Jodoh Yang Dijodohkan

Jodoh Yang Dijodohkan
Tinggal menunggu keputusan


__ADS_3

Tiba di rumah, ara langsung membersihkan diri dan tiduran.


Karena dirumah tidak ada orang, ia merasa gabut dan mencoba menghubungi acel lagi.


Berkali-kali ia menelpon tapi tidak diangkat.


'Acel semarah itu apa sama gua? ' Tanyanya


Akhirnya karna tidak ada jawaban dari acel ia pun menghubungi abangnya saja.


Sama hasilnya nihil, mungkin dia sedang sibuk. Ini kan hari kerja.


Dasar jomlo gabut Hahaha


Karena tidak ada yang bisa dihubungi lagi, akhirnya ia tidur saja karena merasa lelah.


Sebelum tidur ia melihat jam, waktu baru saja menunjukkan pukul 15.00


'Jam segini christy kok belum pulang ya? ' heran ara


Tapi ia mencoba tidak terlalu memikirkan nya, akhirnya ia tertidur.


Ditempat lain


Seseorang sedang menerima telepon dari orang ditempat berbeda


"Hah? Kan bener apa yang aku bilang, itu tuh cewe ga bener. Dasar matre ngeliat cowok berduit dikit gatel! " Kesal orang itu

__ADS_1


"Kenapa mas? Ada apa? " Tanya supirnya penuh kelembutan dan penasaran


"Engga pak, saya kenal cewek gitu terus sekarang tuh tiba-tiba ngilang. Dia udah kenal cowok yang lebih kaya dari saya sepertinya" Ucap laki-laki itu


"Udah mas, relain aja berarti emang itu perempuan ga baik.. " Saran supir itu


"Iya juga sih, dahlah besok ke bandung aja pak.. " Perintahnya


"Iya mas, gausah digalauin. Siap mas.. " Ucap supirnya


"Hah dasar perempuan.. " Tambahnya lagi


"Oh iya, sidang mas nanti itu gimana? " Tanya supirnya itu lagi


"Tenang pak, masih bulan depan ini.. " Sahutnya


"Boleh pak, emang mau ada apa? " Sahut laki-laki itu


"Anak saya mas, mau wisuda sekolah.. " Jelasnya


"Ohh, laki atau perempuan pak? " Tanya laki-laki itu lagi


"Perempuan mas.. " Jawab supir itu singkat


"Ohh, boleh lah pak. Masa acara keluarga ga dikasih dispensasi.. " Sahut laki-laki itu sambil bercanda


Tibalah mereka dirumah besar, dengan banyak bodyguard berseragam hitam semua.

__ADS_1


"Silahkan tuan.. " Ucap salah satu pegawainya itu sambil membuka pintu mobil


"Terima kasih, papah ada? " Kata laki-laki itu pada pegawainya


"Ada tuan, di halaman belakang.. " Jawab pegawainya itu memberi tahu


Tanpa berkata-kata lagi, laki-laki muda itu pun pergi ke tempat yang sudah diberi tahu oleh pegawai itu.


"Puas? " Tanya laki-laki itu kepada papahnya sambil mengangkat sebuah amplop dengan muka menyeringai


"Gitu baru keren" Ucap laki-laki tua meremehkan


"Atur deh, besok saya ke Bandung. Dua hari sama supir baru itu.. Jangan ganggu saya lagi. " Ancam laki-laki muda itu tidak main main


"Terserah" Jawab papahnya lalu pergi meninggalkan anaknya itu dengan menggunakan tongkat ditangan nya itu


Ia merasa kesal, dengan ayahnya yang menganggap enteng sebuah pernikahan dan menganggap semuanya dapat dibayar dengan uang.


Ya begitu, kurang lebih sifat papahnya dari masih muda.


Dan belum banyak yang mengetahui jika sebenarnya ia sudah menikah lebih dari tiga kali dengan cara dijodohkan oleh rekan bisnis ayahnya lalu diceraikan kembali jika merasa sudah tidak ada untungnya lagi.


Akhirnya ia melakukan hal yang sama kepada anak semata wayang nya itu.


Baginya jika ia masih hidup dalam rumah miliknya berarti anaknya harus mengikuti peraturan yang dibuat seenaknya saja.


'Papah gak adil, dasar orang jahat' Kesalnya pada papahnya itu

__ADS_1


__ADS_2