
Keesokan harinya, pagi pagi ara berpamitan ke ibunya untuk bertemu dengan teman temannya.
"Bu, aku ke tempat ipey ya?" Ijin ara
"Mau ngapain? Bukannya kemarin habis main? " Tanya ibunya
"Ini loh bu, mau temenin dia cari baju buat perpisahan.. " Jelas ara
"Ohh gitu, kamu ga usah repot nyari ya.. Mbahmu udah bikinin buat kamu.. " Ucap ibunya
"Ohh gitu ya, yaudah.. Makasih ya bu bilangin ke mbah.. " Kata ara
"Iya udah.. " Ucap ibunya
"Yaudah aku berangkat ya bu, takut pulangnya kemaleman.. " Pamit ara
"Iya hati-hati ya ra.. " Ucap ibunya
"Aku pake motor bu" Kata ara
"Iyaa" Ucap ibunya
Dijalan
'Kayak kenal mobil itu deh? ' gumam ara setelah melihat mobil hitam yang dirasa tidak asing
Benar saja, ternyata mobil itu berniat untuk mengikuti ara.
Ara yang menyadari hal itu pun ketakutan dan ia berpikir untuk sengaja mengajak nya berputar.
Tapi ia lupa kalau hari ini, hari senin jadi jalanan saat agak siang sedikit agak sepi karena dijalanan sudah sedikit yang berangkat kerja atau sekolah.
Tetapi, ia tidak kehabisan akal.
Ia melajukan motornya masuk ke dalam polres.
Ternyata seorang polisi muda bernama Arga, ia baru saja beres apel pagi.
Dan tentunya dia sudah ada janji dengan kia, sontak saja arga yang pernah bertemu dengan ara saat membuat skck waktu itu dia ingat apalagi kemarin-kemarin baru saja kia membuat instastory bersama ara.
"Dek, kamu temennya kia kan? " Sapa arga yang melihat ara
__ADS_1
"Eh iya pak polisi.. Betul saya temannya" Jawab ara cepat seperti sedang dikejar sesuatu
"Oh iya bener, kamu ada perlu apa kesini lagi?" Tanya arga
"Pak bantuin dong, ada mobil hitam dia ngikutin saya. Sebenarnya ga kenal juga.. " Jelas ara, menunjukkan jelas kalau dia sedang ketakutan
"Hah? Yang mana dek? " Tanya arga ingin memastikan
"Itu pak kalau ga salah plat nomor nya 81 SS" Ucap ara penuh keyakinan
"Mercy itu? " Kata arga sambil menunjuk mobil yang ada di sebrang polres
"Iya pak bener.. " Ucap ara
"Yaudah yuk ikut masuk dulu" Ajak arga
"Iya pak" Tanpa basa basi ara mengikuti perintah arga
Mereka pun menuju pos tempat arga apel pagi tadi, ternyata bukan hanya 1 atau 2 polisi yang berjaga disitu tapi banyak sekali membuat ara jadi malu sendiri.
"Pak, gajadi deh saya malu.. " Ucap ara
"Gapapa tenang aja, mereka ga galak kok.. " Ucap arga menghibur
"Yaudah ayo, bentar.. " Akhirnya mereka berjalan ke arah parkiran tempat arga menaruh kendaraannya
"Kamu emang mau kemana dek? " Tanya arga
"Mau ke rumah teman saya pak.. " Ucap ara
"Mau main sama kia juga ya? " Tanya arga lagi
"Iya, kok bapak tau sih? " Heran ara
"Iya aku juga ada janji gitu sama dia.. " Jelas arga
"Lah gimana ceritanya? Kok kia ga cerita, jangan jangan gajadi lagi nyari baju.. " Tanya ara ke dirinya sendiri
"Tenang aja, aku cuma mau temenin kia jalan aja kok.. Aku juga bawa temenku biar ga garing garing amat.. " Tambah arga
"Ohh gitu.. " Balas ara
__ADS_1
"Yaudah kita ke tempat kia naik mobil saya aja.. " Ajak arga
"Engga ah pak, malu.. " Tolak ara halus
"Gapapa, daripada nanti kamu di ikutin lagi sama orang jahat itu gimana? " Ucap arga
"Motornya gimana pak? " Tanya ara polos membuat arga terkekeh
"Ya tinggal di sini aja, nanti pulang bareng saya lagi" Ucap arga membuat ara berpikir
"Tapi.. " Belum sempat ara menghentikan perkataannya arga langsung memotong
"Gabakal hilang, mana ada maling mau masuk sini? " Ucap arga semakin meyakinkan
"Iya juga ya, yaudah apa saya pindahin dulu? " Tanya ara
"Gampang nanti sama temen saya aja" Jawab arga
"Makasih ya, pak. Maaf saya jadi ngerepotin" Kata ara
"Ya gapapa, tugas polisi kan mengayomi masyarakat.. " Balas arga sambil menatap ara
"Iya pak, tapi gausah kayak gitu" Ucap ara yang malu diliatin arga apalagi ia tau kalau arga cemewew nya kia
"Oh iya itu temen aku, ja.. " Ucap arga sambil melambaikan tangan
"Oi? Jadi ga? " Tanya lelaki temannya arga itu
"Ayo sekarang aja, bentar ini? " Ajak arga ke temannya itu
"Oh ini ga? " Tanya lelaki itu sambil menunjuk ke arah ara. Ara yang melihat itu pun kebingungan dan menunjuk dirinya sendiri sambil mulutnya meng-nganga
"Apaan?.. Tanya arga yang langsung mengerti arti pertanyaan itu
"Bukan woii.. " Ucapnya sambil memberi isyarat lewat tangan
"Ohh, saya Reza.. " Ucap lelaki itu ke ara sambil mengulurkan tangan
"Iya mas, ara" Sahut ara
Setelah basa basi yang basi akhirnya mereka berangkat ke rumah ipey, tujuan ara.
__ADS_1
Dan ke kia, tujuan arga