Jodohku Kembali Pulang

Jodohku Kembali Pulang
EMPAT PULUH TIGA


__ADS_3

Flashback Shera dan Kala


Malam itu Shera diajak Kala untuk menghadiri jamuan makan malam rekan bisnis Kala. Dengan senang hati Shera ikut dengan Kala karena ini adalah pengalaman pertama untuknya.


"Sher, kamu cantik sekali malam ini," puji Kala saat melihat Shera keluar dari rumahnya.


Sebagai wanita normal, Shera tersipu malu dengan sebuah pujian dari seorang pria. Ya, meskipun Kala bukanlah orang pertama yang memuji dirinya, tetapi Shera seperti melayang saat mendapatkan pujian dari Kala. Pipi Shera pun mulai bersemu.


"Ah ... kamu bisa aja."


Mata Kala tak hentinya menatap Shera yang ada di hadapannya saat ini. Bahkan Kala tidak peduli dengan jantungnya yang sejak tadi terus berdehem dengan sangat kencang.


Hampir dua jam setelah acara jamuan selesai, tetapi Kala tak langsung pulang karena harus membahas masalah bisnis lagi dengan salah satu rekannya. Namun temennya mengatakan akan membahas kerjasama mereka dengan suasana santai. Terpaksa Kala pun harus mengikuti keinginan temannya agar bisa melakukan kerjasama.


Siapa yang menyangka jika Ravendra memutuskan untuk membahas kerjasama dengan sambil minum. Apa boleh buat, Kala hanya bisa pasrah, meskipun Kala sendiri tidak terbiasa untuk mengkonsumsi alkohol.

__ADS_1


Baru saja mencium aromanya saja Kala sudah merasa pusing, tetapi Kala tetap meminumnya sedikit karena merasa tidak enak hati.


"Tuan Kala apakah Anda tidak terbiasa mengkonsumsi alkohol?" tanya Raven, rekan bisnisnya.


"Iya, aku memang tidak terbiasa mengkonsumsinya," balas Kala dengan sedikit tegang.


"Ah, maafkan aku Tuan Kala. Sungguh aku tidak tahu. Jika begitu aku pesankan jus untukmu, bagaimana?" tawar Raven yang memang tidak mengetahui akan hal itu.


"Tidak usah. Aku tidak apa-apa!" tolak Kala.


"Apakah ini adalah yang spesial?" tanya Raven dengan lirikan mata kearah Shera.


Kala langsung menoleh kearah Shera. "Oh, ini." Kalan tersenyum kecil. "Ini hanya teman saja. Kebetulan Deena sedang ke luar kota sehingga dia tidak bisa menemaniku jadi aku mengajaknya," lanjut Kala lagi.


"Aku pikir dia adalah wanita yang bisa menggoyahkan hatimu. Tapi kalian berdua terlihat sangat cocok. Semoga saja kalian berdua berjodoh," ujar Raven dengan seulas senyum di bibirnya.

__ADS_1


Kala hanya bisa memaksakan senyumnya. Meskipun Shera cantik dan selalu membaut jantungnya mulai berdetak lagi, tetapi Kala belum mempunyai rencana untuk menjalin hubungan dengan wanita lagi. Baginya kegagalan yang dialami membuat sebuah trauma untuk menjalin cinta lagi. Ya, meskipun saat ini Kala sudah bisa berdamai dengan masa lalu, tetapi tidak mudah baginya untuk membuka pintu hatinya yang masih terkunci.


Apa ... jadi Kala cuma anggap aku sebagai temen aja? Dan aku hanya sebagai penggantinya Deena? Sialan kamu, Kal! Aku pikir kamu mengajakku karena mempunyai perasaan padaku, ternyata kamu hanya memanfaatkanku saja. Lihat apa yang akan aku lakukan padamu! Shera membatin dengan dada naik turun.


"Kala ... aku ke toilet dulu ya," bisik Shera pada Kala.


Kala pun mengangguk dengan pelan. "Oke."


Bukanya pergi ke toilet, tetapi Shera malah pergi menemui seseorang pelayan. Setelah berhasil mendapatkan satu orang Shera langsung membisikan sesuatu pada pelayan itu sambil memberikan beberapa lembar uang kepadanya.


"Baik, Nona," jawab pelayan itu.


Shera hanya tersenyum lebar dengan rencana yang telah dibuatnya. "Kala ... kamu pikir kamu saja yang bisa memanfaatkan orang lain? Aku juga bisa Lihat Apa yang akan terjadi setelah malam ini!" Shera tersenyum smrik.


...****...

__ADS_1


Kisah Agash dan Eliza sudah selesai. Ingatan Agash sudah kembali dan Eliza telah bahagia dengan dua baby twins-nya. Jadi otomatis cerita sudah selesai. Jadi novel ini dinyatakan tamat. Terima kasih telah mengikuti cerita ini dari awal sampai akhir. 🙏 Untuk kelanjutan cerita Kala dan juga Shera akan ada dalam novel judul baru.


__ADS_2