
Kring..
Kring..
''Yaampun ini kan baru jam 6 pagi, kenapa alarm ku udah bunyi sih'' ara kaget karena saat hari libur seperti ini ia tidak pernah menyetel alarm
Saat ia melihat layar handphone nya ia terkejut karena bukan alarm yang berbunyi melainkan panggilan masuk dari acel.
"Hah? Acel udah ga blokir aku? " Ucap ara senang
Tanpa menunggu lama lagi, langsung saja ara mengangkat nya
π
"Halo cel? " Ucap ara agak malu malu tapi mau
"Ra, maaf ganggu ya pagi pagi.. " Balas acel
"Iya cel ada apa? " Tanya ara
"Nanti siang kamu sibuk? " Tanya acel balik ke ara
"Enggak, ga ada acara apa apa" Jawab ara
"Main yuk? " Ajak acel
"Hah? Gimana gimana? " Sahut ara kaget
"Main.. " Ulang acel
"Ih aku masih ngehalu apa gimana sih? " Ucap ara memastikan
"Aku udah disini.. " Kata acel
"Kok bisa? Kok gak kasih tau aku? " Tanya ara
"Sekolah aku kan besok mau perpisahan.. " Jawab acel membuat ara seperti melayang sekarang
"Ih serius apa? Kaget ih aku ga nyangka.. " Sahut ara
"Siangan dikit jalan yuk.. " Ajak acel dan tanpa ragu ara pun langsung mengiyakannya
"Iya, ayo kemana? " Tanya ara penuh semangat 45
"Udah ikut aja, kangen kan pasti kamu? " Goda acel
"Iya banget.. " Jawab ara
"Yaudah tidur lagi aja sana, nanti aku bangunin lagi" Suruh acel
__ADS_1
"Sekarang kamu dimana? " Tanya ara
"Aku sih lagi otw hotel, tadi aku nyampe jam setengah 6 an.. " Jawab acel
"Yaudah kamu juga istirahat dulu ya.. " Ucap ara
"Iya iya.. " Sahut acel
"Maaf lagi ya, soal yang kemarin" Ucap ara
"Udah gausah dibahas" Balas acel singkat
"Yaudah aku bobo lagi ya? " Kata ara
"Iya, nanti aku telpon kamu lagi ya dahh.. " Tutup acel
"Dah acel" Tutup ara
Karena sudah good mood di pagi hari ara langsung semangat pagi ini.
Ia langsung keluar kamar, dan tiba-tiba menawarkan diri untuk membantu ibunya beres beres rumah agar nantinya diberikan izin keluar dengan acel
"Lah ada ni? Tumben pagi gini udah bangun? " Canda christy
"Iya nih, lagi pengen aja" Jawab ara pun sambil tertawa
"Ra mau langsung sarapan sekalian? " Tanya ibunya yang sedang memasakkan nasi goreng untuk bekal adiknya
"Iya, ibu sekalian anterin adek ya.. " Ucap ibunya
"Iya bu.. " Sahut ara
"Tapi ibu pulangnya sore gitu, ibu mau nganterin temen ibu.. " Pamit ibunya sekalian
"Pantesan ibu juga pagi pagi udah rapih.. " Ucap ara
"Dia mau check up ke dokter, tapi ga ada yang nemenin.. " Jelas ibunya
"Emang dimana bu? " Tanya ara
"Ke Jakarta ra, kamu gapapa kan ditinggal sendiri? " Ibunya memastikan
"Gapapa bu, siangan dikit aku juga mau keluar ya bu.. " Ijin ara
"Iya gapapa tapi ibu ga kasih uang banyak ya, kami jangan lupa juga cuci baju dulu nanti.. " Perintah ibunya
"Iya bu iya.. " Jawab ara
"Sama siapa mbak? " Tanya christy ingin tahu
__ADS_1
"Kepo ih males" Jawab ara lalu memakan sarapannya
Akhirnya setelah ibunya dan adiknya berangkat, ia langsung mengerjakan perintah ibunya agar ia semakin cepat bertemu acel.
Jam sekarang menunjukkan pukul 10.00 entah karena sudah sangat merindu alias tidak sabaran ingin bertemu acel akhirnya ia yang menelepon duluan.
π
"Acel, halo?" Ucap ara
"Kenapa ra? " Sahut acel
"Mau ketemu dimana? " Tanya ara
"Yaampun ra, sekangen itu apa? " Ucap acel
"Serius ih" Balas ara
"Udah tenang aja, aku jemput" Ucap acel
Sangat sangat hari yang baik hari ini bagi ara, hari yang tak akan pernah terpikirkan saat ini.
"Naik? " Tanya ara
"Delman boleh.. " Ucap acel
"Ihh becanda terus.. " Kesal ara sok imut
"Uhh tayang.. " Sahut acel
"Motor aku lah, kemarin kan dititip ke saudara aku.. " Jelas acel
"Yaudah jemput sekarang ah, dirumah aku gaada orang.. Aku takut" Ucap ara panjang lebar
"Siap tuan putri.. tunggu ya" Tutup acel yang tak lama sekitar 20 menitan acel sudah ada di teras rumah ara
Tanpa malu tanpa basa basi dan tanpa permisi saat pertama kali lagi ara melihat acel ia langsung memeluknya erat.
Dan tanpa perlawanan pun acel menerima pelukan itu dengan tangan terbuka.
"Dah yuk, nanti malu diliat tetangga kamu. Nanti dibilang apa lagi.. " Ucap acel untuk melepaskan pelukan ara
"Siapa yang mau liat? Orang dalem pager ini.." Balas ara tak mau kalah
"Yaudah otw langsung" Ajak acel
Memang paling enak paling epic adalah war wir keliling kota tanpa tujuan yang jelas.
"Cel, jalan jalan dulu ya.. " Pinta ara
__ADS_1
"Iya ra.. " Sahut acel dengan tangan satu memegangi setir dan satu lagi menggenggam tangan ara yang ada di pinggangnya.
Saling melepas rindu, yang baru sebentar mereka lewati