
Di kantor
Saat tengah bersiap siap untuk pulang, Tiba-tiba saja bela disamperin arista sperti terburu-buru dan tergesa-gesa.
"Kenapa arista?" Tanya bela
"Sorry bel, gua mau nanya deh anak kecil yang sama ronald kemarin siapa deh? " Tanya arista penasaran sekali
"Anak kecil? Kapan emang ronald bawa anak kecil? " Kata bela bingung
"Itu loh, pas ketemu deket angkringan kemarin.. " Jawab arista
"Oh itu, temennya kali gatau sih gua juga.. " Sahut bela
"Hmm, eh gua mau nanya deh sama lu tapi lu jangan bilang ronald ya.. " Ucap arista
"Boleh, apa tuh? " Tanya bela
"Eh tapi gimana kalau sambil ngopi? Bisa kan kamu? " Ajak arista
"Boleh aja, tapi jangan sampai malem ya besok gua harus siapin bahan meeting" Pinta bela
"Ayo, tapi lu juga jangan ajak dirga ya.. " Pinta arista juga
"Dia pulang agak telat sejam deh, dan gua udah janji mau nungguin dia" Sahut bela
"Yaudah cafe yang depan kantor itu ya.. " Ajak arista
"Oke ayo.. " Jawab bela
"Bentar gua ambil tas dulu ya.. " Kata arista ia pun kembali ke ruangan nya dan mengambil tas
Saat arista sedang pergi mengambil tas, ronald pun muncul.
"Bel, tadi kayak denger suara arista deh.. " Ucap ronald
"Iya tadi kesini sih, emang mau apa nal? " Tanya bela
"Mau nitip ini ke dia.. " Ucap ronald sambil menunjukkan sebuah amplop coklat
"Nanti dia balik lagi sih, taruh meja gua aja lah.. " Ucap bela
"Yaudah nih, thankyou ya.. " Balas ronald
__ADS_1
"Oke sip.. " Sahut bela
Setelah beberapa saat kemudian, arista kembali dengan membawa tas dan sudah bersiap.
"Yuk bel, jalan sekarang gimana?" Ajaknya
"Yuk, eh ini ada titipan dari pak ronald.. " Ucap bela
"Oh iya, oke makasih ya bel" Sahut arista
"Yaudah yuk" Ajak bela sambil merapikan beberapa berkas dan kemudian berangkat lah mereka ke cafe itu untuk bincang-bincang
***
Setibanya di cafe mereka langsung duduk dan memesan kopi.
Dan arista mulai membuka obrolan
"Bel, sorry nih ya.. Gua boleh kepoin ronald kan ke lu? " Tanya arista
"Iya gapapa, mau kepoin apa emang? " Sahut bela
"Gini, lu udah lama kan kerja sama ronald? " Ucap arista
"Hahaha, ya gitu lah gua pernah di ajak ketemu orang tuanya gitu tapi waktu itu jatuhnya kayak jenguk sih.. " Sahut arista
"Oh gitu, terus gimana tuh kelanjutan nya? " Tanya bela
"Yaudah gitu doang, paling makan atau nemenin dia kemana gitu.. Soalnya sekarang kayak agak ngejauh dari gua deh.. " Jawab arista
"Ngejauh? Jadi lu lumayan deket ya? " Tanya bela
"Nah itu masalahnya, gua takut cuma gua doang yang ngerasa deket.. " Jawab arista
"Iya sih, menurut gua ronald masih agak kurang yakin mungkin sama lu.. " Tambah bela
"Mungkin, lu tau mantannya ronald?" Tanya arista
"Jujur gua gatau, tapi sepengetahuan gua tuh ronald agak tertutup soal asmaranya.. " Jelas bela
"Hmm gitu, eh iya cewe yang kemarin lu kenal ga?" Tanya arista, yang ia maksud adalah ara
"Oh iya tau.. Kenapa emang? " Tanya bela balik
__ADS_1
"Itu namanya siapa? " Tanya arista
"Ara" Jawab bela singkat sambil menyeruput kopinya
"Di deket ya kayaknya sama ronald? " Kata arista
"Gatau tuh, maybe.. " Sahut bela
"Gua inget ara, ara itu yang di kasih posisi spesial project sama ronald kan? " Tanya arista ke bela yang sontak saja membuat bela bingung harus jawab apa
"Ah masa sih? " Ucap bela pura-pura tidak tau
"Iyaa, masa lu sekretaris nya nggak tau sih? " Kata arista
"Gua malah baru tau dari lu ta.. " Sahut bela
"Hmm gitu, benernya gua juga tau dari temen gua ronald bilang sisain satu buat ara itu ke temen gua si azelia.. " Jelas arista
"Oh si azel, dulu dia bareng sama gua terus tau.. " Ucap bela yang sebenarnya agar mengalihkan pembicaraan mereka mengenai ara
"Iya dia bilang juga kenal baik sama lu kok.., Lu temen sekolah nya apa gimana? " Tanya arista
"Engga, kita tetanggan aja terus jadi akrab eh ternyata sekantor.. " Jawab bela
..
..
Dan mereka pun berbincang-bincang hingga bela di telepon oleh Dirga yang mengajaknya pulang bareng.
"Lu jadian sama Dirga? " Tanya arista
"Engga, suka bareng aja soalnya rumah kita searah.. " Jawab bela agak malu malu
"Hahaha, semoga jadian ya" Ucap arista yang sebenernya juga diamini oleh bela.
...
"Makasih ya bel, udah nemenin gua.. " Ucap arista
"Sama-sama, makasih juga udah di traktir kopi.. " Sahut bela
Mereka pun akhirnya harus berpisah, dan pulang ke rumah masing-masing.
__ADS_1
Bela dengan dirga, lalu arista dengan ojek online.