Jodoh Yang Dijodohkan

Jodoh Yang Dijodohkan
Pilihan sulit


__ADS_3

Ara hanya terdiam, membaca pesan singkat itu. Ia merasa serba salah satu sisi ia banyak mendapat penolakan jika berteman dengan okin tapi disisi lain ia merasa nyaman saat bersama dengan okin.


'Lagian kalaupun dia jahat, dia kan tidak menyakiti aku.. 'Gumam ara dalam hati


Yaa, sekarang malah ara yang jadi serba salah dengan keadaan yang tidak sengaja ia ciptakan saat ia merasa kesepian.


Apalagi dalam pesan singkat itu okin mengatakan kalau ara 'ghosting', sebenarnya ara merasa aneh dengan kata-kata itu apalagi sebenarnya mereka kenal cukup dekat hanya dalam hitungan hari saja.


Biasanya ia hanya menjadi korbannya saja, kenapa sekarang ia seolah menjadi pelakunya?


Eh apa barusan, korban?


Haha kalau kamu merasa jadi korban artinya kamu memang memiliki rasa sehingga saat orang tersebut pergi di dirimu ada yang hilang.


Kenapa soal perasaan itu sulit, apakah salah jika aku hanya ingin berteman kalau pun salah kenapa harus jadi musuh?


Apakah seminggu adalah waktu yang tepat, untuk saling pandang saling kenal dan saling cinta?


Ditempat lain ada dua orang rekan kerja yang sedang curhat masalah hatinya


"Sebenarnya maksud saya tuh, bukan mainin perasaannya arista bel.. " Ucap ronald kenapa sekretaris sekaligus sahabatnya itu


"Iya Pak, ngerti.. Cuma menurut saya kalau memang bapak ga ada apa apa ya lebih baik jujur sekarang daripada keburu jauh.. " Saran bela


"Dibilangin kalau lagi sama saya gausah bapak manggilnya.. " Suruh ronald


"Susah ih, udah kebiasaan hahaha.. " Jawab bela


"Oh iya kamu sama Dirga gimana tuh? " Tanya ronald mengalihkan

__ADS_1


"Belum apa apa.. " Jawab bela sambil memanyunkan bibir


"Iya sih, susah ya kalau dianya aja diam.. " Kata ronald


"Gimana lagi dong? Saya harus ngapain ya kira kira" Tanya bela


"Yang punya perasaan kan kamu, ya kamu pasti tau apa yang harus dilakuin.. " Jawab ronald


"Kasih saran dong pleaseee, kamu juga kan cowok.. Maksudnya cowok tuh sukanya digimanain?!" Tanya bela sekarang agak kesal


"Yaa.. " Kata ronald sambil bikin muka tengil dan menggoda, melirik bela


"Ronald ih.. " Kesal bela menepuk pundak ronald


"Gua bantuin lu, tapi bantuin gua juga mau deketin cewek.. " Pinta ronald sambil mengusap pundaknya yang terasa panas belas tangan bela


"Cewek emang ada yang sama lu selain arista? Ups.. " Jawab bela sambil menutup mulutnya


"Ceweknya gimana? " Tanya bela ingin tahu lebih lanjut


"Baru lulus sekolah tau haha.. " Ucap ronald sambil menyatap makanan yang sudah di pesannya


"Hah?? " Kaget bela sambil teriak melotot kearah ronald


"Apasih bel? Bikin kaget aja lu? " Kesal ronald karena teriakan bela tadi membuat orang-orang yang ada di cafe itu memandang ke arah mereka dengan tatapan sinis


"Lu kan udah om om.. " Ucap bela yang membuat ronald spontan tertawa terbahak


"Enak aja, lu malah lebih tua dari gua.. " Ucap ronald tak mau kalah dan membuat mereka semakin tak terkendali tertawanya

__ADS_1


"Gampang, anak kecil mah masih suka jajan.." Ucap bela memberi saran


"Serius? " Tanya ronald meyakinkan


"Iya lah, umur umur segitu masih males mikir pasti.. " Jawab bela


"Iya sih, eh iya masalahnya doi ini malah deket sama.. " Ucap ronald sambil agak mendekati telinga bela


"Apa? Siapa? " Tanya bela penasaran karena suara ronald yang kecil


"Si okin itu.. " Jawab ronald


"Eh jangan deh, mending sama lu..


Setau gua setelah lulus sekolah okin tuh udah nikah deh.. " Jelas bela


"Iya, tapi yang gua tau sekarang kalau ga salah dia udah duda gitu.. " Tambah ronald


"Ya kalau kayak gitu, iya sih mending sama lu.. Gua setuju.. " Dukung bela kepada sahabat nya dari pas masih dibangku kuliah itu


"Nah gini mantep, mau gua tunjukkin mukanya ga? " Tanya ronald sambil membuka handphone dan mengarahkan layar hp itu pada bela


"Mantap udah punya whatsapp nya.. " Puji bela


"Iya lah harus satset.. " Jawab ronald


"Ohh namanya ara, cantik sih lumayan. Cocok sama lu.. " Puji bela berturut-turut


"Orang ganteng jodohnya orang cantik.. " Ucap ronald yang membuat bela langsung meneguk segelas air

__ADS_1


"Dah puas lu? " Tanya bela kesal


Dan begitulah mereka


__ADS_2