
Sedang bingung tidak tahu mau kemana, karena kebetulan sedang diluar ara memutuskan untuk jalan jalan sendiri saja.
Ia mencoba untuk tenang dan tidak memikirkan kejadian tadi.
Saat sedang termenung di sebuah angkringan tempat yang biasa ia kunjungi bersama acel, tiba-tiba saja ada seseorang yang mengagetkannya.
"Hei, ngapain kamu disini? " Tanya perempuan itu
"Maaf mbak, siapa? " Kaget ara karena ia lupa dan tidak mengenal perempuan itu
"Oh iya mungkin kita cuma bertemu sekilas, aku bela temannya Ronald.. " Ucap bela
"Oh iya mbak bela, maaf ya aku tadi lupa hehe" Kata ara
"Iya gapapa.. " Sahut bela
"Mbak gak kerja? " Tanya ara sembari mengakrabkan diri
"Kerja, sambil jalan jalan.. hahaha" Jawab bela sambil becanda
"Ah si mbak bisa aja.. " Balas ara
"Kamu sendiri ngapain? Kamu habis ada acara? " Tanya bela ganti ke ara
"Iya, tadi aku nemenin temen aku perpisahan disekolah nya.. " Jelas ara
"Aku kesini ga sama ronald dek.. " Ucap bela tiba-tiba
"Maksudnya? " Kata ara bingung tapi langsung tersenyum saat mendengar nama ronald
"Tuh kan, dia lagi sibuk.. " Tambah bela
"Oh iya.. " Ucap ara
"Kamu ga pernah main sama dia emang? " Tanya bela
"Engga mbak, ngapain main sama pacar orang.. " Jawab ara enteng sambil menatap ke arah lain
"Pacar siapa? " Tanya bela lagi
"Yang kemarin itu, pas malem.. " Jawab ara
"Aduhh dasar kamu tuh lucu ih.. " Ucap bela
Saat sedang asyik mengobrol, partner bela yaitu Dirga datang menghampiri mereka
"Bel, jadinya makan apa? " Tanya dirga
"Belum mau makan ah, batagor aja deh.. " Jawab bela
"Eh si ronald itu ya.. " Ucap dirga sambil menunjuk ke arah ara
Ara hanya membalasnya dengan senyuman saja.
"Pesennya tiga ga.. " Pinta bela
__ADS_1
"Kalian berdua aja ah, aku mau bakso aja soalnya.. " Ucap dirga
"Kamu suka batagor kan? " Tanya bela ke ara
"Suka mbak tapi saya jangan dibayarin ya maaf.. " Ucap ara
"Loh gapapa dek.. " Kata dirga
"Iyasih, kenapa emang? " Ucap bela
"Engga ah mbak, aku ga enak aja masa baru ketemu udah dibayarin aja.. " Tolak ara secara halus
"Ya gapapa biar makin akrab aja dek.. " Tambah dirga
"Udah gapapa pesenin aja ga.. " Ucap bela
Akhirnya mereka makan bersama, di sela-sela sedang menikmati makanan tiba-tiba saja dirga teringat sesuatu.
"Sorry nama kamu siapa ya? " Tanya dirga ke ara
"Ara mas.. " Jawab ara
"Nama panjang kamu? " Tambahnya
"Ara vany" Jawab ara
"Hmm, iya iya bener ini.. " Ucap dirga
"Emang kenapa ga? " Tanya bela
"Ronald udah kasih tempat buat kamu.. " Jawab dirga
"Tempat apa? " Tanya ara bingung
"Kamu kan bakal kerja di kantor kita.. " Jawab dirga sambil mengisyaratkan kata kita ke bela dan dirinya
"Oh itu.. " Ucap bela
"Oh kamu udah tau bel? " Tanya dirga
"Ya iyalah, orang aku yang disuruh ngatur itu.." Jelas bela
"Bisa banget tuh si ronald, si arista gimane nanti... " Belum sempat dirga menyelesaikan ucapnya ia langsung terdiam saat bela menginjak kakinya
"Udah makan dulu yuk, habisin.. " Ajak bela agar mengalihkan percakapan mereka
"Mbak bela asik ih orang nya, aku pengen temenan sama mbak bela deh.. " Ucap ara
"Ih kamu bisa aja, kamu juga baik kok.. " Balas bela
"Mas yang ini juga baik kok.. " Ucap ara ke dirga
"Makasih ya, btw nama aku dirga. Pasti kamu lupa hahaha.. " Canda dirga
"Oh iya mas dirga sama mbak bela, aku pengen temenan sama kalian berdua boleh? " Tanya ara
__ADS_1
"Boleh banget sayang.. " Jawab bela
"Ya boleh ara, kita kan emang udah temenan.." Jawab dirga
"Tapi aku masih kecil, emang gapapa? " Tanya ara lagi
"Ya emang kenapa juga.. " Balas dirga
"Emang umur kamu berapa ra? " Tanya bela
"17 mbak.. " Jawab ara sambil menyendok batagor nya
"Hmm, tua juga ya gua ga.. " Ucap bela sambil mengunyah
"Lah emang.. " Jawab dirga
"Ih dasar masih tua an lu juga keles.. " Ejek bela
"hehehe, emang umur mbak bela sama mas dirga berapa? " Tanya ara
"Itung aja deh dari sini.. " Jawab bela sambil mengeluarkan ktp miliknya
"Lumayan ya mbak, kita beda 10 tahun. Mbak engga gimana gimana kan temenan sama aku? " Tanya ara lagi setelah melihat ktp bela yang tertera angka kelahiran tahun 1993
"Gapapa lah, jadi adek-adek an aku.. " Sahut bela
"Nih ra, yang aku.. " Giliran dirga mengeluarkan ktp nya
"Ih mas ulang tahun kita sama.. " Ucap ara
"Wah serius? " Tanya bela
"Masa sih?" Tanya dirga
"Iya, tanggal 3 Oktober.. " Jawab ara
"Sama juga kan sama ulang tahunnya ronald.." Tambah bela
"Wihh, seru nih kalau dirayain bareng. Hahaha" Ucap dirga
"Seru tuh, yuk.. " Ajak bela semangat
"Ngaco ih, masih lama kali.. " Ucap dirga sambil menoyor kepala bela pelan
"Oh iya hahaha.. " Jawab bela
Larut lah mereka dalam canda tawa, dan ara sedikit melupakan kecemburuannya pada acel dan tiara, teman sekelasnya acel.
Ya lumayan lah, sekarang ia dapat teman baru. Apalagi ia dengar dari mulut bela sendiri kalau ia bakalan masuk di kantor yang sama dengan mereka.
Saking larutnya ara dengan bela dan dirga ia tidak memikirkan acel yang sedang kebingungan mencari dirinya.
Bagi ara mungkin hal itu sepadan dengan kejadian yang telah merobek hatinya itu.
Padahal kejadian yang ia lihat tidak sengaja dilakukan acel dan acel juga tidak menyadari hal itu.
__ADS_1