
Melalui banyak drama untuk mengeluarkan buah cintanya, akhirnya baby twins keluar juga dengan selamat. Tak hentinya Agash mengucapkan kata terima kasih atas perjuangannya istrinya yang masih memilih melahirkan secara normal, meskipun rasanya sudah hampir menyerah.
Tangisan bayi mampu menggantikan rasa sakit yang baru saja dia rasakan. Bahkan jika rasanya Eliza tidak menginginkan untuk melahirkan lagi karena harus merasakan sakit yang luar biasa. Terlebih satu baby pertamanya yang hampir menyiksa dirinya karena sempat keluar masuk seperti malas untuk keluar.
"Sayang, terima kasih sudah berjuang," ucap Agash saat mendaratkan sebuah kecuupan di kening istrinya.
Senyum bercampur peluh menghias di wajah Eliza. "Terima kasih juga sudah memberikan kekuatan untukku," balas Eliza dengan pelan.
Air mata bahagia jatuh begitu saja. Dan detik ini juga Eliza telah mendapatkan gelar baru yaitu gelar ibu untuk baby twins-nya.
Rasa syukur pun terucap dari semua orang yang sudah menantikan kedatangan calon penerus mereka kelak. Dan sesuai dengan apa yang dikatakan oleh Alan, dia dan istrinya adalah orang yang menyentuh baby twins setelah Agash. Rasanya penuh bahagia karena hingga sampai detik ini keduanya belum dikaruniai anak sebagai pelengkap dalam keluarganya. Jangan ditanya bagaimana perasaan Azra ketika dia tidak bisa memberikan apa yang sangat diinginkan oleh Alan. Dia hanya bisa berserah diri kepada Tuhan akan takdir yang harus dijalaninya.
"Lucu sekali," ucapannya pada baby girl yang saat ini berada dalam gendongannya.
__ADS_1
"Iya. Tapi ngomong-ngomong kok wajahnya mirip sama Alan lagi?" celetuk Mouza, Mommy-nya Eliza.
"Hah? Benarkah?" Alan yang sedang menggendong baby boy langsung melihat bayi yang berada dalam gendongan Azra. "Wah ... hebat juga diriku. Meskipun tak ada darahku yang mengalir pada emak dan bapaknya, tapi anaknya mewarisi wajahku. Memang wajahku terlalu tampan sehingga cucu dan cicit Kakek Wijaya semuanya mewarisi wajahku," ucap Alan dengan penuh percaya diri.
"Masa sih?" Keanu sebagai Daddy-nya Eliza merasa penasaran dengan cucu perempuan yang dikatakan mirip dengan Alan. "Sepertinya aku benar-benar akan terlupakan. Tidak anak, tidak cucu, semua tak lebih memilih si Alan itu ketimbang aku."
Ucapan Keanu membuat semua orang yang berada di ruangan itu menahan tawanya. Jika tidak mengingat sedang berada di mana mereka saat ini mungkin mereka sudah menertawakan Keanu sekeras-kerasnya dengan nasib yang tak pernah berpihak padanya.
"Agash ... mana bisa seperti itu! Aku sudah tidak mau melahirkan anak lagi! Rasanya hampir mati!" protes Eliza sambil melayangkan sebuah pukulan kecil pada Agash.
"Auww ... sakit, Za!" Agash pura-pura kesakitan.
Kebahagiaan kecil yang sangat diinginkan oleh pasangan suami-istri itu akhirnya bisa terwujud juga dengan hadirnya dua malaikat kecil sekaligus. Meskipun Keanu tidak bisa mewariskan ketampanannya pada cucunya, setidaknya dia mewariskan gen untuk memproduksi baby twins yang imut dan lucu. Jika sekali melahirkan bisa mengeluarkan dua baby, makan tiga kali melahirkan sudah muncul enam cucu. Dan Keanu juga yakin jika Kenzo juga anak mewarisi gen yang dimilikinya. Belum lagi anak bungsunya,
__ADS_1
"Ngomong-ngomong siapa nama baby kalian yang imut-imut ini?" tanya Azra pada Agash dan juga Eliza.
"Belum tahu Dadd. Bentar aku tanya sama othor teh ijo dulu siapa namanya," jawab Agash yang memang belum mempunyai nama untuk baby twins-nya.
...***...
Agash : Thor, siapa nama baby twins ini?
Othor : Tunggu, Othor tanya sama reader dulu.
Ada yang mau nyumbang kasih nama buat baby twins-nya Agash dan Eliza kagak? Biar kita bisa buat among-among besok. ðŸ¤
__ADS_1