
Siangnya ara inisiatif untuk mengirim acel makanan menggunakan gofood.
Tapi ia lupa kalau saldonya ternyata kurang dari seharusnya.
Ia pun jadi kebingungan bagaimana cara untuk mengirim acel makanan.
Ia daritadi bolak-balik dari kamar ke ruang tamu sambil menunjukkan raut muka cemas karena sambil mengigit ibu jarinya.
"Kamu kenapa sih ra? Kebingungan amat kelihatannya? " Tanya ibunya karena melihat anaknya yang menunjukkan gelagat mencurigakan
"Gimana ya bu, aku mau kirimin acel makan tapi saldo aku habis hehe.. " Jawab ara sambil nyengir
"Ngapain gofood sih? Udah sini ibu masakin aja lah ya? .. " Tawar ibunya
"Bener bu? Yaudah deh gapapa kalau ibu ga keberatan.. " Sahut ara
"Ibu gorengin ikan sama kasih sambal gapapa lah ya" Ucap ibunya
"Gapapa bu, dia mah doyan apa aja.. " Kata ara sambil bergurau dengan ibunya
"Yaudah sana belanja, nih uang nya.. " Perintah ibunya sambil memberi uang dan ara pun segera berangkat ke warung
Setelah berbelanja karena warungnya dekat, ia tidak memakan waktu lama. Setibanya di rumah ia langsung membantu ibunya masak, walaupun sebenarnya ia sama sekali tidak bisa memasak. Ya, karena ini adalah acaranya ara mau tidak mau dia juga harus ikut serta memasaknya.
Apalagi ia mencoba menambah bumbu bumbu cinta kedalam masakan yang dibuatnya bersama ibunya untuk acel.
Setelah matang, ia pun langsung menggunakan jasa ojek online untuk mengantar makanannya acel.
Ditempat lain acel yang merasa keenakan karena sudah di masakin, ia inisiatif untuk mengambil makanan itu sendiri.
Ia pun menghubungi ara untuk memberi tahu kalau ia sendiri yang akan datang mengambilnya.
Whatsapp 📩
Acel : Ra aku ke rumah ya
Ara : Iya cel, mau ngapain tapi?
Acel : Gapapa, aku mau ngambil masakan
kamu
Ara : Bener?
Padahal mau aku gojek in
Acel : Jangan ah ngerepotin
Udah dimasakin masa di ojekin lagi..
Mahal ojeknya ra
Ara : Yaudah deh kalau gitu
Ambil sekarang bisa ga? Keburu dingin
Acel : Siap bu bos, otw
Ara : Pelan pelan aja cel
Hati-hati
Acel : Iyaa ra
Acel pun berangkat.
Tidak butuh waktu lama untuk tiba di rumah ara, sekitar 20 menit kemudian acel sudah berada di depan rumah ara.
"Ara.. " Panggil acel dari luar pagar rumah ara, yang ternyata ara sudah menunggu nya di kursi teras.
__ADS_1
"Masuk cel.. " Ajak ara sambil membukakan pintu dan mempersilahkan acel duduk
"Mamah kamu ada? " Tanya acel
"Ada, tapi dia sekarang ke rumah mbah aku bantuin masak.. " Jawab ara
"Oh gitu, ini yang masak siapa? " Tanya acel menunjuk ke rantang yang ada di meja
"Siapa hayoo? " Canda ara
"Mamah kamu kata aku.. " Ucap acel
"Berdua ihh" Balas ara tak mau kalah
"Iya iya percaya.. " Sahut acel
"Emang buat makan berapa orang cel? " Tanya ara
"Bertiga doang aku sama sepupu aku, anaknya pakde aku.. " Jawab acel
"Cukuplah ini, kamu porsi kuli ga? " Canda ara
"Enak aja hahaha" Ucap acel sambil tertawa
"Ohh hahaha" Tambah ara
"Aku minggu selasa depan kalau jadi balik ra.." Jelas acel
"Yahh" Sahut ara lemas dan langsung memanyunkan bibirnya
"Kan masih ada 5 hari an lagi raa.. " Ucap acel
"Tuh kan emang ya kalau lagi ketemu pasti sebentar, tapi kalau kangen rasanya seabad" Kata ara
"Maap ya" Ucap acel sambil mengelus kepala ara manja
"Kamu disana deket deket cewe ga sih? " Tanya ara tiba-tiba
"Yang mau jadi polwan kan pada cantik tau.. " Ucap ara sambil menggunakan suara manja dan bersandar di bahu acel
"Cantikan juga pacar aku" Jawab acel sambil tersenyum dan melirik ke arah ara menggoda
"Pacar? Tuh kan kamu jadian sama cewe disana" Kata ara sambil memukul kecil dada acel
"Kamu ih pacar aku mah" Ucap acel membuat ara ternganga
"Ih kok tiba-tiba sih? " Tanya ara kaget
"Mau engga? " Tanya acel lagi
"Maoo ihh"
Ara teriak membuat pedagang donat yang kebetulan lewat langsung berhenti di depan pagar rumah ara dan berkata
"Mau neng? " Tanyanya
"Ihh" Kaget ara
"Boleh bu, lima" Ucap acel kepada penjual itu
"Boleh, mangga neng geulis" Ucap Ibu itu sambil memberi donat itu dari luar pagar
"Berapa bu? " Tanya ara
"10 neng" Jawab ibu itu
Tapi acel langsung memberi uang kepada ibu itu, padahal ara sudah merogoh kantong nya.
"Makasih bu" Ucap acel
__ADS_1
"Sama-sama, mangga neng" Sahut ibu itu
Setelah ibu itu pergi, ara memberikan donatnya kepada acel.
"Nih ah, kan kamu yang beli" Ucap ara
"Siapa yang mau? " Tanya acel
"Siapa ih gaada juga" Sahut ara
"Yaudah lah makan aja" Suruh acel
"Bawa aja buat sepupu kamu yang masih kecil, kasian dia kan mamah papah nya lagi di rumah sakit" Tolak ara secara halus
"Yaudah makasih ya" Ucap acel
"Kan kamu yang beli ngapain makasih nya ke aku? " Balas ara
"Iya iya, eh bapak kamu kemana deh kemarin aku kesini juga gaada dia..? " Tanya acel
"Dia kerja nyupir, terus sekarang lagi ikut bos nya deh kalau ga salah" Jawab ara
"Oh gitu, nanti perpisahan kamu pulang ga.? " Tanya acel lagi
"Pulang lah, dia kan lagi di bandung kemarin udah janji mau pulang sambil bawa oleh-oleh buat aku. Kamu mau ga? " Jelas ara sambil bertanya kepada acel
"Engga ah, malu. Aku dari Surabaya aja ga bawa apa apa buat kamu" Jawab acel
"Ih lebay, kamu pulang gih nanti makanan nya dingin loh" Suruh ara
"Ih bentar lagi atuh, lagi seneng punya pacar baru" Sahut acel
"Beneran ga sih? " Tanya ara ragu tapi wajahnya senang sekali
"Bener ara, engga percaya amat.. " Jawab acel
"Ihhh.. " Ucap ara manja sambil memeluk acel tapi tidak dibalas oleh acel karena malu kalau sampai dilihat tetangga, ia hanya mengelus kepala ara pelan
"Aku mau beli boneka terus dikasih nama kamu, alay ga? " Tanya acel
"Enggak, aku mau.. " Jawab ara sambil belum melepas pelukannya
"Nanti diliat tetangga kamu, terus dilaporin mamah kamu loh.. " Ucap acel agar dilepaskan pelukannya oleh ara
"Oh iya" Ara dengan malu melepaskan pelukannya
"Eh nama panjang kamu yang asli siapa? " Tanya acel
"Kenapa emang? " Tanya ara balik
"Buat tulisan bonekanya.. " Jawab acel
"Ara vanny silviana" Jawab ara atas pertanyaan acel
"Panjang ih, singkat nya dipanggil sayang aja lah ya" Goda acel
"Ih gombal banget acel" Sahut ara yang pipinya memerah sambil mencubit pinggang acel
...
Mereka pun larut dalam kebersamaan, tapi tak lama kemudian mereka harus berpisah karena waktu.
"Dadah.. " Pamit acel
"Hati-hati yah.. " Balas ara
"Iya sayang" Tutup acel dan pergi meninggalkan nya
Ara dibuat salah tingkah dan malu dibuatnya.
__ADS_1
Tapi sekarang ara bahagia karena ia sudah tiba-tiba resmi menjadi pacar acel.