Kakak Kelas Ku Suamiku

Kakak Kelas Ku Suamiku
Hilang


__ADS_3

Setelah mendapat kabar dari mita, Bahram langsung mematikan sambungan telepon, ia Berlari menuju ruang ganti tapi istri nya tak Berada di sana.


"Kemana lo Zly! plis jangan hilang gini, dan apa yang harus aku katakan pada orang tua kita" ucap Bahram frustasi


Setelah Bahram puas mengelilingi sekolah Namun, tak kunjung ketemu ia menelpon sahabat nya Iqbal meminta tolong untuk membantu mencari istri nya.


Tak lama Iqbal pun datang


"Gilak, kenapa bisa gini siapa yang culik tuh cewek" kata Iqbal


"Gue gak tau pasti, tapi filing gue cowok tadi siang pelaku nya" ucap Bahram yakin


"Cowok tadi siang? siapa maksud, lo?" tanya Iqbal penasaran


Bahram pun menceritakan kejadian tadi siang


Dimana seorang pria yang hendak melecehkan wanita nya


"Sitt, berani banget dia ngelakuin itu, terlebih lagi wanita" ucap Iqbal


"Kalo sudah pasti siapa dalang semua ini, gak bakal gue biarin. dia hidup tenang" marah Bahram


Disaat mereka tengah menelusuri gedung kosong belakang terdengar lah suara Seseorang meminta tolong, tidak begitu jelas karena, seperti nya mulut orang itu di sumbat sesuatu


"Siapa di dalam? apa itu lo Zly? harap Bahram


"Sudah dobrak aja , mana tau masih ada tuh pelaku di dalem" usul Iqbal


"Lo jauh-jauh dari pintu ya, gue mau dobrak" kata Bahram


Dengan sekali tendangan pintu pun terbuka, terlihat lah seorang gadis tengah terbaring Lemah dengan tangan kaki di ikat , serta Mulut di beri lem


Bahram yang melihat itu langsung berlari masuk dan membawa Azly keluar


"Sustt, sudah lo sudah aman, ada gue disini" ucap Bahram lembut


"Siapa, ly? siapa yang berani ngelakuin ini sama lo? geram Iqbal


"Lo harus bantu gue, setelah ini gue harus nemuin siapa dalang dari semua ini" emosi Bahram


Azly yang hanya diam karena lemas dan sakit di bagian kepala hanya diam dan membuat Bahram tambah gusar, segera mereka keluar dari gedung sekolah itu menuju mobil


Iqbal menyetir mobil, dan menjadi meninggalkan mobil nya di pekarangan Sekolah, Bahram memangku kepala Azly di kursi penumpang.


"Ke Apartemen Bal! gak mungkin gue bawa dia pulang" perintah Bahram


"Kenapa gak bawa dia pulang aja Bro, nanti tinggal kita jelasin ke orang tua nya. dari pada dia sendiri an" saran Iqbal


"Gue yang temenin" ucap Bahram enteng


"Gilak lo, nanti di kira mesum" kata Iqbal yang belum mengetahui status mereka.

__ADS_1


"Sudah ikutin aja omongan gue, nanti gue jelasin" jawab Bahram


Mobil membelah jalanan ibu kota, tak. begitu macet malam itu karena Hari sudah larut malam.


Di sebuah rumah mewah, seorang wanita sedang menelpon seseorang


Suren


"Apakah rencana kita, berhasil? tanya Suren


^^^Alex^^^


^^^Pasti nya dong, gue yakin tu cewek lagi nangis ketakutan selain gelap disana juga terkenal Angker" ucap Pria itu^^^


Suren


"Hahahah, rasain lo dasar ja****, semoga lo mati sekalian" tawa keras wanita itu


Karena, kerja lo bagus tips lo gue tambahin, ucap Suren kepada Alex


Di samping wanita itu terdapat Ridho, ia Berkerja sama. dengan Suren untuk membuat Jauh Bahram dan Azly


"Lo boleh ngerencanain apapun, asal jangan sampai rencana itu membuat Azly cedera Parah! kalo sampai itu terjadu, jangan salahin gue buat bertindak kasar sama lo" ancam Ridho


Ridho gelap mata karena, cinta nya kepada Azly, datang la Suren mengajak untuk bekerja sama, dengan iming-iming Azly kembali kepada nya


Suren yang sudah lama tahu bahwa, Azly dan Ridho dahulu nya adalah seorang kekasih memanfaatkan situasi ini.


Sesampai nya di dalam Kamar Apartemen itu Lalu, Bahram membaringkan Azly Membiarkan wanita Cantik itu Beristirahat.


"Lo harus jelasin" cecar Iqbal


"Huh, apa harus?" jawab simpel Bahram


"Why? bradher, apa kalian sudah menikah" tebak Iqbal


"Yap, memang kami sudah menikah 2 malam lalu" jelas Bahram


"Gilak lo ya, tunangan udah gak ngasih tau. menikah pun begitu, lo anggap gue sahabat lo bukan? kesal Iqbal


" Lo seharus nya ngerti, ini tentang perjodohan gak semudah itu mengumbar, bukan tidak, tapi belom" jelas Bahram


"Ok, gue paham bearti kalian sudah ehem dong" goda Iqbal


"Boro-boro, nyantuh aja belom. kalo liat doang mah udah" kelakar Bahram


itu membuat Iqbal tak berhenti menertawakan, sahabat nya itu, bagaimana Tidak sudah menikah tapi belom pernah Merasakan rasa nya belah duren.Mereka pun asik bercengkrama hingga jam sudah menunjukan jam 12 malam, dan Iqbal pun pamit pulang.


Di Mention keluarga besar Nugraha perkasa


"Pah kenapa Bahram, dan Azly belom pulang Juga ini sudah larut malam" cemas Mama Lely

__ADS_1


"Sudah lah jangan terlalu mencemaskan mereka, Anak-anak itu sudah besar bahkan mereka sudah menikah, papa yakin Bahram pasti menjaga istri nya" ucap Pak Yansen menenangkan


"Hah, pasti wanita itu sedang menggoda keponakan ku untuk menuruti kemauan nya, membeli ini dan itu" asut tante Sri


"Iya om, pasti kak Bahram tengah di poroti sama wanita itu" timpal Bella


"Apa maksud kalian, wanita yang kalian maksud itu adalah nyonya di keluarga ini! jadi Sebaik nya kalian jaga omongan kalian" ucap Pria paruh baya itu sambil memegang kepala nya yang sakit


"Hentikan, apa-apaan kalian, Sri kalo kamu Di sini hanya membuat keributan. silahkan besok siang kalian pulang saja" tegas Mama Lely


Wanita paruh baya itu pun segera membawa suami nya menuju ke kamar, dan meninggalkan ibu dan anak yang tak tahu diri Itu.


Sementara Bella dan sang mami diam dengan perasaan kesal.


"Kalo gak karena, harta itu tidak sudi aku dipermalukan seperti ini" celetuk tante Sri.


"Iya betul mih, aku juga gak betah berlama-lama Mansion ini, apa lagi target kita sering tidak ada di rumah" jawab bella


Sementara disebuah Apartemen mewah, Bahram tengah mengganti pakaian yang di kenakan istri nya itu dengan kaos oblong milik nya, dengan telaten ia mengelap serta mengganti pakaian istrinya itu.


Bahram menelan beberapa kali air liur nya Melihat kemolekan sangat istri


"Kalo lagi tidur gini lo cantik sih, apa lagi dengan keadaan begini" cekikik Bahram sembari menyenggol dua gunung, besar Indah itu


Bahram cekikikan sendiri, melihat tingkah Nya. Ntah mengapa, ia tak tega melakukan apapun kepada wanita halal nya itu,


Karena, bagi nya jika sama-sama mau akan lebih terasa nikmat.


"Aku tau ini berat bagi kita, tapi aku pastikan keputusan ini akan menjadi indah untuk mu" Ucap tulus Bahram sambil mengoleskan minyak kayu putih di hidung istrinya itu.


"Uhuuk, gue dimana" Kata Azly yang baru terbangun dari pingsan nya


"Lo udah sadar, nih minum dulu" ucap Bahram lembut


"Gue...,


" suuuutt, sudah diam lo harus istirahat besok Baru kita cerita" Ucap Bahram sembari meyelimut tubuh wanita itu


"Sakit banget rasa nya gue liat lo gini, siapa sebenarnya yang ngelakuin ini sama lo" gumam Bahram


Azly melihat seisi ruangan itu aneh.


"Lo ada di apartemen gue" jawab singkat Bahram


"In-ini siapa yang ganti pakaian, gue?" kaget Azly


"Siapa lagi yang ada di ruangan ini? ucap Bahram cuek


"Apaa!" kaget Azly dengan pipi yang memerah


Bersambung...

__ADS_1


__ADS_2