Kakak Kelas Ku Suamiku

Kakak Kelas Ku Suamiku
Janji Bahram


__ADS_3

...🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃...


Azly dan Bahram telah berada di Mension kembali, kini mereka tengah berasa di kamar.


Azly hanya diam sejujur nya ia masih ke dewa terhadap suami nya itu


"Apa kau masih marah pada, ku?" tanya Bahkan


"Jelaskan" ucap Azly


"Dia mantan kekasih ku dulu, kami pisah karena dia hilaf bermain di belakangku. dan pindah keluar negri" jelas Bahram


"Hah, segitu cinta nya lo sama dia sampai udah jelas-jelas lo itu di selingkuh in masih bilang dia khilaf, munafik" ucap Azly


"Maafin aku Zly, aku pun masih bingung ini cinta atau rasa tidak Terima ku dengan perlakuan nya" jawab Bahram


"Kalo memang kau masih menginginkannya biar aku yang pergi" kata Azly melenggang keluar kamar


Bahram pun tak mengejar istri nya itu, ntah apa yang ada di pikiran nya saat ini. satu sisi ia mulai merasakan cinta pada istri nya, tapi disisi lain ia bingung tentang perasaan nya pada wanita itu


"Sayang, kamu nangis? tanya mama Lely


" Eh nggak kok ma, mama kapan pulang kok gak ngabarin" jawab Azly


"2 jam yang lalu sayang kamu, kenapa? apa anak nakal itu yang membuat mu menangis?" ucap mama Lely


"Enggak kok mah, Azly cuma kelilipan" jawab nya


Bahram pun turun dari tangga langsung memeluk kedua orang tua, nya lalu mereka berkumpul di ruang keluarga.


"Gimana pah, cabang kita di sana" tanya Bahram


"Semua baik, tapi kemarin ada sedikit problem akibat gangguan dari Mr Carl. tapi tak begitu bearti" jelas Pria paruh baya itu


"Aku dengar perusahaan nya tengah mengalami goncangan akibat kejadian kemarin" kata Bahram


"Ya itu lah akibat nya jika bermain-main dengan ku" kata Pak Yansen


"Bahram, mama dan papa akan berangkat ke Jerman malam nanti. penyakit papah mu sudah mulai menjalar" Ucap mama Lely sedih


"Baiklah mah, pergi lah kalian aku akan sesekali ke kantor membantu sekretaris Ropi" kata Bahram


"Kau jagalah istri mu jangan sampai membuat nya sedih" pesan Mama Lely


Azly hanya diam mendengarkan suami dan mertua nya, berbicara mood nya sedang tak baik sekarang.


"Permisi tuan ada teman den Bahram di depan" kata mbok Siti


"Suruh mereka masuk mbok" ucap Bahram


Kini Mereka berada di ruang tamu, mereka menatap Azly heran


"Langsung aja deh Ram ada apa" kata James tak sabaran


"Kita berdua sudah menikah 3 minggu lalu" jelas Bahram sambil menduduk kan Azly di atas paha nya


"Apa, gila lo kok bisa apa jangan-jangan lo nge hamil in anak orang" kata James


"Lo yang gila, kita itu dijodohkan ada banyak problem yang gak bisa gue ceritain" jelas Bahram

__ADS_1


"Waw, mantap bro lagian gak ada salah nya juga" kata Aldo


Akhir nya mereka bermain game bersama, kecuali Azly yang memilih masuk ke kamar.


ia hanya merenung hingga akhir nya tertidur


Kedua mertua nya sudah berangkat Magrib tadi dan enggan membangunkan menantu cantik nya itu.


Setelah para sahabat nya pulang, Bahram pun naik ke kamar dilihat nya istri nya itu di dalam buntalan selimut


"Maaf, aku janji bakal menyelesaikan ini aku mau rumah tangga kita baik-baik saja, karena kamu satu-satu nya" ucap Bahram sambil memeluk tubuh istri nya itu


"Kau tau aku sulit menerima ini tapi sepertinya kehadiran ku penghalang untuk nya, jujur Aku kecewa pada mu Bahram" ucap Azly


"Aku berjanji, tidak akan ada lagi dia, cuma kamu satu-satu nya. aku salah aku minta maaf sayang" kata Bahram


"Buktikan" ucap Azly


Bahram memeluk tubuh istri nya itu dan menyelimuti nya kembali, kini mereka sama-sama tertidur. cukup banyak drama hari ini.


Di apartemen Sania tengah menelpon seseorang, yang terus mendesaknya untuk segera sampai pada tujuan nya.


Mr Carl📞


"Kau harus berhasil Sania, sudah mau satu minggu kau di indo tapi tak ada kabar baik. yang ku dengar" kata Mr Carl


^^^Sania📞^^^


^^^"Iya pih, aku juga sedang usaha ini semua tak semudah yang papi kira," ucap Sania^^^


Mr Carl📞


"Papi tak mau tau kau harus bisa merebut nya, dari wanita kampung itu kalo pun perlu gunakan badan mu untuk menggoda nya" Kata Mr Carl


^^^Sania📞^^^


Mr Carl📞


"Jika wanita itu penghalang nya singkirkan saja" pesan Mr Carl


Sania, adalah Anak semata wayang Mr Carl.


Ia selama ini berada di Jepang untuk melanjutkan kan sekolah SMA nya. namun tidak untuk kuliah Karena, bagi nya lebih mudah mendapat kan uang dari hasil sebagai simpanan CEO diluar sana.


tentu saja Mr Carl sangat mendukung nya, keluarga itu memang sangat terobsesi dengan uang bagai mana pun cara nya.


James, Iqbal dan Aldo kini Tengah berada di kafe 101 mereka nongkrong seperti biasa.


Dengan rokok dan kopi


"Gimana lo sama Mita" tanya James tiba-tiba


"Rencana gue mau meresmikan hubungan kami segera dalam minggu ini" ucap Iqbal


"Segeralah ku lihat dia cewek yang baik" kata James


James hanya tersenyum, di dalam hati nya ia sungguh kecewa karena ia juga menaruh rasa. pada Mita cuma ia tak menampakan nya atau pun memberi perhatian lebih pada wanita itu.


Jadi ia tak bisa berkata banyak, dan menutupi itu semua dengan senyum.

__ADS_1


Iqbal📱


"Lagi ngapain mit, udah bobok ya"


Mita📱


"Habis belajar kak, belom nih lagi baca novel"


Iqbal📱


"minggu kosong gak, aku mau ngajak kamu jalan"


Mita📱


"kaya nya sih free"


Iqbal📱


"Syukur lah, jam 7 malam aku jemput ya"


Mita📱


"Okee"


Di sebuah rumah sakit besar kota huxioto terletak di negara Jepang, Mama Lely tengah berada di ruang rawat pak Yansen. prihatin dengan kondisi suami nya kini, yang tampan lemah tak berdaya karena penyakit kangker yang menyerang


"Papah harus makan kalo gak gimana mau minum obat, gimana mau sembuh" kata Mama Lely


"Papa udah gak kuat lagi nahan sakit mah, biarlah papa pergi biar hilang rasa sakit ini" ucap pak Yansen lemah


"Papa gak boleh nyerah, papa gak boleh pergi nanti mama sama siapa pah" ucap wanita paruh baya itu dengan mata yang berembun.


"Mama harus hubungi Bahram sekarang" ucap ma Lely


"Jangan mah, di indo sekarang sudah malam jangan ganggu istirahat anak kita" kata Pak Yansen


Malam itu kondisi Pak Yansen sangat buruk, dan harus di pindah kan ke ruang ICU


.


.


.


.


.


.


Bersambung...


Jangan lupa


Like


Vote


komen

__ADS_1


terimakasih sudah mampir😘


Di tunggu episode-episode berikut nya ya❤️


__ADS_2