya juga mengundang kalian semua untuk menghadiri pesta resepsi pernikahan kami yang akan dilaksanakan akhir pekan ini!''


Semua masih ternganga, tapi mereka juga bertepuk tangan begitu meriah, memberikan selamat dan terus memotret Arthan dan Yoona yang berdiri begitu serasi. Bukan hanya para wartawan, Yoona pun sama terkejutnya.


Ia tidak tahu dengan kabar akan diadakan resepsi pernikahan mereka. Tapi Yoona harus mengikuti apa yang sudah menjadi suaminya tentukan itu, karena memang itulah baiknya.


Happy Reading...

__ADS_1


__ADS_2