Jodoh Yang Dijodohkan

Jodoh Yang Dijodohkan
Mas Okin


__ADS_3

"Gitu ra ceritanya.. " Jelas kia


"Oh gitu, jangan jangan jodoh kali ya sama lu.. " Ucap ara


"Bisa aja lu, tapi amin sih.. Hahaha" Sahut kia sambil becanda


"Ya amin gapapa..hahaha..., eh btw lu mau jajan apa engga? " Tanya ara


"Makan yu, gua belum sarapan tadi" Jawab kia semangat


Ara melihat jam menunjukkan pukul 10 pagi


"Gua sih udah sarapan, cuma pengen ngemil aja.. " Ucap ara


"Ya udah tapi mau kan temenin gua makan? "


Tanya kia


"Iya ayo aja.. " Sahut ara


"Dah lu pesen aja, gua bayarin.. " Ucap kia


"Apanih pj? " Sahut ara becanda


"Bisa bisanya lu" Ucap kia


"Pak.. " Sambil melambaikan tangan


"Iya neng mau mesen apa? " tanya pemilik kantin


"Saya mau mi goreng sama teh manis aja, lu ra? " Ucap kia


"Somay aja sama air dingin.. " Kata ara


"Ada lagi? " Tanya penjual itu


"Lu minum air putih aja ra? " Tanya kia memastikan


"Iya tengorokan gua lagi gaenak minum yang manis-manis" Jelas ara


"Oh gitu, yaudah pak itu aja" Kata kia kepada bapak penjual itu

__ADS_1


"Siap neng, ditunggu ya.. "


Saat sedang menunggu pesanannya datang tiba-tiba datang seorang lelaki kepada ara


"Adeknya ricko ya? " Tanya pria itu tiba-tiba


"Iya, eh mas okin.. " Jawab ara sambil agak kaget dan langsung mengulurkan tangannya


Dan langsung disambut oleh okin


"Iya ra, masih inget aja.. " Sahut mas okin


"Gabung mas.. " Ucap ara, mempersilahkan mas okin duduk di hadapannya


"Boleh.. Duduk ya.. " Kata okin, yang tadinya berdiri langsung duduk di kursi kosong disebrang ara


"Sendiri aja mas? " Tanya ara


"Iya nih.. Lagi ngerjain tugas dari bos" Jelas okin


"Oh gitu, mas polisi? " Tanya ara


"Bukan, jadi bos aku lagi ada masalah gitu terus dia berhalangan hadir jadi aku yang di suruh.. " Jelas okin


"Kia, mas.. " Ucap kia


"Niko, tapi dipanggil nya okin hehe.. " Sahut mas okin


"Eh btw kamu lagi ngapain ke sini ra?" Tanya mas okin


"Ini mas aku lagi bikin SKCK, sekalian nemenin temenku bikin SIM" Jelas ara


"SKCK.. Ohh buat kerja ya? " Tanya mas okin


"Iya mas, baru mau nyari sih.. " Kata ara


"Bisa deh nanti aku bantu, di tempat aku tuh lagi butuh banyak karyawan. Kalo mau bisa aku bantuin.. " Jelas mas okin


"Wah bisa mas? Mau dong mas, siapa tau kan mas.. " Sahut ara semangat


"Bisa, titip aja CV sama dokumen yang di butuhin ke aku.. " Suruh mas okin

__ADS_1


"Boleh mas, aku minta WA mas aja biar gampang ngehubungin nya" Kata ara


"Boleh tuh.. " Sahut mas okin


"Ehem, ko gua jadi nyamuk ya.. " Ucap kia mengoda ara dan mas okin


"Ih apaan sih ki.. " Kesal ara, sambil menyenggol kaki kia


"Bisa aja nih si kia hahaha.. " Sahut okin becanda


Tanpa menunggu lama ara kemudian mendapatkan nomor handphone mas okin.


Tidak lama setelahnya, makanan yang dipesan ara dan kia datang.


"Silahkan neng.. " ucap penjual itu


"makasih pak.. " sahut ara dan kia bersamaan


"Sama-sama neng, ini punten nota nya.. "


Sambil memberikan kertas berisi daftar harga makanan yang mereka pesan.


lalu kemudian ia pergi meninggalkan tempat ara dan kia


"Mas okin makan.. " tawar ara


"Mas mesen aja, biar kia yang traktir.. " tawar kia


"iya ra, iya kia makasih.. " tolak nya secara halus


"pesen aja mas gapapa, kia lagi gajian hahaha... " canda ara


"iya mas jangan sungkan, kita kan udah jadi temen hahaha" tambah kia


"Makasih sebelum nya ara, kia. Aku sebelum kesini tadi udah makan, aku ngerokok aja disini gapapa ya? " ucap mas okin


"iya silahkan mas, tapi jadi ga enak makan depan mas okin yang ga makan.. " ucap kia


"ih santai aja kia, makan aja silahkan. anggap aja ceritanya aku gaada hahaha.. " sahut mas okin


"makan ya mas.. " ucap ara

__ADS_1


"yaudah, makan ya mas.. " tambah kia


"iya ra,kia.. " sahut mas okin


__ADS_2