Jodoh Yang Dijodohkan

Jodoh Yang Dijodohkan
Makan bersama


__ADS_3

Setelah mereka tiba di cafe yang mereka tuju, mereka langsung masuk dan memesan makanan


"Ra, pesen gih mau apa? " Tanya okin ke ara


'Duh cafe mahal lagi nih, mana gua ga pernah makan disini. Bingung ih.. '


Gumam ara dalam hati


"Ra, makan apa? " Ulang okin


"Eh iya mas, emm apa ya? " Sahut ara yang sebenarnya hari ini di bawa uang pas pasan.


Sambil membolak-balikan buku menu


"Yaudah aku mah sama aja kayak mas.. " Ucap ara


"Iya, kamu mau apa? " Tanya okin


"Terserah mas okin aja ah.. " Jawab ara


"Dasar cewe.. " Ucap okin, lalu akhirnya memesan makanan


Pas lagi makan tiba-tiba, okin melihat seseorang yang ia kenal


"Eh itu bang naldo, ama siapa tuh? " Ucap okin sambil mengunyah makanan


"Kenapa mas? " Tanya ara


"Engga itu temen ku, partner ku.. " Jawab okin.


Lalu ia melambaikan tangan, kepada ronald dan temannya yaitu arista


"Bang ronald.. " Teriaknya


"Eh kin.. " Sahut ronald


"Makan bang.. " Tawar okin


"Gabung ya gua.. " Ucap ronald


"Mari bang, mari. Makan bersama hahaha" Jawab okin


"Siap okin.. " Jawab ronald


Akhirnya ronald, okin, arista, dan ara


Duduk di meja yang sama. Ya, semeja.

__ADS_1


"Hai Mba.. " Sapa arista ke ara


"Iya mba, ara.. " Ucap ara sambil mengulurkan tangan


"Oh iya saya arista.. " Arista memperkenalkan diri


"Oh iya mba, ronald" Ucap ronald ke ara sambil mengulurkan tangan


"Iya mas.. " Menjabat tangan ronald


Mereka bersalaman agak lama sekitar beberapa detik, hingga membuat okin berdeham


"Ehem.. " , lalu minum air


"Eh, maaf mas.. " Ucap ara ke okin


"Ayo dong makan dulu ra, nanti sakit.. " Ucap okin ke ara


"Iya mas.. " Sahut ara


"Bang ronald sama arista mau mesen apa? " Tawar okin


"Waiters nya mana nih? Mba tolong.. " Ucap arista sambil melambaikan tangan


Tak lama seorang pelayan datang dan memberi buku menu,


Akhirnya mereka, makan bersama.


Okin sudah menghabiskan makanannya sejak lama dan sedang menunggu ara, dan ia sedang melihat ke arah ronald yang juga sudah selesai makan dan ternyata dari tadi ia memperhatikan ara.


Okin mencoba memecahkan suasana


"Gimana bang kabar papahnya? " Basa basi okin


"Iya, oh baik kin. Kemarin tangannya keseleo, kakinya patah kin.. " Jelas ronald


"Hah? kenapa bang? " tanya okin kaget


"Si papah kecelakaan gitu, jatuh dari motor" ucap ronald


"Wah parah banget ya bang, iya deh semoga cepet sembuh.. " Ucap okin


"Iya kin, makasih.. " Sahut ronald


"Terus sekarang gimana? " tanya okin lagi


"Di rumah sakit sih.. " Sahut ronald

__ADS_1


"Kemarin temenku juga ada yang habis kecelakaan, tapi ga sampe parah di rawat di rumah sakit gitu.. " Jelas okin


"Iya papah ku parah banget gitu, padahal bisa dibilang dia kecelakaan tunggal gitu.. " Jelas ronald


"Kalo temenku di serempet sama motor juga, akhirnya kena mobil gitu.. " Jelas okin


"Gitulah kalo dijalan kalo ga nabrak ya ditabrak.. Semoga kita selalu dilindungi ya.. " Ucap ronald


"Iya aminn.. " Ucap ara dan arista barengan


"Eh udah ini aku aja ya yang bayar.. " Ucap ronald ke okin


"Eh jangan bang, tadi yang ngajak gabung kan saya.. " Sahut okin


"Eh gapapa kin.. jarang jarang juga kan.. " Kata ronald


"Iya okin gapapa biar sama kita aja.. " kata arista ke okin


"Aduh jadi gaenak nih.. " jawab okin


"Iya nih, mas mba nya baik ka mas okin.. " ucap ara


"Emang bang ronald kalo ketemu suka begitu.. " jawab okin ke ara


"Oh iya ngomong ngomong ara ini tuh siapanya kamu kin? " tanya ronald ke okin


"cuma temen aja mas.. " jawab ara


"iya bang, ara nih adeknya temen gua.. " jelas okin


"oh gitu, kok bisa barengan sih jangan-jangan.. " ucap arista


"Iya jadi dia nih baru lulus sekolah kan, lagi mau kerja gitu.. " jelas okin


"Iya mas, mba terus kebetulan mas okin bisa bantu.. " sambung ara


"Ih gemes ya manggil nya udah mas gitu.. " ucap arista ke ronald


"Oh jadi kamu baru lulus? " Tanya ronald ke ara


"Iya mas.. " sahut ara singkat


"Tapi mukanya tuh keliatan dewasa gitu ya, ga nyangka ternyata baru lulus sekolah" ucap ronald ke ara


"Iya cantik lagi" tambah arista


"Ah si mba bisa aja, mba juga kok.. " ucap ara ke arista

__ADS_1


Tak terasa ngobrol bersama, sudah agak lama dan mereka kembali ke kegiatan mereka masing-masing. Ronald dan arista kembali ke kantor begitu juga Okin, tapi sebelum ke kantor ia mengantarkan ara pulang ke rumah terlebih dahulu


__ADS_2