
"Ronald..
Ronald..
Kamu sama siapa?.. " Teriak arista
Yang langsung membuat ara dan Ronald menengok ke arah suara itu.
"Eh arista? Kamu disini juga? " Tanya ronald
"Iya dong, kamu sama siapa ini? " Tanya arista
"Ara, ini yang waktu itu kita makan bareng sama kita sama okin.. " Jelas ronald
"Oh gitu, kamu pacarnya okin kan? * Tanya arista ke ara
"Engga bukan mbak" Jawab ara singkat
"Nal, mumpung disini kamu mau kan temenin aku juga? " Tanya arista
"Hmm gimana ya.. " Jawab ronald agak ragu
"Gapapa mas ronald, sama mbak ini aja saya juga udah mau pulang kok.. " Kata ara ke ronald
"Loh kok, Tiba-tiba sih? " Tanya ronald ke ara bingung
"Kan emang tadi sebenarnya udah mau pulang.. " Jawab ara
"Yaudah yuk, aku anter pulang dulu.. " Ajak ronald
"Ih gausah mas, gapapa kok. Bye duluan ya" Ucap ara sambil pergi meninggalkan ronald dan arista
"Gapapa lah, gausah dipaksa orang dia juga pengennya pulang sendiri.. " Ucap arista sinis
"Ya gak gitu kan dia tadi aku yang bawa ta.. " Sahut ronald
"Yaudah sih, kan udah ada aku ini... " Tambah arista
"Yaudah sekarang ini mau kemana? " Tanya ronald
"Makan di situ yuk.. " Ajak arista sambil menunjuk sebuah warung lesehan
"Aku nemenin aja ya, aku tadi udah makan juga soalnya.. " Ucap ronald
"Yahh.. " Sebel arista sambil memanyunkan bibir
"Yaudah deh, yuk ah.. " Akhirnya ronald menurut
Akhirnya mereka makan di lesehan itu.
Ya, tapi ronald dengan terpaksa.
"Kenapa ga ikut aja? "
__ADS_1
"Waktu itu takut ga ditemenin sama yang lain hahaha.. "
Suara percakapan, suara orang yang tak asing di telinga ronald
"Bela.. " Panggil ronald
"Loh, lu kok disini juga? " Tanya bela kaget
"Iya nih" Jawabnya sambil melirik ke arah arista
"Eh ada bela sama Dirga juga.. " Ucap arista
"Iya ta, sini gabung.. " Ajak bela
"Eh arista" Sapa dirga
"Hai, gabung ya.. " Ucap arista sambil duduk di dekat bela
"Cewe yang tadi sama ronald mana? " Bisik dirga dan hanya dibalas gelengan kepala dan pundak yang naik oleh bela tanda tidak tahu
"Ayo langsung pesen makan aja ya" Ucap arista ke ronald
"Iya" Jawab ronald
Sambil menunggu pesanan makannya datang ronald yang tadi merasa tidak enak sama ara ia mencoba menghubungi nya.
Ia merasa telah mengusir ara secara tidak langsung karena saat ara pulang ia tidak menahannya.
Ronald : Ra kamu udah nyampe rumah?
Maaf ya ga nganter
Ara : Ih gapapa mas, malah aku yang ga enak
soalnya mas kan tadi lagi sama temen
kantor
Ronald : Serius nih?
Ara : Iya mas gapapa lanjut aja
Ronald : Tuh kayaknya kamu ngambek deh
sama aku
Ara : Engga ih, beneran
Ini juga udah di rumah kok
Ronald : Maaf ya sekali lagi
Kalau engga kapan kapan kita main
__ADS_1
lagi yuk?
Ara : Boleh mas
Ronald : Oke deh, kalau gitu
Selamat istirahat ya
Ara : Iya dahh
Ronald : Bye..
Ya, dan seketika mood ronald naik seketika hingga ia tak sadar kalau sedang senyum senyum sendiri dan diperhatikan oleh teman temannya.
"Dih, ngapa lu nal? " Kata bela
"Senyum senyum sendiri aje, ajak ajak dong" Canda dirga
"Kamu kenapa nal? " Tanya arista
"Gapapa" Jawab ronald singkat
"Eh tapi semenjak dirga sama bela, dirga tuh jadi kayak tambah seru dah.. " Ucap ronald tiba-tiba yang sebenarnya untuk mengalihkan perhatian mereka dari dirinya yang ketahuan senyum sendiri
"Apaansi nal? " Bantah bela sambil pipinya memerah
"Masa sih? " Tanya dirga malah tak percaya
"Iya ga sih ta?" Tanya ronald ke arista
"Jadi asik banget ya, jadian lah.. " Tambah arista
"Apansi lu bedua aja dulu dah.. " Sahut bela
"Hahaha.. " Mereka tertawa bersama
Dan akhirnya mereka pun berbaur dalam canda.
Ditempat lain
"Pak rusli, nama anak perempuannya siapa? " Tanya ibunya okin
"Ara dan christy bu.. " Jawab pak rusli
"Wahh, namanya cantik pasti wajahnya juga cantik.. " Puji ibunya okin
"Hehehe, si ibu bisa aja.. " Tambah pak rusli
"Ini pak, titipan saya buat ara dan christy ya.. semoga mereka suka.. " Ucap ibunya okin
"Terima kasih ya bu, maaf ya bu kalau ngerepotin.. " Kata pak rusli
"Gapapa pak, saya juga seneng kok.. " Balasannya
__ADS_1