Jodoh Yang Dijodohkan

Jodoh Yang Dijodohkan
Salah naik angkot


__ADS_3

Sambil berjalan ronald membuka obrolan


"Nama kamu ara kan? " Tanya ronald ke ara


Ara hanya terdiam, dan membalasnya lewat senyuman


"Loh, nak Ronald udah kenal toh? " Tanya bu ningsih ke ronald


"Iya bu, pernah ketemu.. " Jawab ronald sambil tersenyum


"Ra, itu loh ditanya juga malah diem aja.. " Ucap ibunya ke ara


Ara hanya mengangguk pelan, sambil melirik ronald.


Ia ingat, pernah makan siang bareng ronald dan perempuan yang ia lupa namanya


"Hehehe, gapapa. Habis ngeborong ya ini? " Basa basi ronald.


Melihat banyak kantong plastik yang mereka pegang ditangan masing-masing


"Iya nak, anak ibu yang gede baru ngirim uang jadi langsung belanja. Ya.. " Jelas ibunya terhenti, saat ara menyenggol sikutnya


"Oh, gitu ya bu.. Biar saya antar pulang aja gimana? " Tawar ronald


"Eh gausah nak, kamu kerja.. " Tolak bu ningsih secara halus


"Gapapa bu, lagi kosong ini.. " Ucap ronald


"Gapapa nak, gausah kita mau mampir lagi nanti kamu jadi repot. Makasih loh sebelumnya" Jelas bu ningsih


"Hmm, yaudah deh. Tapi lain kali ga boleh nolak ya.. " Ucap ronald sambil melihat ke ara, karena mereka berjalan beriringan dengan posisi ronald yang ada di tengah

__ADS_1


Ara yang dari tadi hanya berjalan sambil terdiam langsung menundukkan kepalanya.


'kayaknya mas ronald orangnya genit deh? '


gumam ara dalam hati


"Oh iya bu, anak ibu yang baru lulus tuh ini? " Tanya ronald sambil memegang bahu ara


"Iya nak, ya ampun ibu sampe lupa mau nanya soal yang kemarin.. " Ucap bu ningsih


"Tenang bu itu mah, langsung masuk juga bisa.. " Jawab ronald yang membuat ara kebingungan dan langsung bertanya


"Apaan bu maksudnya? Aku kok ga ngerti.. " Ucap ara


"Itu loh, bu minta ke nak ronald buat bantuin kamu dapet kerjaan.. " Jawab ibunya


"Ohh" Jawab ara singkat


"Iya bu, gapapa.. " Sahut ronald


"Itu bu angkotnya.. " Ucap ara sambil memberhentikan angkot yang sedang melintas


"Yaudah makasih ya nak ronald, ibu permisi duluan ya.. " Pamit bu ningsih


"Iya bu, Hati-hati ya. Ara.. " Ucap ronald


Ara hanya melempar senyum kecil ke arah ronald


Di dalam angkot


"ibu kenal sama mas mas yang tadi? " tanya ara ingin tahu

__ADS_1


"ya iyalah, dia anak temen ibu" jelas ibunya


Ibunya melihat ke arah ara, yang bercucuran keringat di wajahnya


"Ya ampun panas banget ya ra.. " Ucap ibunya


"Iya bu, gerah.. " Ucap ara sambil mengipas-ngipasi lehernya


"Bukannya tadi beli minum dulu.. Kamu sih buru-buru terus" Kata bu ningsih


"Ya kalo ga buru-buru nanti malah tambah gerah.. " Jawab ara enteng


Beberapa menit kemudian


"Loh, ini kok angkotnya malah muter kesini sih? " Tanya ibunya pelan


"Masa sih? " Ucap ara memastikan sambil melihat sekeliling jalan


"Eh kok ini malah salah arah.. Kita salah naik angkot ra.. " Jelas ibunya


"Eh iya bu, tadi aku juga ga liat nomornya.. " Jelas ara


"Bang kiri bang.. Stop.. " Ucap ibunya untuk memberhentikan angkot


Setelah turun dan membayar, ara minta maaf atas kejadian ini


"Maaf ya bu, ara tadi ga konsentrasi jadi salah naik angkot.. " Ucap ara


"Iya sih jadi buang buang duit, tapi gapapa sih lain kali hati-hati makanya.. " Jawab ibunya


"Iya bu, tuh kita naik angkot yang itu yuk.. " Ajak ara sambil memberhentikan angkot yang lewat

__ADS_1


__ADS_2