Jodoh Yang Dijodohkan

Jodoh Yang Dijodohkan
Rencana ketemu


__ADS_3

Jujur, setelah mendengar semua yang dikatakan oleh abangnya ara sekarang merasa ketakutan.


Tapi mau bagaimana pun tetap saja ara merasa tidak disakiti dan selalu nyaman saat bersama okin.


'Apa nomornya gua blokir aja ya? ' ara bertanya tanya


Akhirnya keputusannya bulat untuk memblokir dan menjaga jarak dari okin, sekarang tinggal bagaimana ia memperbaiki hubungan nya dengan acel.


Ia berharap acel menghubungi nya duluan, entah sms atau telepon. Saat sedang harap harap cemas betul saja handphone nya berdering menandakan ada telepon masuk


πŸ“ž


"Halo pey, kenapa? " Ucap ara saat mengangkat telepon


"Engga sih, ini sebenarnya kia yang mau ngomong. Tapi katanya dia takut gitu.. " Jelas ipey


"Ngomong apa? Ngapain takut? " Bingung ara


"Ra.. " Suara kia terdengar, sebenarnya gak tau apa yang dirasakan ara ia mengingat kejadian memalukan yang direkam kia tapi ia tidak menyalahkan siapapun selain dirinya sendiri.


"Apa ki? " Tanya ara sambil menghembuskan nafas kasar


"Tuh kan lu pasti marah.. " Kata kia sambil meringis


"Soal yang kemarin gua udah gapapa, ga ada yang penting juga.. " Ucap ara


"Gapapa gimana? Acel aja marah banget sama gua apalagi ke lu ra.. " Tambah kia


"Yaudah besok gua kerumah ipey ya? Lu masih disitu kan? " Tanya ara memastikan


"Iya gua nginep seminggu disini sampe perpisahan nanti.. " Jelas kia


"Yaudah besok ketemu aja lah, gua juga pusing nih soalnya.. " Kata ara


"Oke deh, tapi lu maafin gua kan? " Tanya kia seperti orang ketakutan


"Iyaa kia, orang lu juga ga salah apa apa.. " Jelas ara


"Hmmm, ya seengaknya kan semua udah gua lurusin tadi.. " Ucap kia


"Iya iya santai aja, besok ada yang gua kasih tau juga ke lu berdua.. " Kata ara


"Apaan tuh, jangan bikin penasaran ah.. " Rengek kia


"Eh bulan depan lu pada mau kuliah diluar kota kan? Jadi berangkat nya? " Tanya ara


"Iyaa, gua sih dua bulan lagi.. " Kata ipey

__ADS_1


"Gua yang bulan depan mah.. " Sahut kia


"Nah yaudah sampe ketemu besok ya, bye" Tutup ara tiba-tiba.


Dirumah ipey


"Ihh bocah malah dimatiin seenaknya aja" Kesal kia


"Hayolo, benernya dia masih marah sama lu ki.. " Ucap ipey menakut-nakuti kia


"Dia mau ngomong apa ya? " Kia bertanya tanya


"Paling udah jadian sama si okin ituh.. " Jawab ipey simple


"Gila banget, bisa bisanya dia jadian sama si okin kaga mikirin si acel berjuang.. " Kesal kia


"Ya mungkin menurut si ara daripada sama si acel digantung terus.. " Sahut ipey


"Ada benernya juga sih, tapi.. " Ucap kia tidak menyelesaikan kata katanya


"Apa? Dahlah anterin cari baju buat perpisahan yuk.. " Ajak ipey ke kia


"Iya hayuk gua juga belum ada.. " Jawab kia


Saat tengah bersiap akan pergi ke tempat sewa pakaian, hp kia bergetar


Whatsapp πŸ“©


Kia yang melihat pesan itu langsung mendadak kegirangan hinga loncat loncat teriak teriak


"Dih kesambet apa lu?! " Kaget ipey melihat temannya tiba-tiba berkelakuan aneh


"Engga pey, hahaha" Jawab kia


Whatsapp πŸ“©


Today


Kia : Baik mas, mas sendiri gimana?


Arga : Baik juga


Lama juga ya ga chatan sama kamu


Kamu kemarin habis dari dufan ya?


Kia : Alhamdulillah kalau baik

__ADS_1


Iya mas, mas tau darimana?


Arga :Itu sg kamu


Oh iya sabtu kamu sibuk ga?


Kia : Sabtu aku mau perpisahan di sekolah


mas


Arga :Ohh gitu


Hari lain bisa ga?


Kia : Besok paling


Besok aku mau keluar juga sama


temen-temen ku


Arga : Besok mau ga ketemu?


Atau ga kita jalan gitu


Kia : Serius mas?


Tapi besok aku sama temen ku gitu


Arga :Iya gapapa


Kalau aku ajak temen ku juga gapapa?


Satu aja kok


Kia :Ya gapapa silahkan aja


Terserah mas


Arga : Yaudah deh kalau gitu


Aku lanjut ya


Kia : Iya mas


Sampai besok ya


Byee

__ADS_1


Arga :Byee


__ADS_2