
... "Iya teh temen aku ada yang nginep.. " Ucap ara pada seorang wanita setengah bayar di teras rumahnya
"Kalo kurang, kamu ke rumah aja.. " Sahut ibu itu
"Iya teh makasih ya.. " Ucap ara
"Iya, eh iya ra ada cucian ga? " Tanya ibu itu
"Ada teh, mau dicuciin sekalian? " Tanya ara
"Iya, ra.. " Jawabnya
"Ada teh, bentar aku ambilin ya.. " Ucap ara
"Iya ra" Sahut ibu itu bernama teh yati
Ara pun mengambil cucian baju kotor dari mesin cucinya, dan menaruh nya dalam keranjang lalu memberikannya pada teh yati
"Apa nyuci di rumah aku aja teh? " Tawar ara
"Maunya sih gitu juga ra, tapi anak teteh yang kecil gaada yang jagain di rumah.. " Sahut teh yati
"Oh gitu, yaudah atuh aku bantuin bawa bajunya rumah teteh.. " Kata ara
"Gausah gapapa, sok makan aja.. Teh yati langsung pulang aja ya.. " Pamit teh yati
"Makasih teh" Ucap ara dan dibalas senyuman oleh teh yati
Ara pun kembali masuk ke dalam rumah
"Siapa ra? " Tanya ipey yang ternyata menguping
"Teh yati, dia yang disuruh masak sama nyokap gua.. " Jelas ara
"Oh, padahal gua mau bantuin masak.. " Ucap ipey
"Gapapa pey, eh iya acel mau kesini gapapa kan?" Tanya ara
"Lah kenapa nanya ke gua? Ini kan rumah li ra.. " Jawab ipey tertawa
"Ih maksudnya gua gaenak gitu.. " Sahut ara
"Enjoy aman.. " Kata ipey
"Eh iya gua belum ngabarin acel deh.. " Ucap ara langsung mengambil handphone nya
Whatsapp π©
Ara : Pagi acel
Udah bangun belum?
Tanpa menunggu lama ara langsung mendapat balasan pesan dari pacarnya itu
Acel : Pagi ara β€
Udah dong
Ara : Acel jadi kerumah kan??
Acel : Jadi atuh, sekarang aku mau otw
nganter evan
Ara : Hmm gitu
Kamu nungguin dia?
Acel : Engga, aku mau juga kan mau ke rumah
sakit habis itu ke sekolah evan lagi baru
ke rumah kamu
Ara : Yaudah hati-hati ya
Acel : Iya sayang
Ara pun teringat pada bapaknya, ia mencoba menghubungi nya di whatsapp yang kebetulan bapaknya sedang online
Whatsapp π©
Ara : Pak, ibu ke Solo bapak tau kan?
__ADS_1
Bapak : Iya ra, bapak udah dikabarin
Ara : Oh gitu
Bapak : Kata ibu ada temanmu nginep?
Jangan aneh aneh ya
Ara : Iyaa pak
Bapak : Udah makan belum?
Ara : Belum lah pak, masih pagi
Ini bapak dimana?
Bapak : Bapak lagi mau ke Bali ngawal bos
Ara : Pake mobil?
Bapak : Iya ra
Ara : Yaudah bapak kerja lagi aja ya, Hati-hati
Bapak : Iya ra, kamu juga
Kalau bisa lagi gaada orang tua
jangan maen keluar malem
Ara : Iya Pak, gaberani juga
Bapak : Yaudah ya, sampai nanti
Ara : Oke daahh
Bapak : ππ
Setelah itu ara pun meletakkan handphone nya, ternyata kia baru bangun.
"Neng siang amat bangunnya? " Tanya ipey menyindir
"Iya ih, kebablasan gua.. Btw jam berapa ini? " Kata kia sambil tertawa kecil
"Bener gapapa? Nyokap lu? " Tanya kia
"Pergi ke Solo" Jawab ara singkat
"Hah? Kapan? Kok gua ga tau ya? " Tambah kia
"Gua juga sendiri gatau.. " Jawab ara
"Jam setengah lima an deh.. " Ipey memberi tahu
"Boro boro gua melek jam segitu, gua aja tidur jam satuan.. " Ucap kia
"Ya sama ki.. " Sahut kia
"Hahahaha, dah lah gua mandi dulu ya.. bau jigong" Ucap kia ia pun menuju kamar mandi
"Dah sono.. " Ipey sambil mendorong kia pelan
Kurang lebih sekitar tiga jam kemudian acel datang ke rumah ara.
Ara sedang berbincang santai di ruang tamunya bersama teman-teman nya itu.
"Ara.. " Kata acel yang sudah berdiri didepan pintu
"Masuk cel.. " Suara ara agak terbata dan canggung
"ehemmm" Kia dan ipey berdeham sengaja
"Apasih ih.. " Ara malu malu
"Kakak cantik.. " Teriak evan didepan pintu
"Hai evan sayang.. " Ucap ara lalu menghampiri nya sambil mencubit pipinya gemas
"Ini buat kakak.. " Evan memberikan sebungkus gulali berwarna putih dan merah muda
"Yaampun sayang, makasih banyak yaa.. " Ucap ara mengelus kepala evan dan menggandeng nya masuk
"Aku ga disuruh juga? " Tanya acel becanda
__ADS_1
"Yaudah ayo, masuk aja cel.. " Jawab ara
"Digandeng atuh ra.. " Suruh kia sambil memutar bola matanya
"Kia ih bawel.. " Ipey mencubit lengan kia pelan
"Kata kak acel ini kesukaan kakak cantik.. " Ucap evan menunjuk ke gulali itu
"Masa sih? Kamu beli dimana? " Tanya ara gemas
"Di sekolah, aku mau minum kak.. " Pinta evan
"Yaampun, aku lupa hehe.. " Ara langsung bergegas mengambil minum untuk evan
"Aku juga ya ra.. " Pinta acel
"Iya iya.. " Ara mengambil air dingin untuk evan dan acel
"Ini ade lu cel? " Tanya ipey
"Ade sepupu.. " Jawab acel
"Hmm, kamu kelas berapa dek? " Tanya ipey lembut
"Ini.. " Jawab evan menggunakan jari telunjuk
"Oh baru kelas satu.. " Jawab ipey
"Lucu ih.. " Ucap kia mengelus kepala evan
"Nih evan aku punya jajan buat kamu.. " Ara membawa beberapa snack yang semalam ia beli di indomaret bersama teman-teman nya
"Bilang apa dek.. " Suruh acel
"Makasih kakak.. " Ucap evan
"Sama-sama sayang.. " Sahut ara
"Mamah kamu mana ra? " Tanya acel
"Ke Solo, kakak mbah aku meninggal cel.. " Jelas ara
"Hmm, yang sabar ya ra.. " Sahut acel mengelus pundak ara
"Makasih.. " Jawab ara nyengir
"Eh iya jadi besok siapa yang ke acara perpisahan kamu? " Tanya acel
"Ya gaada.. " Jawab ara lemas
"Yah maaf ya, besok ayahnya evan juga kan mau operasi jadinya.. " Ucap acel
"Astaga kok bisa sih? " Tanya ara
"Gatau, pembuluh darahnya kenapa gitu. Jadi besok aku harus standby disana lah.. " Kata acel
"Hmm iya.. " Ucap ara singkat
"Maaf ya aku gabisa dateng ke sekolah kamu.. " Ucap acel
"Gapapa cel ih, kamu mau langsung makan disini apa bawa ke rumah? " Tanya ara teringat tujuan acel ke rumahnya
"Di rumah pakde aku aja lah, kasian ada mas nya evan juga kan.. " Jawab acel
"Yaudah, aku bungkus sekarang apa gimana? " Tawar ara
"Nanti aja, aku mau main disini dulu.. " Kata acel
"Yaudah evan kasih makan dulu ya, kasian takut laper.. " Ucap ara
"Dek, mau makan ga? " Tanya acel ke evan
"Eeh.. " Dengan anggukan kepala, ia sedang asyik dengan snack dan kartun Spongebob nya
"Aku suapin ya.. " Kata ara sambil mengambilkan makan untuk evan
"Sama ini.. " Evan menunjuk ke arab acel
"Ih makan sendiri ah.. " Canda acel
"Aaaa.. " Evan meringis
"Manja bener nih.. " Acel pun menyuapi evan dengan lembut dan setelahnya ia bucin dulu di rumah ara
__ADS_1