
Kring.. Kringgg
"Ayo langsung yang telat taruh saja tas nya di pos satpam..! " Pak Ruslan berbicara lewat mic. Banyak anak-anak yang cepat-cepat mengambil barisan dan yang masih digerbang mereka berlari-lari menuju lapangan.
Hari ini senin pagi, adalah upacara terakhir untuk kelas 12, karena bertepatan hari ini akan dilaksanakan pengumuman kelulusan. Ara berangkat bersama dengan Acel, yang disebutnya hanya sebagai 'teman' padahal sudah banyak yang tahu kalau mereka saling memiliki perasaan terhadap masing-masing.
Jam sudah menunjukkan pukul 07:25 tetapi ara dan acel belum tiba disekolah "kemana ya si ara, udh jam segini kok belum juga dateng?? " tanya Azkiya, teman ara yang sering dipanggil kia. "Lah mana saya tahu saya kan ikan hahaha" jawab Zahra, yang sering dipanggil ipey . "Lah bisa-bisanya ya lu hahaha" kata kia, "yaudah lu chat atau telpon aja coba?.. " saran ipey
Whatsapp ๐
"Berdering tapi kok, ga diangkat ya??"
__ADS_1
Coba gua chat aja lah
Whatsapp ๐ฉ
Kia : Ra, lau dmn?
Sekolah kaga lu?
*Upacara pun dimulai *
"ya gapapa sengaja dilama-lamain, kapan lagi coba berduaan sama kamu lagi? " sahut acel,
__ADS_1
"ih jangan ngomong gitu ah emang kita mau meninggal? " kesal ara
"ya ngga gitu maksudnya hehe, yaudah pegangan mau ngebut nih.." goda acel, ara pun langsung mengiyakan dan memeluk acel. Akhirnya secara tiba-tiba mereka secepat kilat tiba di sekolah, tapi saat itu jam sudah menunjukkan pukul 07:40. Upacara sedang di bagian menaikkan bendera, akhirnya terpaksa mereka berdua baris di luar pagar sambil menghormat ke arah tiang.
Padahal acel dan ara sekolah di sekolah berbeda, sebetulnya ara satu sekolahan dengan sepupunya laki-laki bernama Hanif.
'POV Hanif'
Hanif yang melihat kelakuan sepupu cewek nya hanya bisa geleng-geleng kepala dari kejauhan, ia disekolah jadi adek kelasnya ara walaupun aslinya lebih tua hanif dan urutan di keluarga mamahnya hanif adalah kakak mamahnya ara. Hanif sebenarnya lumayan bad boy tapi ia punya prinsip 'mending sekalian cabut daripada harus dateng telat ke sekolah' karena ia sangat disiplin waktu dan ia pernah bilang sendiri ke ara saat berangkat bareng waktu itu, karena sebenarnya ara itu manusia yang lelet banget
Upacara berjalan dengan khidmat dan ada rasa bahagia campur sedih karena sebentar lagi akan ada pengumuman kelulusan, saat kepala sekolah sedang memberi amanat ia menyuruh anak-anak yang telat yang sedang ada di luar gerbang untuk dipersilahkan masuk dan membuat barisan baru.
__ADS_1
Di barisan itu hanya ara sendiri siswinya, sedangkan siswa yang lainnya adalah mereka anak-anak yang terkenal karena kerajinan nya, kerajinan keluar masuk ruang BK dan ruang kepsek hihi. Guru dan kepsek tidak kaget melihat kelakuan ara yang sering dateng telat, sedikit cerita dulu pas awal masuk SMA ara pernah disuruh pulang karena telat dan lagi-lagi hanya ia siswinya dan hanya dia yang masih anak baru kelas 10.
Ya pastinya tidak jauh dari kebiasaan kakaknya Ricko yang menjadi pentolan di sekolah itu pada masanya. Ya, betul ara dan hanif sekolah di SMA yang sama dengan Ricko.