
Setelah tiba di kantor itu, ternyata bukan hanya ara yang akan melamar kerja. Banyak orang yang sudah mengantri, sekitar 20 orang duduk rapi berjejer menggunakan atasan putih dan bawahan hitam.
"Kamu tunggu sini aja, bentar doang kok" Ucap okin
"Iya mas" Sahut ara
"CV mu dibawa kan? " Tanya okin
"Bawa mas, ini.. " Jawab ara sambil menyerahkan selembar kertas yang sudah dibuat
"Mana sini biar aku aja yang kasih" Ucap okin
"Oh gitu ya mas? " Tanya ara bingung
"Iya, bentar ya nanti aku balik lagi" Kata okin
Setelah beberapa lama, okin kembali ke depan. Sambil membawa helm untuk ara
"Ra, pake ya.. " Suruh okin
"Hah? Buat apa mas? " Tanya ara bingung
"Ayo udah temenin aku aja.. " Sahut okin
"Kemana mas? Nanti itu gimana? " Tanya ara sambil menunjuk ke arah kantor itu
"Udah gampang, kan engga hari ini juga" Sahut okin sambil memasangkan helm ke ara, lalu menaiki motornya dan ara pun ikut naik lalu mereka menuju suatu tempat.
Dijalan
"Mas, benernya kita mau kemana sih? " Tanya ara masih penasaran
"Ada.. Liat aja nanti.. " Sahut okin
"Jangan diculik ya hahaha.. " Ucap ara sambil becanda
__ADS_1
"Kalo iya? Hahaha.. " Sahut okin
"Mas okin mah hahaha.. " Jawab ara
"Pegangan.. " Suruh okin
Ara yang mendengar perkataan itu dari okin sungguh kaget, apalagi okin sebenarnya bukan temannya tapi teman kakaknya bang ricko.
"Kenapa mas? " Tanya ara ingin memperjelas kata-kata okin
"Pe.. Gang.. An, mau ngebut soalnya nih" Jelas okin
Ara hanya terdiam sambil menahan senyum,
Tiba-tiba okin menepi di pinggir jalan lalu tangannya menarik tangan ara untuk dilingkarkan di pinggangnya
"Eh, mas..." Kaget ara
"Di bilangin suruh pegangan.. " Tegas okin
"Yang dipegangin juga gapapa" Sahut okin
Lalu kembali melajukan motornya menuju suatu tempat.
Tibalah mereka di tempat yang ternyata baru saja kemarin didatangi ara, tempat bertemu mereka kemarin. Ya di polres.
"Kok kesini lagi mas? " Tanya ara saat turun dari motor
"Iya jadi kemarin, ada karyawan kena musibah kecelakaan. Terus bos ku nyuruh buat nge beresin masalah ini, karena dia masih di rumah sakit jadi aku aja yang beresin." Jelas okin
"Oh gitu, yaudah ayo lah.. " Ajak ara, sambil berjalan meninggalkan okin
"Bentar ra, semangat amat.. " Ucap okin sambil berjalan menuju ara yang sudah duluan
"Oh iya lupa, ayo mas bareng" Sahut ara
__ADS_1
Setelah proses yang agak panjang, mereka pun akhirnya pulang
"Lama juga ya mas.. " Ucap ara
"Iya ra sorry ya.. " Sahut okin
"Gapapa sih.. " Jawab ara
"Eh sekalian makan siang yuk, udah waktunya nih" Ajak okin
Ara yang kebetulan memang lapar karena sudah menunggu okin lama tidak bisa menolak
"Ayo mas, laper nih" Jawab ara sambil mengelus perutnya
"Yuk mau dimana? " Tanya okin
"Terserah mas aja.. " Sahut ara
"Emang kamu mau makan apa? " Tanya okin lagi
"Terserah sih mas, aku ikut aja" Jawab ara
Mendengar jawaban yang hanya 'Terserah' membuat okin geleng-geleng kepala sambil tersenyum
"Kenapa mas? " Tanya ara yang ternyata daritadi memperhatikan okin
"Gapapa, yuk deh.. " Jawab okin
"Oh iya nanti mas kerjanya gimana? " tanya ara
"Ga gimana gimana, kan aku udah dikasih izin keluar jadi ya gapapa" jelas okin
"oh gitu, takutnya kan.. " sahut ara
"tenang aja" ucap okin
__ADS_1
Akhirnya mereka meninggalkan tempat itu dan pergi makan